dr. Christian
admin
Health, News
1 bulan yang lalu

Dalam beberapa tahun terakhir, sepatu zero drop makin populer, terutama di kalangan pelari dan pekerja yang banyak berdiri. Sepatu ini dirancang tanpa perbedaan tinggi antara tumit dan ujung kaki, sehingga posisi kaki lebih menyerupai berjalan tanpa alas. Banyak yang percaya model ini lebih “alami” dan lebih sehat bagi sendi dan tulang belakang. Namun, bagaimana fakta medisnya? Yuk kita bahas lebih lanjut!
Apa yang terjadi pada tubuh saat memakai zero drop?
Penelitian biomekanik terbaru menunjukkan bahwa sepatu zero drop mengubah cara kaki penggunanya dalam menyentuh tanah dari yang awalnya melalui tumit (heel strike) beralih menjadi bagian depan kaki (forefoot strike). Perubahan ini menyebabkan redistribusi beban di tubuh.
Secara ilmiah ditemukan bahwa:
Dampaknya terhadap otot dan stabilitas
Sebuah studi tahun 2024–2025 menunjukkan bahwa sepatu zero drop dan sepatu minimalis dapat:
-Meningkatkan kekuatan otot kecil di telapak kaki
-Memperbaiki keseimbangan tubuh dan kontrol gerak
-Membuat pola jalan menjadi lebih alami
Namun efek ini hanya muncul bila adaptasi dilakukan secara bertahap, biasanya minimal dalam kurun waktu 6–8 minggu.
Apakah lebih baik untuk punggung?
Sampai saat ini, tidak ada bukti kuat bahwa zero drop shoes secara konsisten mengurangi nyeri punggung bawah. Perubahan gaya berjalan memang memengaruhi postur tubuh, tetapi hasilnya sangat tergantung pada:
Artinya, sepatu ini bukan solusi universal untuk sakit pinggang.
Siapa yang perlu berhati-hati?
Zero drop shoes tidak selalu cocok pada:
Transisi yang terlalu cepat justru meningkatkan risiko cedera.
Kesimpulan
Zero drop shoes dapat memberikan manfaat biomekanik tertentu, terutama mengurangi tekanan pada lutut dan memperkuat otot kaki. Selain itu, juga meningkatkan beban pada pergelangan kaki dan tendon, sehingga pemakaiannya harus disesuaikan dengan kondisi individu penggunanya. Untuk sendi dan punggung, zero drop shoes bukan menjadi “lebih sehat untuk semua orang”, tetapi lebih tepat bila digunakan secara selektif dan bertahap.
Jika Anda memiliki nyeri lutut, tumit, atau punggung dan ingin memastikan sepatu yang digunakan aman bagi tubuh Anda, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi Konsuldong untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih personal kapan saja dan Dimana saja! Yuk Unduh Konsuldong sekarang!
Referensi:
1. Liu, Z., Zhou, Y., Liu, H., Cheng, P., Zheng, Z., & Zeng, Q. (2025). Immediate and long-term effects of zero-drop running shoes on lower extremity biomechanics. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology.
2. Rodríguez-Longobardo, C. (2025). Barefoot and minimalist footwear effects on muscle strength and foot function. Journal of Clinical Medicine, 14(21), 7629.
3. García-Arrabé, M., et al. (2024). Technological running shoes versus minimalist footwear on intrinsic foot muscles and joint mobility. Brazilian Journal of Physical Therapy, 28(1), 101–109.
Health
2 jam yang lalu

Health
1 hari yang lalu

Health
2 hari yang lalu

Health
3 hari yang lalu

Health
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu
