dr. Christian
admin
Health
3 minggu yang lalu

Banyak orang percaya bahwa makan malam terlalu larut - apalagi melewati jam 7 malam - bisa bikin gemuk dan tidak sehat. Akibatnya, banyak orang yang rela tidur dalam keadaan lapar demi menjaga berat badan. Tapi, benarkah makan malam jam 9 malam itu berbahaya bagi tubuh? Yuk, simak penjelasan medisnya dari sisi gizi dan pencernaan!
Apakah Aman Makan Malam Jam 9?
Menurut dokter gizi, tidak ada jam pasti kapan seseorang harus berhenti makan di malam hari. Yang lebih penting adalah jarak antara waktu makan dan waktu tidur.
Tubuh manusia memerlukan waktu sekitar 2–3 jam untuk mencerna makanan sebelum kita tidur. Jadi, kalau kamu tidur jam 11 atau 12 malam, makan jam 9 masih tergolong aman, asal tidak langsung rebahan segera setelah makan.
Masalah akan muncul jika kamu langsung tidur setelah makan, karena posisi berbaring menyebabkan asam lambung mudah naik ke kerongkongan (GERD), menimbulkan rasa panas di dada (heartburn), mual, bahkan sesak.

Kenapa Banyak yang Menganggap Makan Malam Larut Itu Buruk?
Pandangan bahwa makan malam larut bikin gemuk berasal dari penelitian lama yang menemukan bahwa orang yang makan larut malam cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dan memiliki pola tidur yang tidak teratur.
Namun, penelitian modern menunjukkan bahwa jam makan malam bukan satu-satunya penyebab kenaikan berat badan. Faktor seperti jumlah kalori harian, jenis makanan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur lebih berpengaruh terhadap berat badan seseorang.
Sebuah studi dari American Journal of Clinical Nutrition (2019) menemukan bahwa orang yang makan larut malam dengan porsi dan kalori seimbang tidak mengalami peningkatan berat badan secara signifikan dibandingkan dengan yang makan lebih awal.
Dampak Negatif Jika Terlalu Sering Makan Larut Malam
Walaupun makan jam 9 malam tidak selalu salah, ada risiko jika dilakukan terlalu sering dan tidak disertai kebiasaan sehat lainnya:
1. Gangguan Pencernaan
Saat tubuh masih sibuk mencerna makanan, tidur akan terganggu. Ini bisa memicu asam lambung naik, kembung, dan rasa penuh di perut.
2. Tidur Tidak Nyenyak
Makan larut bisa meningkatkan suhu tubuh dan energi metabolik, membuat kamu susah tidur atau terbangun di malam hari.
3. Kenaikan Berat Badan
Makan makanan berat dan tinggi kalori di malam hari, apalagi tanpa aktivitas fisik, membuat energi berlebih disimpan di tubuh sebagai lemak.
4. Gangguan Gula Darah
Studi dari Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (2020) menyebutkan bahwa makan larut malam dapat menurunkan kemampuan tubuh mengatur kadar gula dalam darah dan meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.
Tips Sehat Kalau Kamu Harus Makan Jam 9 Malam
Kalau kamu bekerja sampai malam atau baru pulang rumah setelah jam 8 malam, tenang - kamu tetap bisa makan malam dengan cara yang lebih aman dan sehat.Berikut panduannya:

Ø Pilih makanan ringan dan mudah dicerna.
Contohnya: nasi merah dalam porsi kecil, ikan kukus, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, atau sayuran rebus.
Ø Hindari makanan berat atau berlemak tinggi.
Seperti gorengan, makanan cepat saji, santan kental, dan daging merah yang sulit dicerna.
Ø Batasi makanan pedas dan asam.
Supaya tidak memicu naiknya asam lambung menjelang tidur.
Ø Minum air putih, bukan minuman manis atau berkafein.
Teh, kopi, atau minuman bersoda bisa mengganggu kualitas tidurmu.
Ø Tunggu 2–3 jam sebelum tidur.
Kalau merasa lapar sebelum tidur, cukup konsumsi buah rendah kalori seperti apel, pepaya, atau pisang kecil.
Jam Ideal untuk Makan Malam
Idealnya, makan malam dilakukan antara pukul 18.00 hingga 20.00, agar tubuh punya waktu cukup untuk mencerna makanan sebelum tidur.
Namun, setiap orang punya ritme sirkadian dan jadwal hidup yang berbeda.
Yang penting, tetap perhatikan prinsip berikut:
-Makan teratur tiga kali sehari.
-Batasi total kalori harian sesuai kebutuhan tubuh.
-Konsumsi makanan seimbang (karbohidrat kompleks, protein, sayur, buah).
-Tidur cukup dan hindari stres, karena keduanya sangat berpengaruh pada metabolisme.
Makan malam jam 9 malam boleh saja, asalkan kamu:

-Tidak langsung tidur setelah makan,
-Memilih makanan yang sehat dan ringan,
-Serta tetap menjaga pola makan dan tidur teratur.
Masalah utama bukan pada jamnya, melainkan pola hidup dan pilihan makananmu.
Jika kamu rutin makan malam jam 9 malam tapi tetap menjaga keseimbangan gizi dan aktivitas, tubuhmu akan tetap sehat dan bugar.
Punya pertanyaan seputar pola makan, diet, atau gangguan pencernaan?
KonsulDong siap bantu kamu kapan pun!
Melalui aplikasi KonsulDong, kamu bisa:
-Pantau berat badan, pola tidur, dan kesehatan tubuh setiap hari,
-Semua bisa dilakukan langsung dari smartphone kamu!
KonsulDong, Teman Sehatmu Setiap Saat!
Karena sehat itu mudah, asal tahu caranya 💚
📚 Source:
1. Harvard Health Publishing. “What time should you stop eating at night?” (2022).
2. Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. “Late Eating and Its Effects on Weight and Metabolism.” (2020).
3. American Journal of Clinical Nutrition. “Meal timing and obesity: does when we eat matter?” (2019).
4. Mayo Clinic. “Eating before bed: is it bad for your health?” (2023).
5. National Sleep Foundation. “The connection between eating and sleep.” (2022).
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
