dr. Christian
admin
Health
16 jam yang lalu

Tidur yang berkualitas bukan hanya soal durasi, tetapi juga terkait kebiasaan sebelum tidur (pre-sleep routine) yang menentukan seberapa cepat kita dapat terlelap dan bagaimana tubuh memulihkan diri selama semalaman. Untuk itu, berikut adalah lima kebiasaan sederhana, praktis, dan mudah diterapkan yang dapat dimulai pada malam ini juga untuk membantu tidur anda agar lebih nyenyak dan bangun lebih segar.

1. Tetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten
Tubuh punya jam biologis (sirkadian). Pergi tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya dapat membantu tubuh mengenali ritme tidur-bangun anda, sehingga kualitas tidur meningkat dan Anda lebih mudah terjaga di pagi hari. Cobalah tetapkan jadwal yang realistis dan lalu pertahankan, termasuk di akhir pekan.
Cara praktis : pilih waktu tidur yang memungkinkan sekitar 7-9 jam tidur, lalu pasang alarm pengingat “mulai bersiap tidur” 30-60 menit sebelum waktunya tidur.
2. Matikan layar 30-60 menit sebelum tidur
Cahaya biru dari ponsel, tablet, atau TV menekan produksi melatonin (hormon yang membantu untuk tidur) dan membuat otak tetap “terjaga”. Membatasi penggunaan layar menjelang tidur membantu proses relaksasi dan memudahkan Anda terlelap.
Cara praktis : aktifkan fitur “bedtime” atau “do not disturb”, letakkan ponsel jauh dari tempat tidur, dan ganti scroll dengan membaca buku ringan atau mendengarkan musik relaksasi.

3. Buat rutinitas relaksasi singkat (10-20 menit)
Kegiatan seperti pernapasan terarah, peregangan ringan, mandi hangat, atau meditasi singkat dapat menurunkan ketegangan fisik dan kecemasan, sehingga membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur. Mandi hangat 30-60 menit sebelum tidur juga membantu penurunan suhu tubuh yang alami, di mana menciptakan sinyal bagi tubuh untuk tidur.
Cara praktis : pilih 1-2 aktivitas relaksasi, rutinkan selama 10-20 menit setiap malamnya sehingga menjadi sinyal bagi tubuh bahwa waktu tidur sudah dekat.
4. Hindari makanan berat, kafein, dan alkohol menjelang tidur
Makan terlalu kenyang, minum kopi/teh berkafein di sore / malam hari, atau konsumsi alkohol yang dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu proses tidur, memperlambat proses tidur, memicu refluks, atau fragmentasi tidur. Untuk tidur lebih nyenyak, batasi kafein di sore hari dan hindari makanan berat sekitar 2-3 jam sebelum tidur.
Cara praktis : jika lapar sebelum tidur, pilih camilan ringan (misalnya : yoghurt rendah gula atau buah) dan hindari minuman berkafein setelah pukul 15.00-17.00 (sesuaikan dengan jadwal aktifitas Anda).
5. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman
Ruangan yang gelap, sunyi, dan suhu yang nyaman (agak sejuk) mendukung tidur agar lebih nyenyak. Gunakan tirai gelap, penutup telinga, atau pendingin / kipas bila perlu. Matikan lampu yang terang dan minimalkan gangguan suara atau cahaya dari jam digital / telepon.
Cara praktis : atur kasur dan bantal senyaman mungkin, matikan lampu yang tidak diperlukan, dan gunakan lampu redup saat bersiap tidur agar transisi ke suasana gelap semakin mulus.
Mulai dari satu kebiasaan kecil saja, misalnya mematikan layar 30 menit sebelum tidur dan tambahkan kebiasaan lain setelahnya. Konsistensi ini dapat membuat perubahan kecil ini menjadi efek besar bagi kualitas tidur dan kesehatan jangka panjang.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
Referensi :
1. https://www.cdc.gov/sleep/about/index.html?
Health
2 hari yang lalu

News
3 hari yang lalu

Health
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu

Health
6 hari yang lalu
