dr. Christian

admin

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung

News

1 hari yang lalu

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung



Diet Mediterania adalah pola makan berbasis makanan nabati (sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan minyak zaitun extra-virgin), dimana konsumsi ikan dan makanan laut direncanakan secara teratur, konsumsi daging merah dibatasi, serta alkohol (biasanya anggur) hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah moderat. Bukti ilmiah menunjukkan pola makan ini terkait dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi, profil lipid yang lebih baik, dan penurunan reaksi peradangan.



a. Bukti utama - apa yang ditunjukkan penelitian?

  • Uji klinis besar PREDIMED menemukan bahwa warga berisiko kardiovaskular yang mengikuti Diet Mediterania (ditambah minyak zaitun extra-virgin atau kacang) mengalami penurunan kejadian kardiovaskular mayor dibandingkan yang tidak menjalnkannya.
  • Ringkasan dan tinjauan sistematis (Cochrane dan ulasan ilmiah) menunjukkan adanya konsistensi bukti bahwa pola ini menurunkan faktor risiko jantung (kolesterol, tekanan darah) dan tentunya menurunkan risiko beberapa kejadian penyakit kronis seperti stroke; tetapi beberapa tinjauan ini menekankan bahwa masih perlunya kehati-hatian karena bukti klinis lengkap masih memiliki keterbatasan.
  • Pedoman dan pernyataan organisasi jantung. (American Heart Association) merekomendasikan pola makan Mediterania sebagai salah satu pola makan yang “ramah jantung”.



b. Mekanisme bagaimana Diet Mediterania melindungi jantung

  1. Lemak sehat - Minyak zaitun dan kacang-kacangan kaya lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menurunkan kadar LDL dalam darah (kolesterol jahat).
  2. Anti-inflamasi - Banyak komponen (buah beri, sayur, ikan berminyak, minyak zaitun) menurunkan marker peradangan yang terkait penyakit jantung.
  3. Kontrol tekanan darah & glukosa — Asupan nabati tinggi serat dan rendah makanan olahan membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kontrol gula darah.



c. Manfaat klinis yang dilaporkan

  • Penurunan kejadian kardiovaskular mayor (serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular) pada kelompok berisiko yang diikutsertakan dalam uji besar.
  • Perbaikan profil lipid (penurunan LDL, peningkatan HDL pada beberapa studi) dan penurunan tekanan darah.
  • Kemungkinan penurunan mortalitas dan kejadian penyakit kronis lainnya menurut studi observasional besar dan hasil meta-analisis modern. Namun, bukti pada beberapa hasil akhir masih dinilai moderat/terbatas oleh tinjauan sistematis.



d. Keterbatasan bukti

  • Beberapa tinjauan (termasuk Cochrane) menunjukkan ketidakpastian pada beberapa endpoint klinis ( kematian total) karena heterogenitas studi, ukuran sampel, dan durasi tindak lanjut. Oleh karena itu meski bukti kuat untuk perbaikan faktor risiko dan penurunan stroke/kejadian kardiovaskular pada beberapa uji sudah didapatkan, hasil masih harus dipandang dalam konteks keseluruhan bukti.



e. Praktis: contoh sehari-hari mengikuti Diet Mediterania

  • Sarapan: Greek yogurt atau gandum utuh + buah beri + segenggam kacang.
  • Makan siang: Salad besar (sayur hijau, tomat, timun), quinoa/gandum utuh, ikan panggang atau tuna, dressing minyak zaitun + lemon.
  • Makan malam: Ikan berminyak (salmon/kanal), sayuran panggang, kentang atau couscous utuh.
  • Camilan: Buah segar, buah kering dalam porsi kecil, atau hummus dengan sayur.
  • Minuman: Air atau segelas kecil anggur merah saat makan (opsional dan bukan untuk semua orang -> tidak dianjurkan jika ada kontraindikasi).



f. Siapa yang paling mendapat manfaat & catatan keselamatan

  • Orang dengan faktor risiko kardiovaskular (hipertensi, dislipidemia, diabetes tipe 2, obesitas) cenderung mendapat manfaat terbesar. Namun Diet Mediterania adalah pola makan sehat yang cocok untuk banyak orang dewasa.
  • Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi sebelum perubahan besar bila Anda memiliki kondisi medis khusus, alergi, atau sedang mengonsumsi obat-obatan ( antikoagulan, obat diabetes)
  • Jangan mengganti pengobatan medis yang diresepkan tanpa persetujuan dokter.



g. Rekomendasi singkat untuk memulai (3 langkah)

 

  1. Ganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun extra-virgin untuk masak/saus.
  2. Tambah buah, sayur, dan biji-bijian utuh di setiap makan.
  3. Pilih ikan 2–3 kali/minggu dan batasi konsumsi daging merah serta makanan olahan.



Diet Mediterania didukung oleh bukti ilmiah kuat untuk perbaikan faktor risiko jantung dan penurunan beberapa kejadian kardiovaskular pada populasi berisiko. Meskipun ada beberapa keterbatasan dalam bukti klinis untuk semua hasil akhir, pola makan ini diakui oleh organisasi kesehatan sebagai pilihan pola makan “ramah jantung” yang baik dan berkelanjutan.


Ingin konsultasi nutrisi atau cek risiko jantung lebih lanjut sebelum memulai perubahan pola makan? Gunakan Konsuldong, aplikasi konsultasi kesehatan praktis yang menghubungkan Anda dengan dokter dan ahli gizi berlisensi. Ayo unduh sekarang dan nikmati kemudahan berkonsultasi dengan dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu anda.



Referensi

1. Estruch R, et al. Primary Prevention of Cardiovascular Disease with a Mediterranean Diet Supplemented with Extra-Virgin Olive Oil or Nuts. New England Journal of Medicine (PREDIMED). 2013; (retracted & republished analyses 2018).

2. Martínez-González MA, et al. The Mediterranean Diet and Cardiovascular Health. Circulation Research / review. 2019.

3. Rees K, et al. Mediterranean-style diet for the primary and secondary prevention of cardiovascular disease. Cochrane Review. 2019.

4. American Heart Association. Dietary guidance to improve cardiovascular health (AHA statements/guidance). 2021.

5. Mayo Clinic — Mediterranean diet: A heart-healthy eating plan. (Patient-friendly overview). 


Baca juga

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung Diet Mediterania adalah pola makan berbasis makanan nabati (sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan minyak zaitun extra-virgin), dimana konsumsi ikan dan makanan laut direncanakan secara teratur, konsumsi daging merah dibatasi, serta alkohol (biasanya anggur) hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah moderat. Bukti ilmiah menunjukkan pola makan ini terkait dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi, profil lipid yang lebih baik, dan penurunan reaksi peradangan.a. Bukti utama - apa yang ditunjukkan penelitian?Uji klinis besar PREDIMED menemukan bahwa warga berisiko kardiovaskular yang mengikuti Diet Mediterania (ditambah minyak zaitun extra-virgin atau kacang) mengalami penurunan kejadian kardiovaskular mayor dibandingkan yang tidak menjalnkannya.Ringkasan dan tinjauan sistematis (Cochrane dan ulasan ilmiah) menunjukkan adanya konsistensi bukti bahwa pola ini menurunkan faktor risiko jantung (kolesterol, tekanan darah) dan tentunya menurunkan risiko beberapa kejadian penyakit kronis seperti stroke; tetapi beberapa tinjauan ini menekankan bahwa masih perlunya kehati-hatian karena bukti klinis lengkap masih memiliki keterbatasan. Pedoman dan pernyataan organisasi jantung. (American Heart Association) merekomendasikan pola makan Mediterania sebagai salah satu pola makan yang “ramah jantung”. b. Mekanisme bagaimana Diet Mediterania melindungi jantungLemak sehat - Minyak zaitun dan kacang-kacangan kaya lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menurunkan kadar LDL dalam darah (kolesterol jahat). Anti-inflamasi - Banyak komponen (buah beri, sayur, ikan berminyak, minyak zaitun) menurunkan marker peradangan yang terkait penyakit jantung. Kontrol tekanan darah & glukosa — Asupan nabati tinggi serat dan rendah makanan olahan membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kontrol gula darah. c. Manfaat klinis yang dilaporkanPenurunan kejadian kardiovaskular mayor (serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular) pada kelompok berisiko yang diikutsertakan dalam uji besar. Perbaikan profil lipid (penurunan LDL, peningkatan HDL pada beberapa studi) dan penurunan tekanan darah. Kemungkinan penurunan mortalitas dan kejadian penyakit kronis lainnya menurut studi observasional besar dan hasil meta-analisis modern. Namun, bukti pada beberapa hasil akhir masih dinilai moderat/terbatas oleh tinjauan sistematis. d. Keterbatasan buktiBeberapa tinjauan (termasuk Cochrane) menunjukkan ketidakpastian pada beberapa endpoint klinis ( kematian total) karena heterogenitas studi, ukuran sampel, dan durasi tindak lanjut. Oleh karena itu meski bukti kuat untuk perbaikan faktor risiko dan penurunan stroke/kejadian kardiovaskular pada beberapa uji sudah didapatkan, hasil masih harus dipandang dalam konteks keseluruhan bukti. e. Praktis: contoh sehari-hari mengikuti Diet MediteraniaSarapan: Greek yogurt atau gandum utuh + buah beri + segenggam kacang.Makan siang: Salad besar (sayur hijau, tomat, timun), quinoa/gandum utuh, ikan panggang atau tuna, dressing minyak zaitun + lemon.Makan malam: Ikan berminyak (salmon/kanal), sayuran panggang, kentang atau couscous utuh.Camilan: Buah segar, buah kering dalam porsi kecil, atau hummus dengan sayur.Minuman: Air atau segelas kecil anggur merah saat makan (opsional dan bukan untuk semua orang -> tidak dianjurkan jika ada kontraindikasi). f. Siapa yang paling mendapat manfaat & catatan keselamatanOrang dengan faktor risiko kardiovaskular (hipertensi, dislipidemia, diabetes tipe 2, obesitas) cenderung mendapat manfaat terbesar. Namun Diet Mediterania adalah pola makan sehat yang cocok untuk banyak orang dewasa.Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi sebelum perubahan besar bila Anda memiliki kondisi medis khusus, alergi, atau sedang mengonsumsi obat-obatan ( antikoagulan, obat diabetes)Jangan mengganti pengobatan medis yang diresepkan tanpa persetujuan dokter.g. Rekomendasi singkat untuk memulai (3 langkah) Ganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun extra-virgin untuk masak/saus.Tambah buah, sayur, dan biji-bijian utuh di setiap makan.Pilih ikan 2–3 kali/minggu dan batasi konsumsi daging merah serta makanan olahan. Diet Mediterania didukung oleh bukti ilmiah kuat untuk perbaikan faktor risiko jantung dan penurunan beberapa kejadian kardiovaskular pada populasi berisiko. Meskipun ada beberapa keterbatasan dalam bukti klinis untuk semua hasil akhir, pola makan ini diakui oleh organisasi kesehatan sebagai pilihan pola makan “ramah jantung” yang baik dan berkelanjutan. Ingin konsultasi nutrisi atau cek risiko jantung lebih lanjut sebelum memulai perubahan pola makan? Gunakan Konsuldong, aplikasi konsultasi kesehatan praktis yang menghubungkan Anda dengan dokter dan ahli gizi berlisensi. Ayo unduh sekarang dan nikmati kemudahan berkonsultasi dengan dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu anda.Referensi 1. Estruch R, et al. Primary Prevention of Cardiovascular Disease with a Mediterranean Diet Supplemented with Extra-Virgin Olive Oil or Nuts. New England Journal of Medicine (PREDIMED). 2013; (retracted & republished analyses 2018). 2. Martínez-González MA, et al. The Mediterranean Diet and Cardiovascular Health. Circulation Research / review. 2019. 3. Rees K, et al. Mediterranean-style diet for the primary and secondary prevention of cardiovascular disease. Cochrane Review. 2019. 4. American Heart Association. Dietary guidance to improve cardiovascular health (AHA statements/guidance). 2021. 5. Mayo Clinic — Mediterranean diet: A heart-healthy eating plan. (Patient-friendly overview). 

News

6 hari yang lalu

Makanan dan Minuman yang “Disukai” Kanker Kolorektal, Wajib Dihindari!

Makanan dan Minuman yang “Disukai” Kanker Kolorektal, Wajib Dihindari! Bayangkan usus besar Anda seperti taman yang subur. Jika Anda memberi “pupuk” terbaik berupa makanan sehat, maka jaringan tubuh akan tumbuh kuat dan terlindungi. Namun jika yang dikonsumsi justru makanan yang salah, maka sel-sel sehat bisa berubah menjadi “liar” dan berkembang menjadi kanker. Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi, dan pola makan berperan besar dalam memicu atau mencegahnya. Yuk kita selami lebih lanjut!1. Daging Merah dan Daging Olahan Daging merah seperti sapi, kambing, atau babi, terutama bila dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Hal ini karena daging merah mengandung lemak jenuh, zat besi heme, serta senyawa hasil proses pemanggangan seperti heterosiklik amina (HCAs) dan nitrosamin yang dapat merusak DNA sel usus. Daging olahan seperti sosis, ham, atau bacon lebih berbahaya karena ditambah bahan pengawet nitrit yang dapat berubah menjadi senyawa karsinogenik. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah maksimal 500 gram per minggu dan gantikan sebagian sumber protein dengan ikan, ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe.2. Alkohol Minuman beralkohol, baik bir, wine, maupun minuman keras, juga menjadi faktor risiko penting untuk kanker kolorektal. Alkohol dapat mengiritasi lapisan usus besar, mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti folat, serta meningkatkan stres oksidatif di sel tubuh. Selain itu, alkohol juga diubah di dalam hati menjadi asetaldehida, yaitu senyawa beracun yang bisa menyebabkan kerusakan DNA. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol secara rutin, bahkan dalam jumlah sedang, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 20%. Maka dari itu, membatasi atau menghentikan alkohol sepenuhnya adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan usus.3. Ultra-Processed Food dan Gula Tambahan Makanan olahan seperti camilan kemasan, mi instan, makanan cepat saji, serta minuman manis tinggi gula dapat menjadi “bahan bakar” bagi pertumbuhan sel kanker. Kandungannya yang tinggi gula, lemak jenuh, dan bahan aditif sintetis dapat menyebabkan peradangan kronik, resistensi insulin, serta perubahan pada mikrobiota usus. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sel kanker kolorektal. Gantilah konsumsi makanan tersebut dengan pilihan alami seperti sayur, buah, dan biji-bijian utuh yang kaya akan antioksidan dan serat.4. Cara Memasak yang Salah Proses memasak dengan suhu tinggi seperti membakar, memanggang, atau menggoreng hingga gosong dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dan HCAs. Zat-zat ini terbukti dapat memicu mutasi genetik yang berhubungan dengan kanker usus besar. Semakin lama dan panas proses memasaknya, semakin tinggi pula kandungan zat berbahayanya. Untuk itu, gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, menumis ringan, atau memanggang dengan suhu sedang agar nutrisi makanan tetap terjaga tanpa menghasilkan zat karsinogenik.Konsultasi Sekarang! Mencegah kanker kolorektal bisa dimulai dari piring Anda sendiri. Hindari makanan dan minuman yang menjadi “favorit” bagi sel kanker seperti daging olahan, alkohol, ultra-processed food, serta cara memasak yang berisiko. Sebagai gantinya, pilihlah makanan segar, kaya serat, dan rendah lemak jenuh untuk menjaga kesehatan pencernaan. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang pola makan sehat atau pemeriksaan pencegahan kanker, gunakan aplikasi Konsuldong. Anda dapat terhubung langsung dengan dokter kapan saja dan di mana saja, untuk membantu Anda menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari kanker. Yuk unduh Konsuldong sekarang!Referensi:1. Peter, L., & Smith, J. (2022). Dietary Intervention for Preventing Colorectal Cancer. Nutrition Reviews, 80(4), 567–579.2. Johnson, H., & Brown, M. (2018). The Role of Diet and Lifestyle in Colorectal Cancer Incidence and Mortality: A Review. International Journal of Epidemiology, 47(3), 673–690.3. Anderson, R., & Lee, S. (2020). Diet, Nutrition, Physical Activity and Colorectal Cancer: A Global Perspective. World Cancer Research Fund / AICR Report. 

Health

1 minggu yang lalu

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak Buah manggis (Garcinia mangostana L.) bukan hanya dikenal sebagai “ratu buah” karena rasanya yang manis dan menyegarkan, tetapi juga karena kandungan senyawa aktifnya yang luar biasa: xanthone. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti semakin tertarik pada xanthone karena memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif yang sangat kuat. Tak heran, manggis kini disebut-sebut sebagai salah satu buah dengan manfaat besar untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Apa Itu Xanthone? Xanthone adalah senyawa polifenol alami yang banyak ditemukan di kulit manggis. Hingga saat ini, telah diidentifikasi lebih dari 60 jenis turunan xanthone, di antaranya α-mangostin, γ-mangostin, dan garcinone E, senyawa yang diyakini berperan penting dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat mempercepat proses penuaan dan memicu berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung koroner dan gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.   Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Jantung 1. Menurunkan Kolesterol Jahat (LDL)Penelitian menunjukkan bahwa xanthone mampu menghambat oksidasi LDL, yang merupakan langkah awal terbentuknya plak aterosklerosis pada pembuluh darah.2. Mengontrol Tekanan DarahEfek antiinflamasi xanthone membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah hipertensi akibat peradangan kronis.3. Melancarkan Sirkulasi DarahDengan memperbaiki fungsi endotel (lapisan dalam pembuluh darah), aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga risiko serangan jantung menurun secara signifikan. Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Otaka. Melindungi Sel Saraf dari Stres OksidatifOtak adalah organ yang sangat sensitif terhadap radikal bebas. Antioksidan kuat seperti xanthone berperan melindungi neuron dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif.b. Menurunkan Risiko Penyakit AlzheimerBeberapa studi eksperimental menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat mengurangi penumpukan protein β-amyloid, penyebab utama penurunan memori pada Alzheimer.c. Meningkatkan Suasana Hati dan FokusKandungan bioaktif xanthone dapat membantu meningkatkan fungsi neurotransmitter, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, energi, dan konsentrasi. Cara Aman Mengonsumsi Manggis-Konsumsi langsung buah manggis segar 2–3 kali seminggu.-Jika menggunakan ekstrak kulit manggis, pastikan berasal dari produk terstandar dan teruji klinis.-Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen, terutama jika sedang mengonsumsi obat jantung atau antikoagulan.  Xanthone dalam buah manggis bukan sekadar tren kesehatan, tetapi senyawa ilmiah yang terbukti memberikan perlindungan penting bagi jantung dan otak. Dengan sifat antioksidan dan antiinflamasinya, xanthone membantu menekan risiko penyakit kronis, menjaga daya ingat, serta mendukung sistem kardiovaskular yang sehat. Namun, seperti semua hal baik, konsumsi harus seimbang dan disertai gaya hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup.Ingin tahu apakah konsumsi ekstrak kulit manggis cocok untuk kondisi tubuhmu? 📱 Unduh aplikasi KonsulDong - platform konsultasi kesehatan terpercaya yang menghubungkanmu langsung dengan dokter umum. Dapatkan edukasi, rekomendasi suplemen aman, hingga tips hidup sehat, kapan pun dan di mana pun!KonsulDong, Solusi Sehat di Genggamanmu. Referensi Pedraza-Chaverri J et al. “Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana)” — Food and Chemical Toxicology, 2008.Obolskiy D et al. “Garcinia mangostana L.: A phytochemical and pharmacological review” — Phytotherapy Research, 2009.Chae S et al. “Alpha-Mangostin inhibits oxidative stress and inflammation in brain cells” — Neuroscience Letters, 2016.Kaomongkolgit R et al. “Anti-inflammatory effect of xanthones from mangosteen” — Journal of Ethnopharmacology, 2011. 

Health

1 minggu yang lalu

Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani

“Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani” Sumbatan usus (intestinal/bowel obstruction) adalah kondisi ketika isi usus tidak dapat melewati saluran pencernaan karena terjadi penyumbatan mekanis atau gangguan gerak usus (ileus). Ini termasuk keadaan darurat bedah yang memerlukan penilaian cepat karena komplikasi seperti strangulasi (usus berputaran dan terjepit mencekik) dapat menyebabkan terjadinya iskemia di pembuluh darah usus  yang berujung pada nekrosis di usus dan terberatnya akan menimbulkan perforasi usus dan sepsis. Yuk kita pahami lebih lanjut! Fakta penting (ringkas dan jelas)1. Penyebab paling umumPada orang dewasa, penyebab paling sering dari sumbatan usus kecil adalah adhesi (jaringan parut) pasca operasi abdomen. Penyebab lain di antaranya: hernia yang terjepit, tumor, volvulus (usus memutar), impaksi tinja atau gallstone ileus. 2. Gejala khas yang wajib diwaspadaiNyeri perut kolik (berulang), distensi (kembung), muntah (sering berulang pada sumbatan atas), dan tidak bisa buang gas atau tinja bila terjadi sumbatan lengkap. Dehidrasi dan tanda kegawatan sistemik (takikardia, tekanan darah turun) menandakan adanya komplikasi. 3. Diagnosis - gambar Radiologi cukup membantu, CT scan sangat bergunaPemeriksaan foto polos abdomen (X-ray) dapat menunjukkan loop usus yang membesar dan tingkat level cairan-udara; tetapi CT scan abdomen lebih sensitif untuk menemukan lokasi, penyebab, dan tanda komplikasi (iskemia/strangulasi). Imaging cepat membantu dokter dalam menentukan tindakan (konservatif atau operasi).4. Penatalaksanaan: konservatif vs operasiBeberapa sumbatan parsial bisa diobati secara konservatif (puasa, pengeluaran isi lambung dengan selang nasogastrik, cairan IV, observasi). Namun sumbatan lengkap, dengan tanda-tanda iskemia, peritonitis, atau gagal terapi perbaikan konservatif → indikasi operasi segera. Keputusan tergantung penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. 5. Bisa berakibat fatal jika terlambatBila terjadi strangulasi → jaringan usus kehilangan suplai darah → nekrosis usus → perforasi usus → sepsis. Studi rumah sakit menunjukkan adanya angka morbiditas dan mortalitas yang tidak kecil (mis. mortalitas 30-hari di beberapa seri mencapai beberapa persen; outcome lebih buruk pada pasien lanjut usia atau yang datang terlambat mendapatkan perawatan). Oleh karena itu, deteksi dini dan tindakan tepat sangat menentukan.   Tanda bahaya - segera cari pertolongan medis jika ada:-Nyeri perut hebat yang berlangsung tiba-tiba dan terus bertambah intensitasnya-Muntah terus menerus, tidak bisa minum/menahan cairan-Perut sangat kembung dan tidak bisa buang angin atau tinja-Demam tinggi, jantung berdetak cepat, atau lemas derajat berat. Jika muncul tanda-tanda ini, jangan tunda ke UGD/IGD rumah sakit.  Pencegahan & apa yang bisa dilakukan sendiri-Hati-hati setelah operasi sekitar bagian perut: laporkan bila ada nyeri / keluhan lain yang tidak biasa.-Kelola konstipasi kronis (konsumsi serat dan cairan cukup, tingkatkan aktivitas fisik), karena impaksi bisa memicu sumbatan usus.-Untuk pasien dengan hernia yang menonjol: kontrol ke dokter agar dievaluasi lebih lanjut sebelum terjadi incarcerata.  Kesimpulan Sumbatan usus adalah kondisi yang umum ditemui di layanan gawat darurat dan bisa berakibat serius hingga fatal bila terjadi komplikasi iskemia dan perforasi. Gejala klasik seperti nyeri kolik, muntah, distensi, dan tidak bisa buang gas/tinja, harus segera dievaluasi. Diagnosis cepat (termasuk CT Scan bila perlu) dan penanganan yang tepat (konservatif atau bedah) adalah kunci menurunkan komplikasi dan kematian.  Butuh konsultasi cepat kalau curiga sumbatan usus? Gunakan Aplikasi Konsuldong, bisa untuk tanyakan gejala, upload foto/riwayat operasi, atau minta rujukan ke layanan kesehatan darurat terdekat. Konsuldong membantu menghubungkan Anda ke tenaga medis yang tepat sehingga tindakan tidak terlambat. Yuk unduh Konsuldong sekarang! (Promosi singkat: tersedia layanan konsultasi medis online, panduan gejala, dan rujukan rumah sakit.)  Referensi Schick MA et al., Small bowel obstruction — StatPearls / NCBI Bookshelf. Cleveland Clinic — Bowel Obstruction: Signs & Symptoms, Causes, Treatment. MedlinePlus — Intestinal obstruction and Ileus (informasi pasien ringkas dan terpercaya). HealthJade / Radiology resources — penjelasan radiografi dan CT pada sumbatan usus (tematik imaging).Olausson M. et al., studi outcome SBO/obstruksi — data morbiditas/mortalitas dan manajemen (cohort/analisis).    

Health

1 minggu yang lalu

Apakah Aman Menggunakan Serum Badan Berpengharum untuk Kulit?

Apakah Aman Menggunakan Serum Badan Berpengharum untuk Kulit?  Penggunaan serum badan dengan wewangian atau fragrance semakin populer. Tidak hanya untuk melembapkan dan menutrisi kulit tubuh, tetapi juga memberikan sensasi harum yang menyenangkan. Namun, dari sudut kesehatan kulit, terutama terkait keamanan formulanya dan risiko bagi kulit, ada beberapa hal penting yang perlu kita pahami. Banyak produk serum badan mengandung bahan aktif yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk kulit, antara lain: niacinamide, ceramide, hyaluronic acid, vitamin E, asam amino, hingga ekstrak tumbuhan yang menenangkan. Sebuah penelitian di Indonesia menyebutkan bahwa beberapa body serum mengandung niacinamide & hyaluronic acid yang membantu mencerahkan dan melembapkan kulit. Dengan demikian, penggunaan serum badan sebagai langkah perawatan kulit dapat memberikan berbagai manfaat sebenarnya. Yuk, kita kupas tuntas!Penggunaan wewangian / Fragrance sebagai Daya Tarik. Produk-produk body serum yang beraroma memang menarik dari sisi pengalaman pemakaian produk karena mendapatkan sensasi harum. Namun, aroma tersebut sebenarnya tidak memberikan manfaat secara langsung pada kesehatan kulit, lebih kepada faktor kenyamanan. Sehingga membuat kita perlu membedakan antara manfaat utama skincare dengan “bonus” aroma harum. Ada potensi risiko dan ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian body serum dengan fragrance. Berikut pemaparannya:-Wewangian / Fragrance sebagai pemicu iritasi atau alergi Ada penelitian yang menunjukkan bahwa bahan fragrance (wewangian) pada produk leave-on (produk yang dibiarkan menempel di kulit) memiliki risiko terhadap sensitisasi kulit atau alergi kontak. Sebagian besar reaksi alergi kontak pada produk kosmetik terkait dengan bahan fragrance. Untuk kulit kering, sensitif, atau yang memiliki kondisi seperti Eksim (atopic dermatitis) atau Rosacea, produk wewangian disarankan untuk dihindari atau digunakan dengan hati-hati. Salah satu contoh bahan fragrance tertentu seperti limonene, linalool, benzyl alcohol disebut lebih berpotensi memicu iritasi pada kulit. -Efek pada skin barrier Kulit kita memiliki fungsi sebagai penghalang (barrier) yang melindungi kulit kita dari kehilangan air dan masuknya zat-zat iritan. Jika skin barrier ini rusak, risiko iritasi atau kondisi penyakit kulit juga akan meningkat. Penggunaan produk dengan wewangian yang kuat/berkonsentrasi tinggi bisa membuat barrier kulit menjadi lebih rentan.  -Perbedaan kulit badan dan kulit wajah Kulit badan umumnya lebih tebal dibanding kulit wajah, sehingga dalam banyak kasus toleransinya terhadap iritan mungkin lebih baik. Namun, bukan berarti bebas risiko dari iritasi. Area tubuh tertentu (misalnya lipatan kulit, punggung, bahu, leher) bisa lebih sensitif jika terkena gesekan atau terpapar sinar matahari. Bila ada kondisi kulit tertentu seperti memiliki jerawat di punggung, hiperpigmentasi, atau kulit kendur, penggunaan serum badan dengan tambahan aroma wewangian harus lebih  diperhatikan dengan hati-hati. Jadi, Apakah aman menggunakan serum badan berpengharum ? Ya, umumnya masih cukup aman untuk menggunakan serum badan yang berpengharum. Berikut beberapa tips dalam memilih dan menggunakan serum badan berpengharum dengan aman: 1. Produk tersebut berasal dari merek terpercaya dan telah diuji secara dermatologis atau setidaknya memiliki formula yang jelas.2. Wewangian bukan merupakan bahan utama dalam serum tersebut. Periksa label, jika “fragrance / parfum” muncul di awal daftar bahan, artinya konsentrasi mungkin cukup tinggi. Pertimbangkan untuk memilih yang memiliki daftar bahan wewangian di bagian akhir.3. Pastikan produk juga memiliki bahan barrier-friendly seperti ceramide, hyaluronic acid, niacinamide, glycerin yang membantu menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier.4. Lakukan patch test: Oles sedikit di bagian dalam lengan atau area kecil tubuh, tunggu 24-48 jam untuk melihat reaksi. Hentikan pemakaian bila muncul kemerahan, rasa terbakar, gatal, atau timbul ruam. Jika muncul kondisi-kondisi tersebut, segera konsultasikan ke dokter.5. Hindari penggunaan pada area yang sensitif atau luka/ kulit yang terkelupas. Jika kulit Anda sedang mengalami iritasi, sebaiknya hentikan sementara penggunaan dan gunakan produk yang sangat lembut. atau alternaitfnya, pilihlah serum badan tanpa wewangian atau dengan label “fragrance-free/hypoallergenic”.  Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda mengalami gatal, ruam, atau kulit tiba-tiba muncul kemerahan setelah pakai produk kecantikan tertentu, Jangan panik! Konsultasikan segera dengan dokter secara online melalui aplikasi Konsuldong. Dapatkan penanganan cepat dan tepat dengan dokter-dokter terpercaya yang akan dengan senang hati membantu anda!Referensi:-Skin Sensitization Induction Potential from Daily Exposure to Fragrances in Personal care products https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30422886/  

Health

1 minggu yang lalu

Cari Artikel Kesehatan Lainnya