dr. Christian
admin
News
2 minggu yang lalu

10.000 Langkah Sehari: Apakah Masih Relevan atau Mitos?
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa sebaiknya kita menargetkan berjalan 10.000 langkah sehari. Tapi apakah angka ini benar‑benar harus dipakai sebagai patokan universal? Atau kah mungkin hanya suatu kebiasaan yang terbentuk secara sosial/komersial tanpa dasar ilmiah yang kuat? Artikel ini akan membahas sejarahnya dan implikasi praktisnya bagi kita semua.
Asal-Usul angka “10.000 langkah”
Angka 10.000 langkah per hari awalnya berasal dari kampanye pemasaran di Jepang pada awal tahun 1960, dimana suatu perusahaan pedometer (alat penghitung langkah) memasarkan produk dengan nama “manpo‑kei” yang artinya “alat 10.000 langkah”. Angka ini bukan berasal dari studi epidemiologis yang secara spesifik menetapkan bahwa 10.000 langkah adalah batas minimal kesehatan optimal. Sebuah penelitian menyatakan bahwa pada orang dewasa sehat, 10.000 langkah itu suatu hal yang masuk akal sebagai target langkah harian. Tentunya jika kondisi mendukung, dan bukan merupakan suatu angka patokan yang berlaku mutlak untuk semua orang.
Faktor yang perlu dipertimbangkan :
-Kondisi Individu : usia, kondisi Kesehatan, kebugaran, aktivitas sehari-hari (pekerjaan, mobilitas) sangat mempengaruhi berapa banyak langkah yang bermanfaat.
-Waktu duduk : Bila seseorang banyak aktivitas duduk saja, maka dengan menambahkan langkah akan memiliki dampak yang besar.

-Intensitas dan jumlah : Beberapa penelitian mengatakan bahwa bukan hanya jumlah langkah, tetapi kecepatan juga penting, misalnya 100 langkah / menit sebagai indikator tolak ukur “aktivitas sedang”
-Alat pengukur langkah: Akurasi pedometer dapat berbeda-beda tergantung alat, kecepatan berjalan, lokasi pemasangan, dan lain‐lain.
Sebuah penelitian besar dari University of Sydney (Australia) yang melibatkan lebih dari 72.000 orang, menunjukkan bahwa peningkatan jumlah langkah hingga sekitar 9.000‑10.000 langkah/hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sekitar 39% dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular sekitar 21%
Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan oleh Harvard Health Publishing mengatakan bahwa dari 227.000 orang yang melakukan peningkatan jumlah langkah harian juga, sudah ada manfaat kesehatan yang terlihat pada jumlah langkah yang jauh lebih rendah yaitu sekitar 3.900 langkah/hari, dengan risiko kematian menurun secara signifikan.
Apakah target Berjalan 10.000 Langkah per hari masih Relevan?
Menetapkan target langkah harian adalah ide yang bagus karena mendorong aktivitas fisik dan mengurangi waktu duduk. Angka 10.000 masih dapat menjadi motivasi yang mudah diingat dan bagi sebagian orang yang sudah aktif. Tetapi, tidak mutlak, dimana angka 10.000 langkah bukanlah batas Kesehatan yang wajib dicapai oleh semua orang. Banyak bukti yang menunjukkan manfaat signifikan bisa diperoleh juga dengan jauh lebih sedikit langkah.
Kuncinya adalah konsisten dan sesuai kondisi Anda, bukan angka yang cocok untuk semua orang. Bagi seseorang yang selama ini sangat sedikit bergerak, dengan berjalan 4.000‐7.000 langkah/hari juga bisa merupakan terobosan besar.

Beberapa Tips Praktis untuk Anda yang ingin menjadikan langkah harian sebagai bagian dari gaya hidup sehat :
1. Mulailah dengan baseline Anda : Coba hitung jumlah langkah rata‐rata Anda dalam 1 minggu. Misalnya jika rata‐rata hanya 3.000 langkah/hari, targetkan naik perlahan ke 4.500‑5.000 langkah dahulu (naik 1.000‐2.000 langkah per hari).
2. Tingkatkan secara bertahap: Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan 2.000‑2.500 langkah/hari dari baseline bisa berdampak positif.
3. Perhatikan intensitas: Jika Anda berjalan sangat lambat, efektivitasnya mungkin kurang dibandingkan berjalan dengan kecepatan sedang atau brisk walk. Usahakan dalam beberapa sesi lakukan aktivitas berjalan dengan langkah yang cepat.
4. Kurangi duduk lama: Jika pekerjaan atau gaya hidup Anda banyak duduk saja, upayakan menambah langkah atau aktivitas ringan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
5. Buat target yang realistis dan fleksibel: Jika 10.000 terasa berat, buatlah target lebih rendah namun konsisten, karena akan jauh lebih baik daripada target tinggi namun sering gagal.
6. Gabungkan aktivitas lain: Berjalan sangat bagus, tetapi jangan lupa lakukan aktivitas fisik lainnya seperti latihan kekuatan, peregangan, atau aktivitas fisik yang lebih intens sesekali.
7. Dengarkan tubuh Anda: Jika ada kondisi kesehatan tertentu (misalnya masalah sendi, jantung, paru‐paru), konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menetapkan target langkah harian.

8. Gunakan tracking sebagai panduan: Alat penghitung langkah bagus untuk motivasi, tapi jika Anda tidak mencapai angka tertentu, tidak perlu merasa gagal dan tetap fokus pada kemajuan yang nyata.
Setiap orang memiliki target yang berbeda. Ingin cari tahu berapa langkah ideal untuk usia dan kondisi Anda? Silahkan download aplikasi Konsuldong dan konsultasikan dengan dokter-dokter kami yang dengan senang hati akan membantu Anda.
Referensi:
- https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/number-steps-day-more-important-step-intensity
- https://ijbnpa.biomedcentral.com/articles/10.1186/1479-5868-8-79
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
