dr. Christian
admin
Health
1 bulan yang lalu

Di era digital, menatap layar dalam waktu lama sudah menjadi bagian tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari, baik untuk bekerja, belajar, maupun hiburan. Namun, kebiasaan ini membawa dampak negatif terhadap kesehatan mata dan juga mental. Salah satu cara sederhana namun efektif yang direkomendasikan oleh banyak ahli untuk mengurangi dampak negatif tadi adalah menatap objek alami berwarna hijau, seperti daun-daunan, untuk meredakan kelelahan mata dan stres.
Tapi, apa sih penjelasan ilmiahnya? Mengapa daun hijau begitu efektif dalam merilekskan mata? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

1. Mengistirahatkan Mata dari Ketegangan Visual
Layar komputer, ponsel, dan televisi memancarkan cahaya biru (blue light) yang dapat menyebabkan kelelahan mata atau Computer Vision Syndrome (CVS). Gejalanya meliputi mata kering, kabur, dan nyeri kepala.
Menurut aturan 20-20-20 yang direkomendasikan oleh para ahli optometri, setelah setiap 20 menit menatap layar, kita dianjurkan untuk melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
Menatap pepohonan atau tanaman hijau yang ada di kejauhan secara alami memenuhi prinsip ini. Melihat objek dari jarak jauh membantu otot mata berelaksasi setelah sekian lama berfokus ke layar dekat.

2. Warna Hijau yang Menenangkan Secara Psikologis
Secara psikologis, warna hijau diasosiasikan dengan ketenangan, alam, dan keseimbangan. Hijau berada di tengah spektrum warna cahaya, sehingga mata tidak perlu terlalu banyak menyesuaikan ketika melihatnya.
Penelitian dari University of Essex (2005) menunjukkan bahwa berada di sekitar tanaman hijau atau melihat warna hijau dapat:
-Menurunkan stres,
-Menstabilkan tekanan darah,
-Meningkatkan suasana hati.
3. Paparan Alam Meningkatkan Fokus dan Kesehatan Mental
Fenomena ini dikenal sebagai “attention restoration theory (ART)”, yang menjelaskan bahwa kontak visual dengan alam dapat memulihkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan mental.
Penelitian di Jepang tentang “shinrin-yoku” (forest bathing) menunjukkan bahwa bahkan hanya melihat pohon atau gambar alam selama beberapa menit dapat:
-Menurunkan kadar kortisol (hormon stres),
-Menurunkan detak jantung,
-Memperbaiki suasana hati.

4. Mendukung Ritme Sirkadian & Keseimbangan Visual
Layar elektronik cenderung mengganggu ritme sirkadian, terutama jika dilihat terlalu lama pada malam hari. Sementara itu, menatap objek alami seperti alam dengan pepohonan hijau, membantu mengembalikan keseimbangan eksposur cahaya alami.
Menatap alam (terutama saat siang hari) juga membantu menjaga keseimbangan visual, karena kita terpapar spektrum cahaya alami penuh, bukan hanya cahaya biru dari layar.
Menatap daun hijau atau pemandangan alami setelah berjam-jam menatap layar bukan hanya menenangkan secara emosional, tapi juga merupakan kebiasaan ilmiah yang menyehatkan. Berikut beberapa manfaat Aktivitas sederhana ini:
-Mengurangi ketegangan otot mata,
-Memberikan efek menenangkan secara psikologis,
-Memulihkan fokus dan perhatian,
-Mengurangi stres dan kelelahan mental.

Jadi, jangan ragu untuk mengalihkan pandangan ke luar jendela dan cari warna hijau yang sedap di mata, karena pikiranmu akan berterima kasih!
Hidup sehat dimulai dari sini. Yuk, download aplikasi Konsuldong dan Konsultasikan keluhan Anda dengan dokter-dokter kami yang dengan senang hati membantu anda.
Referensi:
-American Optometric Association. (2023). Computer Vision Syndrome. aoa.org
-Ulrich, R. S. (1984). View through a window may influence recovery from surgery. Science, 224(4647), 420-421.
-Park, B. J. et al. (2010). The physiological effects of Shinrin-yoku (taking in the forest atmosphere or forest bathing): Evidence from field experiments in 24 forests across Japan. Environmental Health and Preventive Medicine.
-University of Essex (2005). Green exercise may boost mental health.
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
