dr. Christian
admin
News
1 bulan yang lalu

Matcha atau teh hijau bubuk yang sangat populer, dikenal oleh kalangan banyak karena kandungan antioksidannya yang tinggi dan manfaat bagi kesehatannya. Mulai dari meningkatkan fokus hingga mendukung metabolisme orang yang mengonsumsinya. Namun, seperti banyak hal lainnya, konsumsi matcha bukan tanpa risiko, terutama jika dikaitkan dengan penyerapan zat besi dalam tubuh. Karena zat besi sangat krusial untuk kesehatan tubuh dan khususnya rambut, penting untuk memahami apakah minum matcha bisa berkontribusi pada kerontokan rambut melalui mekanisme kekurangan zat besi. Yuk Simak!

Apa Itu Zat Besi dan Hubungannya dengan Kesehatan Rambut ?
Zat besi (iron) adalah mineral esensial yang berperan dalam banyak proses tubuh, termasuk pembentukan hemoglobin untuk mengangkut oksigen dalam darah. Kondisi kekurangan zat besi (iron deficiency) bisa menyebabkan anemia, dan salah satu efek samping anemia adalah kerontokan rambut atau menipisnya rambut.
Penyerapan zat besi didalam tubuh terbagi menjadi dua jenis: heme iron (dari sumber hewani) dan non-heme iron (dari sumber nabati). Untuk Non-heme iron lebih rentan dipengaruhi oleh faktor-faktor diet yang menghambat penyerapan.
Kenapa Matcha Bisa Mengganggu Penyerapan Zat Besi ?
Matcha mengandung polifenol, terutama catechin dan tannin, yang bisa berikatan dengan zat besi (terutama non-heme) di saluran pencernaan dan membentuk kompleks yang sulit diserap oleh tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau (termasuk matcha) dalam jumlah sangat besar selama bertahun-tahun berkaitan dengan penurunan kadar ferritin (cadangan zat besi) dalam tubuh sehingga beresiko mengalami anemia defisiensi besi.
Selain itu, penelitian lain menyebutkan bahwa efek penghambatan pada penyerapan zat besi lebih kuat ketika teh hijau atau matcha dikonsumsi bersamaan atau sangat dekat dengan waktu makan makanan yang kaya akan zat besi.

Hubungan Antara Kekurangan Zat Besi dan Kerontokan Rambut
Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab umum rambut rontok, terutama pada jenis rontok difus (penipisan rambut secara menyeluruh) karena folikel rambut mungkin tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup.
Jika konsumsi matcha secara teratur menurunkan kemampuan tubuh menyerap zat besi, maka dalam jangka panjang bisa memperburuk atau memicu defisiensi besi pada individu yang rentan misalnya pada orang vegetarian, wanita dengan menstruasi berat, atau mereka yang memiliki cadangan zat besi yang rendah.
Seberapa Besar Risiko Matcha menyebabkan Kerontokan Rambut?
Risiko nyata dari kerontokan rambut akibat matcha akan lebih besar pada orang-orang yang:
-Mengonsumsi matcha dalam jumlah besar ( >1 cangkir sehari),
-Minum matcha dekat waktu makan makanan yang mengandung zat besi (terutama dari sumber nabati),
-Orang yang memiliki cadangan zat besi rendah (misalnya ditunjukkan melalui tes darah) atau faktor lain yang merupakan predisposisi defisiensi besi.

Untuk kebanyakan orang yang dalam kondisi sehat, konsumsi matcha secukupnya (1 cangkir per hari) kemungkinan tidak akan menyebabkan anemia atau kerontokan rambut, terutama jika pola makan dan waktu konsumsi matcha nya diperhatikan dengan baik. Disarankan memberi jarak setidaknya 1 jam antara minum matcha dan makan makanan kaya zat besi.
Selain itu, mengonsumsi makanan kaya vitamin C bersamaan dengan sumber besi juga bisa meningkatkan penyerapan non-heme iron dan membantu mengimbangi efek penghambatan dari polifenol teh.
Jika Kamu Pecinta Matcha, Bagaimana Konsumsi Matcha yang Aman ?
Berdasarkan bukti dan pertimbangan risiko di atas, berikut rekomendasi agar tetap bisa menikmati matcha tanpa mengorbankan kesehatan rambut dan kekurangan zat besi:
Waktu Konsumsi
Pola Makan Seimbang
Pantau Kesehatan
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Rambut rontok, anemia, atau ada keluhan lainnya? Silahkan download aplikasi Konsuldong dan dapatkan penjelasan medis yang akurat langsung dari dokter lewat aplikasi Konsuldong.
Referensi :
-Iron deficiency anemia due to excessive green tea drinking https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27830072/
-Association between green tea and coffee consumption and body iron storage https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37637954/
Health
2 jam yang lalu

Health
1 hari yang lalu

Health
2 hari yang lalu

Health
3 hari yang lalu

Health
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu
