dr. Christian
admin
Health
5 jam yang lalu

Merasa dingin saat orang lain merasa nyaman bisa jadi hanya karena preferensi tubuh seseorang, namun ter kadang itu juga dapat merupakan sinyal dari kondisi kesehatan atau gaya hidup Anda. Tubuh kita mengatur suhu tubuh melalui berbagai proses kompleks, dan jika ada gangguan muncul, "termometer" internal kita bisa terganggu. Mari kita simak penjelasannya secara lebih lengkap.
Tiroid adalah kelenjar yang mengatur metabolisme keseluruhan tubuh. Jika tiroid tidak memproduksi cukup hormon, metabolisme melambat, sehingga tubuh menghasilkan lebih sedikit energi dan panas. Gejala lain yang dapat muncul adalah: mudah kelelahan, kulit kering, rambut menipis, dan sembelit.

Anemia terjadi saat tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan. Tanpa oksigen yang cukup, sel tidak bisa bekerja maksimal untuk menghasilkan panas. Penyebabnya bisa diakibatkan oleh: kurangnya zat besi, vitamin B12, atau asam folat. Gejala lain yang dapat muncul adalah: pucat, pusing, dan sesak napas.
●Fenomena Raynaud, merupakan Kondisi dimana pembuluh darah di jari tangan atau kaki menyempit secara berlebihan saat suhu dingin atau stres, membuat ujung jari terasa beku dan berubah warna (putih/biru).
●Aterosklerosis merupakan kondisi terjadinya penumpukan plak di pembuluh darah yang menghambat aliran darah ke tungkai dan lengan , sehingga bagian tersebut sering terasa dingin.
Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia yang membuat Anda merasa dingin, kesemutan di tangan/kaki, atau kelemahan otot.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya penyakit yang dinamakan neuropati diabetik (kerusakan saraf). Kerusakan ini sering kali membuat kaki terasa dingin, meskipun saat disentuh suhunya teraba normal. Diabetes juga bisa mempengaruhi sirkulasi darah di dalam tubuh secara keseluruhan.
Indeks Massa Tubuh (BMI) di bawah 18.5 sering kali berarti Anda kekurangan lapisan lemak subkutan yang berfungsi sebagai isolator panas. Selain itu, asupan kalori yang sangat rendah (seperti pada kondisi Anoreksia) membuat tubuh kekurangan "bahan bakar" untuk menciptakan panas.
Air membantu tubuh menahan dan melepaskan panas secara perlahan. Saat dehidrasi, tubuh akan menyempitkan pembuluh darah untuk menghemat air, yang bisa memicu rasa dingin pada kulit.

Beberapa obat, seperti beta-blocker untuk tekanan darah tinggi, dapat mengurangi aliran darah ke area tangan dan kaki, sehingga membuatnya terasa lebih dingin dari biasanya.
Setelah mengerti hal-hal diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menangani kondisi ini diburtuhkan beberapa tips praktis, diantaranya:
Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika rasa dingin disertai dengan:
●Perubahan warna kulit pada jari (putih, biru, atau ungu).
●Rasa kesemutan atau mati rasa yang berlangsung terus-menerus.
●Penurunan berat badan yang tidak drastis tanpa alasan jelas.
●Rasa lelah ekstrem yang tidak hilang dengan istirahat.

Selalu merasa dingin bukan hanya soal suhu udara, tapi bisa berkaitan dengan sirkulasi, nutrisi, atau hormon Anda. Jika memakai jaket tambahan tidak lagi membantu, saatnya melakukan pemeriksaan medis. Ingin tahu lebih dalam apakah gejala yang Anda alami memerlukan tindakan medis? Yuk, tanya langsung ke dokter di Konsuldong. Download Konsuldong, platform kesehatan terpercaya yang siap membantu Anda kapan saja dan di mana saja.
Health
5 jam yang lalu

Health
1 hari yang lalu

Health
2 hari yang lalu

Health, News
3 hari yang lalu

Health
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu
