dr. Christian
admin
Health
1 bulan yang lalu

Siapa bilang makanan super protein harus mahal dan diimpor? Jika kita membedah isi piring makan sehari-hari masyarakat Indonesia, kita akan menemukan juara-juara protein yang tak terduga.
Kita sering kali fokus pada ayam dan daging sapi sebagai satu-satunya sumber protein premium. Namun, saatnya untuk terkejut. Dengan membandingkan kualitas (kelengkapan asam amino) dan kuantitas protein per 100 gram dari 12 makanan lokal, kita akan menemukan bahwa protein rakyat seperti tempe dan keajaiban dari perairan seperti ikan gabus ternyata memegang kartu As!

Membongkar Rahasia Protein: Bukan Hanya Soal Gram
Dalam nutrisi, protein dinilai dari dua faktor utama:
1. Kuantitas (Gram): Berapa banyak protein per 100 gram?
2. Kualitas (Asam Amino): Apakah ia termasuk Protein Lengkap? (Mengandung semua 9 Asam Amino Esensial yang tidak bisa dibuat tubuh).
Semua protein hewani (daging, ikan, telur) dan kedelai (Tempe, Tahu) adalah protein lengkap. Namun, protein yang 'terbaik selain mengandung lengkap 9 asam amino adalah yang paling ramping, mudah diserap, dan membawa bonus nutrisi lainnya.
Lihatlah di mana posisi lauk favorit Anda berada, dan perhatikan bagaimana juga makanan nabati lokal berhasil menantang protein hewani.
Angka protein Ikan Gabus (≈25gr) membuktikan bahwa ia setara dengan daging mahal. Namun, keunggulannya terletak pada kadar Albumin yang sangat tinggi.
Albumin adalah protein yang vital untuk memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, serta menjaga tekanan onkotik (keseimbangan cairan) dalam tubuh. Inilah sebabnya mengapa ekstrak ikan gabus sering direkomendasikan secara medis untuk:
1. Pemulihan pasca operasi: Mempercepat penutupan luka.
2. Pasien malnutrisi: Meningkatkan kadar Albumin darah.
3. Ibu bersalin: Membantu pemulihan fisik.
Saat Anda memilih ikan gabus, Anda tidak hanya mendapatkan protein, tetapi Anda mendapatkan paket obat alami yang telah teruji secara tradisional

Tempe, Sang Juara Nabati yang Terabaikan
Lihatlah posisi Tempe di peringkat atas dengan ≈18g protein. Hanya sedikit di bawah Ikan Bandeng! Tempe tidak hanya memberikan protein Lengkap ( berkat bahan dasarnya, kedelai ), tetapi proses fermentasi uniknya (menggunakan Rhizopus) memberikannya dua keunggulan super yaitu:
-Pencernaan lebih baik. Fermentasi memecah protein, membuatnya lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.
-Serat dan probiotik. Tidak seperti daging, Tempe kaya serat pangan dan berfungsi sebagai prebiotik maupun probiotik, yang membantu menjaga kesehatan usus Anda.
Sayangnya, protein premium ini sering dirusak oleh proses menggoreng dengan minyak berlebih. Untuk memaksimalkan manfaat Tempe, cobalah mengolahnya dengan cara dikukus, dipepes, atau di bacem.

Daftar ini membuktikan bahwa kesehatan dan nutrisi terbaik ada di sekitar kita. Protein dari dada ayam dan daging sapi memang kuat, tetapi tempe memberikan serat, probiotik dan prebiotik. Sementara ikan gabus, memberikan albumin, dan kacang hijau memberikan folat.
Kunci diet sehat: Kombinasikan jenis makanan Anda! Pastikan Anda mendapatkan protein lengkap di setiap hidangan, dengan memprioritaskan yang ramping (sedikit lemak) dan kaya serat serta nutrisi lainnya.
Mau tahu cara terbaik mengkombinasikan protein harian Anda untuk mencapai target diet? Atau mencari jenis protein lainnya yang paling sehat? Konsultasikan langsung dengan ahlinya di aplikasi Konsuldong!
Sumber:
1. USDA Food Data Central https://fdc.nal.usda.gov/
2. https://www.healthline.com/nutrition/tempeh
3. https://fishbase.se/Nutrients/NutrientsList.php?speccode=343&GenusName=Channa&SpeciesName=striata
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
