dr. Christian

admin

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan

Health

3 jam yang lalu

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan



Diare adalah kondisi yang sering dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan kondisi dehidrasi hingga komplikasi serius. Banyak orang mencoba mengatasinya sendiri secara mandiri di rumah, namun tanpa disadari justru melakukan kesalahan yang dapat memperparah kondisi diare tersebut. Yuk, kenali kesalahan-kesalahan yang sering terjadi agar penanganan diare lebih tepat dan aman.




Pengertian Diare

Diare adalah kondisi ketika seseorang mengalami buang air besar (BAB) dengan frekuensi lebih sering dari biasanya, dengan konsistensi tinja yang cair atau lembek. Umumnya diare disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, serta bisa juga dipicu oleh makanan, obat-obatan, atau gangguan pencernaan.



Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatasi Diare


1. Tidak mengganti cairan tubuh yang hilang

Salah satu kesalahan paling umum dilakukan adalah tidak cukup minum. Padahal, diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Jika tidak segera diganti, bisa menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia.

Hal yang benar yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti cairan tubuh yang sudah terbuang dengan cara : minum air putih, larutan oralit, atau cairan elektrolit secara rutin.



2. Menghentikan makan sepenuhnya

Banyak orang berpikir bahwa berhenti makan bisa “mengistirahatkan” usus. Faktanya, tubuh tetap membutuhkan energi untuk melawan infeksi.

Hal benar yang bisa Anda lakukan adalah tetap makan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi, pisang, atau sup.



3. Sembarangan mengonsumsi obat Anti-Diare

Tidak semua diare perlu obat penghenti diare. Pada diare akibat infeksi, menghentikan diare justru bisa menahan kuman di dalam usus bertahan lebih lama. Gunakanlah obat sesuai indikasi. Bila ragu, konsultasikan dengan dokter.


4. Mengabaikan tanda bahaya

Banyak orang menunggu terlalu lama untuk mencari pertolongan medis, padahal sudah muncul tanda bahaya seperti :

·BAB berdarah

·Demam tinggi

·Muntah yang berlangsung terus-menerus

·Tanda dehidrasi (lemas, jarang buang air kecil)


Oleh karena itu, Segeralah periksa ke dokter jika muncul gejala tersebut.



5. Tidak Menjaga Kebersihan

Diare sering kali disebabkan oleh infeksi yang dapat menular melalui makanan atau tangan yang tidak dicuci bersih. Tidak menjaga kebersihan bisa memperparah kondisi penyakit atau menyebarkan infeksi.

Lakukanlah beberapa hal berikut : cuci tangan 6 langkah dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet, serta pastikan makanan yang dikonsumsi sudah bersih dan matang.

 


Mengatasi diare tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kesehatan, terutama jika menyebabkan dehidrasi atau memperparah infeksi. Dengan memahami cara penanganan yang tepat dan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah komplikasi. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika kondisi tidak membaik.


Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.

 


Referensi :

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

 


Baca juga

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan Diare adalah kondisi yang sering dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan kondisi dehidrasi hingga komplikasi serius. Banyak orang mencoba mengatasinya sendiri secara mandiri di rumah, namun tanpa disadari justru melakukan kesalahan yang dapat memperparah kondisi diare tersebut. Yuk, kenali kesalahan-kesalahan yang sering terjadi agar penanganan diare lebih tepat dan aman.Pengertian Diare Diare adalah kondisi ketika seseorang mengalami buang air besar (BAB) dengan frekuensi lebih sering dari biasanya, dengan konsistensi tinja yang cair atau lembek. Umumnya diare disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, serta bisa juga dipicu oleh makanan, obat-obatan, atau gangguan pencernaan.Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatasi Diare1. Tidak mengganti cairan tubuh yang hilang Salah satu kesalahan paling umum dilakukan adalah tidak cukup minum. Padahal, diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Jika tidak segera diganti, bisa menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia. Hal yang benar yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti cairan tubuh yang sudah terbuang dengan cara : minum air putih, larutan oralit, atau cairan elektrolit secara rutin.2. Menghentikan makan sepenuhnya Banyak orang berpikir bahwa berhenti makan bisa “mengistirahatkan” usus. Faktanya, tubuh tetap membutuhkan energi untuk melawan infeksi. Hal benar yang bisa Anda lakukan adalah tetap makan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi, pisang, atau sup.3. Sembarangan mengonsumsi obat Anti-Diare Tidak semua diare perlu obat penghenti diare. Pada diare akibat infeksi, menghentikan diare justru bisa menahan kuman di dalam usus bertahan lebih lama. Gunakanlah obat sesuai indikasi. Bila ragu, konsultasikan dengan dokter.4. Mengabaikan tanda bahaya Banyak orang menunggu terlalu lama untuk mencari pertolongan medis, padahal sudah muncul tanda bahaya seperti :·BAB berdarah ·Demam tinggi ·Muntah yang berlangsung terus-menerus ·Tanda dehidrasi (lemas, jarang buang air kecil) Oleh karena itu, Segeralah periksa ke dokter jika muncul gejala tersebut.5. Tidak Menjaga Kebersihan Diare sering kali disebabkan oleh infeksi yang dapat menular melalui makanan atau tangan yang tidak dicuci bersih. Tidak menjaga kebersihan bisa memperparah kondisi penyakit atau menyebarkan infeksi. Lakukanlah beberapa hal berikut : cuci tangan 6 langkah dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet, serta pastikan makanan yang dikonsumsi sudah bersih dan matang.  Mengatasi diare tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kesehatan, terutama jika menyebabkan dehidrasi atau memperparah infeksi. Dengan memahami cara penanganan yang tepat dan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah komplikasi. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika kondisi tidak membaik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda. Referensi :https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease 

Health

3 jam yang lalu

Dermatitis Kontak Iritan: Masalah Kulit Sederhana yang Bisa Jadi Kronis

Dermatitis Kontak Iritan: Masalah Kulit Sederhana yang Bisa Jadi Kronis “Kulit tiba-tiba merah, perih, dan terasa seperti terbakar setelah kena sabun atau bahan kimia?” Bisa jadi itu bukan alergi, tapi kondisi yang disebut dermatitis kontak iritan yaitu salah satu masalah kulit yang sangat sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Apa itu dermatitis kontak iritan? Bagaimana cara mencegahnya agar tidak menjadi kronis? Mari kita bahas dan kulik lebih lanjut tenang dermatitis kontak iritan!Apa itu dermatitis kontak iritan? Dermatitis kontak iritan adalah peradangan kulit yang terjadi karena kerusakan langsung pada lapisan pelindung kulit akibat paparan zat tertentu, seperti deterjen, sabun, bahan kimia, atau bahkan air yang terlalu sering mengenai kulit. Berbeda dengan alergi, kondisi ini tidak melibatkan sistem imun dan bisa terjadi pada siapa saja jika paparan cukup kuat atau berulang. Gejalanya biasanya meliputi:Kulit kemerahanRasa perih atau panasKering, bersisik, bahkan pecah-pecahKadang muncul lepuhan jika iritasi berat Area yang paling sering terkena adalah tangan, karena area itu paling sering kontak dengan bahan iritan dalam aktivitas harian. Kenapa bisa terjadi? Penyebab utamanya adalah kerusakan skin barrier (lapisan pelindung kulit). Saat lapisan ini rusak, kulit menjadi lebih mudah meradang.Beberapa faktor pemicu yang sering:Sabun/deterjenHand sanitizer berlebihanAir (terlalu sering cuci tangan / “wet work”)Bahan kimia rumah tangga atau industri Menariknya, paparan ringan tapi berulang (misalnya cuci tangan terus-menerus) juga bisa menyebabkan dermatitis kronis. Cara mencegah dermatitis kontak iritan Pencegahan adalah kunci utama, karena kondisi ini sering kambuh jika pemicunya tidak dihindari.1. Hindari atau batasi paparan iritanKalau sudah tahu penyebabnya (misalnya sabun tertentu), sebaiknya dikurangi atau diganti dengan jenis yang lebih lembut.2. Gunakan pelindung kulitMisalnya:Sarung tangan saat mencuci atau bersih-bersihPelembap sebelum dan sesudah kontak dengan bahan iritanPerlindungan ini penting terutama pada pekerjaan dengan tingkat paparan tinggi.3. Rutin memakai pelembap (emollient)Pelembap membantu memperbaiki skin barrier dan menurunkan risiko iritasi berulang.Gunakan terutama:Setelah cuci tanganSebelum tidur4. Jangan terlalu sering cuci tangan dengan sabun kerasCuci tangan tetap penting, tapi gunakan sabun yang lembut dan tidak berlebihan agar kulit tidak kering.5. Keringkan kulit dengan benarKulit yang lembap terlalu lama juga bisa memperburuk iritasi.Kapan perlu ke dokter?Segera periksa jika:Keluhan tidak membaik dalam beberapa hariLuka makin luas atau bernanahGatal atau perih yang terasa sangat mengganggu Penanganan medis bisa meliputi krim antiinflamasi (misalnya kortikosteroid topikal) dan terapi perbaikan skin barrier. Dermatitis kontak iritan adalah masalah kulit yang sering dianggap sepele, padahal bisa sangat mengganggu aktivitas jika tidak ditangani dengan benar. Kuncinya sederhana: kenali pemicu, lindungi kulit, dan jaga kelembapannya. Kalau kamu masih ragu apakah keluhan kulit yang dialami termasuk iritasi atau kondisi lain, kamu bisa konsultasi langsung dengan dokter lewat aplikasi Konsuldong praktis, cepat, dan bisa dari mana saja tanpa harus keluar rumah. Unduh Konsuldong sekarang!Referensi:Patel, K., et al. (2022). Irritant Contact Dermatitis: A Review. PMC.Nosbaum, A., et al. (2021). Causes of irritant contact dermatitis after occupational exposure. PubMed.Setiawan, P. A. (2025). Dermatitis Kontak Iritan sebagai gangguan inflamasi non-imunologis. Journal of Medula.

Health

1 hari yang lalu

Apa Itu Real Food? Tren Makan Sehat yang Sebenarnya Sudah Lama Ada

Apa Itu Real Food? Tren Makan Sehat yang Sebenarnya Sudah Lama Ada Di tengah maraknya diet kekinian dan makanan instan, muncul kembali satu konsep sederhana yang justru paling mendasar yaitu real food. Menariknya, ini bukanlah sebuah tren baru melainkan gagasan untuk kembali ke cara makan alami yang sudah dilakukan manusia sejak dulu. Ayo kita bahas lebih lanjut!Apa Itu Real Food? Real food adalah makanan yang dikonsumsi dalam bentuk alami atau minim proses, tanpa adanya tambahan bahan kimia seperti pengawet, pewarna buatan, atau gula tambahan. Contohnya meliputi sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, serta sumber protein alami seperti ikan dan daging segar. Secara ilmiah, konsep ini identik dengan pola makan berbasis whole foods, yaitu makanan yang tetap mendekati bentuk aslinya dan tidak mengalami proses pengolahan industri berlebihan. Berbeda dengan makanan ultra-proses (seperti fast food, snack kemasan, minuman tinggi gula), real food menekankan kualitas nutrisi alami tanpa manipulasi komposisi.Manfaat Real Food untuk Kesehatan1. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis Pola makan berbasis makanan alami terbukti berkaitan dengan penurunan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. WHO menegaskan bahwa diet sehat berbasis makanan minim proses merupakan kunci pencegahan penyakit kronis.Selain itu, studi terbaru menunjukkan bahwa diet berbasis whole food dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan BMI, yang merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.2. Membantu Kontrol Berat Badan Menariknya, real food tidak selalu membatasi porsi makan. Namun karena kaya serat dan rendah kalori densitas, makanan ini cenderung membuat rasa kenyang lebih lama sehingga membantu penurunan berat badan secara alami.Penelitian menunjukkan bahwa pola makan whole food dapat menghasilkan penurunan berat badan sekaligus perbaikan profil metabolik dalam beberapa minggu.3. Lebih Kaya Nutrisi dan Mudah Diserap Tubuh Makanan alami mengandung kombinasi vitamin, mineral, serat, dan fitokimia yang bekerja secara sinergis (nutrient synergy), sehingga penyerapannya lebih optimal dibandingkan konsumsi suplemen tunggal.Hal ini penting dalam menjaga fungsi imun, mengurangi inflamasi, dan memperbaiki kesehatan sel tubuh secara menyeluruh.4. Mendukung Kesehatan Pencernaan dan Mental Diet tinggi makanan alami kaya serat terbukti memperbaiki kesehatan mikrobiota usus. Sebaliknya, konsumsi tinggi makanan ultra-proses justru dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.Dengan kata lain, real food tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga kesehatan psikologis.5. Mengurangi Risiko Overeating dan Kalori Berlebih Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tidak diproses cenderung akan makan dalam jumlah lebih banyak secara volume, tetapi dengan asupan kalori yang lebih rendah, karena dominasi buah dan sayur di dalam menunya.Ini menjelaskan mengapa real food efektif untuk menjaga berat badan tanpa pola diet ketat.Kesimpulan Real food bukan sekadar tren, tetapi pendekatan makan yang didukung oleh bukti ilmiah kuat. Dengan memilih makanan alami dan mengurangi makanan ultra-proses, kita dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mencegah berbagai penyakit kronis. Mulai dari langkah sederhana seperti mengganti camilan kemasan dengan buah segar atau memasak makanan sendiri di rumah sudah menjadi investasi besar bagi kesehatan jangka panjang. Jika Anda masih bingung bagaimana cara memulai pola makan sehat yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda, konsultasikan langsung dengan dokter melalui aplikasi Konsuldong. Praktis, cepat, dan berbasis medis dapat membantu Anda mengambil keputusan kesehatan yang tepat setiap hari. Unduh Konsuldong sekarang!ReferensiWorld Health Organization. (2026). Healthy diet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-dietGeng, C. (2025). Whole food diet: Foods, benefits, and tips. Medical News Today.Defraeye, T., et al. (2025). Advances in food-as-medicine interventions. American Society for Nutrition. 

Health

2 hari yang lalu

CAR-T Cell Therapy: Ketika Sel Tubuh Kita Diajari untuk Mengalahkan Kanker

CAR-T Cell Therapy: Ketika Sel Tubuh Kita Diajari untuk Mengalahkan Kanker Bayangkan jika dokter bisa mengambil langsung sel kekebalan tubuh kita, lalu “mengajarinya” cara mengenali dan menghancurkan sel kanker secara tepat. Itulah konsep CAR-T cell therapy, salah satu pengobatan kanker darah yang paling maju dan banyak memberi harapan baru bagi pasien penderita kanker.Apa itu terapi CAR-T? Terapi CAR-T menggunakan sel imun tubuh kita sendiri, yaitu sel T. Sel ini diambil dari darah, lalu diubah di laboratorium dengan tujuan supaya bisa mengenali tanda khusus pada sel kanker. Setelah dimodifikasi, sel CAR-T dimasukkan kembali ke dalam tubuh untuk mencari, menempel, dan menghancurkan sel kanker.Dengan kata lain: sel imun biasa → dimodifikasi → menjadi “pemburu kanker” yang lebih pintar.Untuk kanker apa terapi ini digunakan?Saat ini CAR-T paling efektif untuk kanker darah seperti:Leukemia limfoblastik (ALL)Limfoma sel B besarMultiple myelomaTerutama pada pasien yang sudah tidak membaik dengan kemoterapi atau obat lain. Bagaimana prosesnya?Pengambilan sel T dari darah pasien melalui alat khusus.Modifikasi genetik di laboratorium untuk memasang reseptor khusus (CAR).Perbanyakan sel, agar jumlahnya cukup banyak untuk bekerja.Kemoterapi ringan beberapa hari sebelum infus.Infus sel CAR-T kembali ke dalam tubuh, mirip transfusi darah.Pemantauan intensif, biasanya pasien dirawat beberapa hari.Kelebihan terapi CAR-TResponnya bisa sangat kuat, bahkan pada kanker yang sulit diobati.Menggunakan sel tubuh sendiri sehingga lebih “sesuai” dengan sistem imun kita.Sel CAR-T bisa bertahan lama di dalam tubuh dan terus bekerja melawan kanker.Efek samping yang perlu diketahui Walau menjanjikan, terapi ini bisa menimbulkan reaksi efek samping yang kuat, misalnya:Demam tinggi, tekanan darah turun, dan lemas.Gangguan saraf sementara, seperti bingung, sulit bicara, atau sakit kepala.Risiko infeksi karena sistem imun melemah sementara.Efek samping ini umumnya dapat diatasi selama pasien dipantau di rumah sakit.Mengapa belum efektif untuk tumor padat? Untuk kanker yang berbentuk massa (seperti kanker payudara atau paru), CAR-T masih belum seefektif pada kanker darah. Berikut Alasannya:Sel kanker di tumor padat lebih sulit dikenali.Lingkungan tumor membuat sel imun cepat lelah.Sel T sulit menembus jaringan tumor yang padat.Namun riset terus berkembang dan hasil awal terapi ini sudah mulai menunjukkan harapan.Konsultasi Sekarang! Terapi CAR-T adalah salah satu bukti bahwa dunia medis semakin maju. Teknologi ini memberikan harapan baru bagi pasien kanker darah yang sebelumnya hampir kehabisan pilihan. Jika Anda ingin mengetahui apakah terapi ini cocok untuk kondisi tertentu, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui Konsuldong, yang siap memberikan penjelasan yang mudah dipahami kapan saja dan dimana saja. Unduh Konsuldong sekarang!Referensi1. Cappell, K. M., & Kochenderfer, J. N. (2023). Nature Reviews Clinical Oncology, 20, 359–371.2. Sun, D., et al. (2024). Molecular Medicine Reports, 29(3), 47.3. Zugasti, I., et al. (2025). Signal Transduction and Targeted Therapy, 10, 210.

Health

3 hari yang lalu

Fenomena Pursuit of Jade: Menelusuri Jejak Medis "Gua Sha" dari Layar Kaca ke Sains Modern

Fenomena Pursuit of Jade: Menelusuri Jejak Medis "Gua Sha" dari Layar Kaca ke Sains Modern   Industri hiburan Asia saat ini tengah diguncang oleh kesuksesan besar serial Drama China (C-Drama) terbaru, Pursuit of Jade (逐玉). Chemistry yang memukau antara Zhang Linghe dan Tian Xiwei, ditambah dengan alur cerita yang penuh ketangguhan, telah membawa drama ini ke puncak popularitas global, termasuk di Indonesia. Namun, melampaui visualnya yang estetik, penonton Indonesia dibuat tertegun oleh kemunculan praktik pengobatan yang terasa sangat akrab di telinga kita: Kerokan. Banyak masyarakat Indonesia yang baru menyadari bahwa tradisi kerokan yang kita anut secara turun-temurun ternyata memiliki akar sejarah yang sangat kuat di daratan Tiongkok kuno dengan nama Gua Sha. Praktik ini bukanlah sekadar mitos rakyat jelata di masa dinasti, melainkan sebuah teknik terapi manual yang tercatat dalam literatur medis Tiongkok sebagai salah satu pilar penyembuhan. Bagaimana sebuah kepingan batu giok (jade) atau alat sederhana di tangan Zhang Linghe dapat menyembuhkan kelelahan fisik dan trauma? Mari kita bedah dari sudut pandang Evidence-Based Medicine (EBM). Mekanisme Fisiologis: Mengapa Kerokan Berhasil Secara Medis? Secara medis internasional, Gua Sha didefinisikan sebagai teknik stimulasi vaskular yang bertujuan untuk memicu respon imun dan perbaikan jaringan. Berikut adalah mekanisme ilmiah di baliknya:1. Induksi Mikro-Perfusi dan VasodilatasiDalam adegan drama yang menampilkan kelelahan fisik akibat cuaca ekstrem atau perjalanan jauh, tubuh cenderung mengalami stasis mikrosirkulasi. Tekanan mekanis yang diberikan saat melakukan Gua Sha memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) secara instan.●Fakta Medis: Penelitian oleh Nielsen et al. (2007) menunjukkan bahwa teknik ini meningkatkan mikrosirkulasi di area permukaan kulit hingga 400%.●Dampak: Peningkatan aliran darah ini secara efisien mengangkut oksigen ke jaringan otot yang mengalami iskemia ringan (kekurangan oksigen) dan mempercepat pembuangan sisa metabolisme seperti asam laktat.2. Aktivasi Enzim Heme Oxygenase-1 (HO-1)Munculnya bintik merah atau lebam yang dalam istilah medis disebut petechiae sering dianggap sebagai tanda "keluar angin". Secara patofisiologis, ini adalah pemecahan terkontrol dari kapiler darah superfisial. Berikut pemaparannya:●Hal ini merupakan suatu respon biokimia. Saat hemoglobin pecah, tubuh merespons dengan melepaskan Enzim Heme Oxygenase-1 (HO-1).●Manfaatnya, Enzim HO-1 dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan sitoprotektif. Inilah alasan mengapa kerokan sangat efektif untuk menurunkan gejala peradangan sistemik, meredakan demam, serta meningkatkan proteksi sel terhadap stres oksidatif.3. Gate Control Theory dan Modulasi NyeriDi dalam tulang belakang kita, ada sebuah "gerbang" saraf. Rasa nyeri (akibat pegal atau otot tegang) biasanya dikirim melalui jalur lambat untuk sampai ke otak.Saat kita melakukan kerokan (Gua Sha), gesekan alat pada kulit yang menciptakan sinyal baru—yaitu sinyal sentuhan dan tekanan. Sinyal sentuhan ini melaju di jalur yang jauh lebih cepat daripada sinyal nyeri. Berikut penjelasannya:●Hasilnya, sinyal sentuhan sampai lebih dulu di gerbang saraf dan langsung "menutup pintu" bagi sinyal nyeri.●Logika Sederhananya, otak menjadi terlalu sibuk memproses sensasi gesekan kerokan, sehingga ia "lupa" atau tidak sempat lagi menerima laporan rasa nyeri dari otot yang pegal. Inilah yang kita sebut sebagai Gate Control Theory. 4. Termoregulasi dan HomeostasisPenggunaan alat berbahan batu giok (jade) memberikan efek termal yang unik. Sifat dingin alami giok membantu menenangkan peradangan akut di awal sentuhan, yang kemudian diikuti oleh reaksi panas tubuh untuk mencapai homeostasis (keseimbangan suhu). Hal ini sangat relevan untuk mengatasi kondisi kedinginan atau serangan panas (heatstroke) yang sering terjadi dalam latar cerita drama tersebut.   Apa yang kita lihat di layar kaca melalui Pursuit of Jade adalah refleksi dari kearifan medis masa lalu yang kini tervalidasi oleh sains. Kerokan atau Gua Sha adalah bentuk terapi fisik yang memanfaatkan kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri (self-healing). Bagi praktisi kesehatan dan masyarakat umum, memahami mekanisme fisiologis ini penting untuk menghilangkan stigma bahwa kerokan hanyalah praktik prasejarah, sekaligus memberikan batasan klinis—seperti tidak melakukannya pada area kulit yang terinfeksi atau pada individu dengan gangguan koagulasi darah. Begitupun, efektivitas pengobatan—baik tradisional maupun modern—sangat bergantung pada pemahaman klinis yang benar. Jangan biarkan keluhan kesehatan Anda hanya menjadi tebakan. Jika Anda merasakan gejala kelelahan kronis, nyeri otot yang tak kunjung reda, atau sekadar ingin berkonsultasi mengenai teknik pemulihan yang aman bagi kondisi tubuh Anda, para ahli medis siap membantu. Segera unduh aplikasi Konsuldong di ponsel Anda. Terhubunglah langsung dengan dokter-dokter profesional untuk mendapatkan saran medis yang akurat, terpercaya, dan personal. Karena pemulihan yang tepat dimulai dari konsultasi yang tepat. Konsuldong: Solusi Sehat dalam Satu Genggaman.    Sumber:https://www.aiam.edu/massage-therapy/benefits-of-gua-sha/https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17905355/https://www.webmd.com/balance/what-is-gua-sha 

Health

4 hari yang lalu

Campak Bisa “Menghapus” Memori Imun Tubuhmu: Lebih Berbahaya dari yang Dikira

Campak Bisa “Menghapus” Memori Imun Tubuhmu: Lebih Berbahaya dari yang Dikira Campak sering dianggap sebagai penyakit masa kecil yang biasa. Gejalanya berupa demam, ruam merah, batuk pilek, dan mata merah. Namun di balik itu, ada fakta ilmiah yang jauh lebih mengkhawatirkan, dimana virus campak memiliki kemampuan untuk menghancurkan sel-sel imun yang sudah “mengingat” penyakit-penyakit yang pernah dilawan sebelumnya termasuk yang terbentuk dari vaksinasi, ini merupakan sebuah kondisi yang disebut immune amnesia. Fenomena ini membuat seseorang bukan hanya sakit karena campak, tetapi juga menjadi rentan terhadap berbagai penyakit lain yang sebelumnya sudah pernah dilawan oleh sistem imun tubuhnya. Artikel ini akan membahas bagaimana efek jangka panjang dari virus campak. Yuk kita simak!Apa Itu “Immune Amnesia”? Dalam kondisi tubuh yang normal, sistem imun manusia memiliki “memori”. Ketika tubuh pernah terpapar bakteri atau virus, sel imun akan “mengingatnya” sehingga bisa melawan lebih cepat jika ada paparan ulang atau infeksi lain. Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa infeksi campak dapat:Menghapus sebagian memori imun tersebut Membuat tubuh “lupa” cara melawan infeksi lama Akibatnya, kondisi imun tubuh seperti kembali ke kondisi imun yang belum berpengalaman.Bagaimana Virus Campak Menghapus Memori Imun? Secara ilmiah, virus campak menyerang sel-sel penting dalam sistem imun, terutama:Sel B memori (penghasil antibodi) Sel T memori (pengatur respons imun) Virus ini menggunakan reseptor khusus (CD150) untuk masuk ke dalam sel imun yang kemudian:-Menginfeksi sel-sel tersebut -Menghancurkannya saat tubuh sedang menghadapi atau terpapar infeksi,-Menghilangkan “memori” kekebalan yang sudah terbentuk Sehingga sistem imun kehilangan sebagian besar “ingatan” terhadap patogen sebelumnya.Seberapa Berbahaya Dampaknya? Efek dari kondisi immune amnesia bukan hanya sementara. Melainkan dapat menyebabkan beberapa kondisi penting, seperti:·Kerusakan memori imun yang bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun,·Risiko terkena infeksi lain meningkat drastis setelah sembuh dari campak,·Anak-anak yang pernah terkena campak memiliki angka kematian lebih tinggi dalam beberapa tahun berikutnya akibat adanya infeksi sekunder. Kenapa Campak Unik dibandingkan dengan Virus Lain? Tidak semua virus bisa menghilangan memori sel imun. Virus campak memiliki kemampuan unik karena secara khusus menargetkan sel imun memori, menyebar melalui sistem imun itu sendiri, dan menghancurkan sel imun saat proses penyembuhan. Hal inilah yang membuat dampaknya jauh lebih luas dibandingkan infeksi virus biasa. Fenomena immune amnesia menjelaskan mengapa setelah adanya wabah campak, sering terjadi lonjakan kasus pneumonia, infeksi bakteri yang berat, serta penyakit lain yang seharusnya bisa dicegah. Artinya, campak tidak hanya berbahaya saat infeksi berlangsung, tetapi juga melemahkan kesehatan dalam jangka panjang.Pencegahan: Mengapa Vaksin Campak Sangat Penting? Vaksin campak dapat melindungi tanpa menyebabkan immune amnesia, bahkan membantu menjaga stabilitas sistem imun dan mencegah efek jangka panjang dari infeksi secara alami. Tanpa vaksinasi, seseorang tidak hanya berisiko terkena campak, tetapi juga kehilangan perlindungan terhadap beberapa resiko penyakit lain. Penting untuk diingat bahwa campak bukan sekadar penyakit dengan ruam yang akan hilang dengan sendirinya. Dampaknya bisa jauh lebih dalam bahkan hingga “menghapus” perlindungan alami tubuh yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun. Menjaga sistem imun tetap kuat bukan hanya soal gaya hidup sehat, tetapi juga tentang pencegahan yang tepat, termasuk vaksinasi dan deteksi dini saat gejala awal muncul. Untuk itu, jangan ragu mengambil langkah cepat ketika kamu atau keluarga mengalami gejala yang mencurigakan. Konsultasi tanpa harus keluar rumah melalui aplikasi kesehatan online. Silahkan download aplikasi Konsuldong. Anda bisa mendapatkan informasi medis terpercaya, saran penanganan awal, hingga rujukan lanjutan secara praktis dan aman dari dokter-dokter kami.Referensi :-https://www.harvardmagazine.com/health-medicine/measles-immune-amnesia -PLOS Pathogens (2020) – Mekanisme penghancuran sel imun oleh virus campak

Health, News

5 hari yang lalu

Cari Artikel Kesehatan Lainnya