dr. Christian
admin
Health
2 minggu yang lalu

Banyak orang berpikir bahwa penyakit gusi hanyalah masalah sepele, misalnya : gusi berdarah saat menyikat gigi, gusi sedikit bengkak, atau bau mulut. Namun, tahukah kamu bahwa kesehatan gusi ternyata bisa berhubungan langsung dengan kesehatan jantung?
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa infeksi dan peradangan pada gusi tidak hanya berdampak di rongga mulut, tetapi juga dapat memicu reaksi inflamasi dan komplikasinya di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah dan jantung. Yuk, kita bahas bagaimana keduanya bisa saling memengaruhi, dan apa yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya!

Gusi yang meradang bisa memicu peradangan sistemik
Penyakit gusi (periodontitis) disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang jaringan penyangga gigi. Saat gusi mengalami peradangan kronis, bakteri dan produk toksinnya bisa masuk ke dalam aliran darah.
Menurut American Heart Association (AHA, 2021), hal ini dapat memicu respons inflamasi sistemik tubuh untuk mengeluarkan zat peradangan (sitokin) yang kemudian berkontribusi pada terbentuknya plak aterosklerotik di lapisan pembuluh darah. Plak inilah yang bisa mempersempit arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner serta stroke. Penelitian menunjukkan bahwa penderita periodontitis memiliki risiko penyakit jantung sekitar 20% lebih tinggi dibandingkan orang dengan gusi yang sehat.
Bagaimana hubungan antara gusi dan jantung ?
Hubungan bersifat dua arah antara gusi dan jantung, dimana penyakit gusi bisa memperburuk kesehatan jantung, dan juga sebaliknya. Jadi, kesehatan mulut dan jantung ternyata saling memengaruhi, contohnya :
-Orang dengan penyakit jantung cenderung lebih mudah mengalami infeksi gusi karena sirkulasi darah ke jaringan mulut berkurang.
-Sebaliknya, infeksi gusi berat dapat memperburuk kondisi jantung yang sudah lemah akibat peningkatan beban peradangan di pembuluh darah sistemik termasuk jantung.

Bahkan, studi dari Harvard School of Dental Medicine menyebut bahwa bakteri penyebab penyakit gusi (seperti Porphyromonas gingivalis) ditemukan pada plak pembuluh darah pasien dengan penyakit jantung. hal ini menegaskan adanya keterkaitan biologis yang nyata antara keduanya.
Cara pencegahan
Menjaga kesehatan gusi sama saja dengan melindungi jantung. Berikut adalah beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan gusi yang mudah dilakukan :
-Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
-Gunakan benang gigi atau interdental brush untuk membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan.
-Kunjungi dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali untuk deteksi dini masalah penyakit gusi.
-Hentikan merokok, karena rokok merupakan faktor risiko utama baik untuk periodontitis maupun penyakit jantung.
-Konsumsi makanan tinggi serat dan rendah gula untuk menjaga keseimbangan bakteri di dalam mulut.

Dengan kebiasaan kecil yang konsisten, kamu bukan hanya menjaga senyum tetap sehat, tapi juga ikut menjaga jantung tetap kuat.
Ternyata, pepatah yang mengatakan “semua penyakit berawal dari mulut” ada benarnya. Kesehatan gusi bukan hanya soal estetika tapi cermin dari kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung. Jadi, mulai hari ini, jangan anggap remeh gusi berdarah atau bau mulut yang menetap. Rawat mulutmu dengan baik, karena senyum sehat bisa menjadi pertahanan pertama untuk jantung yang kuat.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
Referensi :
1. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health?
2. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10466634/?
3. https://www.health.harvard.edu/heart-health/gum-disease-and-heart-health-probing-the-link?
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
