dr. Christian
admin
Health
1 bulan yang lalu

Sekitar 10,6 persen populasi dunia adalah orang kidal. Artinya, sedikitnya sekitar lebih dari satu per sepuluh orang lebih suka menulis, menggambar, atau melakukan kegiatan lain dengan tangan kiri mereka. Sampai saat ini, para ilmuwan masih belum sepenuhnya mengerti mengapa beberapa orang memiliki preferensi tangan kiri, sementara mayoritas orang menggunakan tangan kanan. Oleh karena itu, penelitian terbaru mengenai kidal kini fokus pada perbedaan cara kerja dan organisasi otak antara mereka yang kidal dan yang tidak kidal. Keunikan inilah yang terus dicari untuk menjelaskan berbagai pertanyaan terkait mengapa beberapa orang "terprogram" secara berbeda.
Para ilmuwan sudah lama mengetahui bahwa dominasi tangan (handedness) sebagian dibentuk oleh faktor genetik. Namun, baru pada tahun 2019 mereka berhasil mengidentifikasi perbedaan spesifik di bagian DNA antara orang kidal dan orang pemakai tangan kanan. Studi tersebut, yang juga menganalisis pemindaian otak 9.000 subjek dari Inggris, menemukan bahwa pada orang kidal, bagian-bagian otak kanan dan kiri yang memproses bahasa bekerja lebih selaras (bersama-sama dengan lebih baik).

Untuk lebih jelasnya, pada mayoritas orang dengan pemakai tangan kanan (sekitar 90%), pusat untuk bahasa dan logika terletak di belahan otak kiri. Ini adalah pola organisasi otak yang paling umum. Namun, orang kidal menunjukkan pola yang lebih bervariasi seperti:
1. 70% orang kidal masih memiliki pusat bahasa di belahan otak kiri, mirip dengan orang tangan kanan.
2. 30% sisanya memiliki pusat bahasa di belahan otak kanan atau bahkan memiliki distribusi bahasa bilateral, yang berarti fungsi bahasa tersebar di kedua belahan otak secara simetris.
Variasi dalam lateralisasi atau pembagian kerja silang ini menunjukkan bahwa otak orang kidal memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menugaskan fungsi-fungsi kognitif, dan ini merupakan sebuah aspek yang dapat menjadi kunci serta keunggulan bagi orang kidal dibandingkan pemakai tangan kanan.

Karena otak kanan seringkali lebih dominan pada orang kidal dan belahan otak kanan dikaitkan dengan pemikiran holistik, visual, dan spasial, maka orang kidal sering dikaitkan dengan keunggulan pada bidang-bidang berikut:
-Pemecahan masalah kreatif. Kemampuan berpikir out of the box yang tidak terikat pada logika linier.
-Keterampilan spasial, dimana kemampuan visualisasi 3D atau navigasi ruang akan lebih baik.
-Seni, dimana didapati bakat dalam bidang musik, lukisan, atau bidang kreatif lainnya.

Lebih dari itu, hidup di dunia yang didominasi oleh orang pemakai tangan kanan memaksa orang kidal untuk beradaptasi secara konstan, mulai dari menggunakan gunting, membuka kaleng, hingga menulis di meja kuliah. Proses adaptasi ini melatih mereka untuk sering menggunakan kedua tangan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menjadi ambidextrous (mampu menggunakan kedua tangan sama baiknya) pada tugas-tugas tertentu, lebih dari kebanyakan orang pemakai tangan kanan pada umumnya.
Kidal adalah hasil dari kombinasi kompleks antara faktor genetik dan lingkungan, di awal perkembangan janin. Para ilmuwan masih terus mencari gen-gen spesifik yang menentukan dominasi tangan, tetapi jelas bahwa kidal bukanlah sebuah pilihan semata.
Penting untuk menghilangkan anggapan lama bahwa kidal adalah sebuah kekurangan atau kelainan. Sebaliknya, ini adalah sebuah variasi neurologis yang alami. Organisasi otak orang kidal yang unik, yang ditandai dengan lateralitas yang lebih bervariasi dan potensi koneksi yang kuat antara kedua belahan otak, akan menghasilkan cara berpikir dan memproses informasi yang berbeda. Dimana hal ini merupakan sebuah aset, bukan penghalang, di tengah keragaman kemampuan manusia.

Pahami Keunikan Diri Anda, Mulai Sekarang
Keunikan organisasi otak orang kidal, mulai dari variasi lateralitas hingga konektivitas yang kuat adalah bukti bahwa setiap manusia dibekali dengan potensi dan cara kerja mental yang istimewa.
Ingin tahu lebih banyak tentang potensi tersembunyi Anda? Merasa cara berpikir Anda berbeda dari kebanyakan orang dan butuh ruang untuk mengeksplorasinya? Atau mungkin Anda ingin berkonsultasi dengan profesional mengenai cara terbaik mengoptimalkan kemampuan kognitif Anda, terlepas dari dominasi tangan? Jangan biarkan pertanyaan-pertanyaan tentang diri Anda menggantung di udara! Segera unduh aplikasi Konsuldong! Temukan dan hubungi para ahli dan dokter-dokter yang siap membantu Anda memahami lebih dalam tentang cara kerja otak Anda, dan bagaimana memanfaatkan keunikan diri Anda sepenuhnya. Konsuldong: pintu Anda menuju pemahaman diri yang lebih mendalam.
Sumber:
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
