dr. Christian
admin
Health
2 hari yang lalu

Makanan dan Minuman yang “Disukai” Kanker Kolorektal, Wajib Dihindari!
Bayangkan usus besar Anda seperti taman yang subur. Jika Anda memberi “pupuk” terbaik berupa makanan sehat, maka jaringan tubuh akan tumbuh kuat dan terlindungi. Namun jika yang dikonsumsi justru makanan yang salah, maka sel-sel sehat bisa berubah menjadi “liar” dan berkembang menjadi kanker. Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi, dan pola makan berperan besar dalam memicu atau mencegahnya. Yuk kita selami lebih lanjut!

1. Daging Merah dan Daging Olahan
Daging merah seperti sapi, kambing, atau babi, terutama bila dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Hal ini karena daging merah mengandung lemak jenuh, zat besi heme, serta senyawa hasil proses pemanggangan seperti heterosiklik amina (HCAs) dan nitrosamin yang dapat merusak DNA sel usus. Daging olahan seperti sosis, ham, atau bacon lebih berbahaya karena ditambah bahan pengawet nitrit yang dapat berubah menjadi senyawa karsinogenik. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah maksimal 500 gram per minggu dan gantikan sebagian sumber protein dengan ikan, ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe.

2. Alkohol
Minuman beralkohol, baik bir, wine, maupun minuman keras, juga menjadi faktor risiko penting untuk kanker kolorektal. Alkohol dapat mengiritasi lapisan usus besar, mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti folat, serta meningkatkan stres oksidatif di sel tubuh. Selain itu, alkohol juga diubah di dalam hati menjadi asetaldehida, yaitu senyawa beracun yang bisa menyebabkan kerusakan DNA. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol secara rutin, bahkan dalam jumlah sedang, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 20%. Maka dari itu, membatasi atau menghentikan alkohol sepenuhnya adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan usus.

3. Ultra-Processed Food dan Gula Tambahan
Makanan olahan seperti camilan kemasan, mi instan, makanan cepat saji, serta minuman manis tinggi gula dapat menjadi “bahan bakar” bagi pertumbuhan sel kanker. Kandungannya yang tinggi gula, lemak jenuh, dan bahan aditif sintetis dapat menyebabkan peradangan kronik, resistensi insulin, serta perubahan pada mikrobiota usus. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sel kanker kolorektal. Gantilah konsumsi makanan tersebut dengan pilihan alami seperti sayur, buah, dan biji-bijian utuh yang kaya akan antioksidan dan serat.

4. Cara Memasak yang Salah
Proses memasak dengan suhu tinggi seperti membakar, memanggang, atau menggoreng hingga gosong dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dan HCAs. Zat-zat ini terbukti dapat memicu mutasi genetik yang berhubungan dengan kanker usus besar. Semakin lama dan panas proses memasaknya, semakin tinggi pula kandungan zat berbahayanya. Untuk itu, gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, menumis ringan, atau memanggang dengan suhu sedang agar nutrisi makanan tetap terjaga tanpa menghasilkan zat karsinogenik.

Konsultasi Sekarang!
Mencegah kanker kolorektal bisa dimulai dari piring Anda sendiri. Hindari makanan dan minuman yang menjadi “favorit” bagi sel kanker seperti daging olahan, alkohol, ultra-processed food, serta cara memasak yang berisiko. Sebagai gantinya, pilihlah makanan segar, kaya serat, dan rendah lemak jenuh untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang pola makan sehat atau pemeriksaan pencegahan kanker, gunakan aplikasi Konsuldong. Anda dapat terhubung langsung dengan dokter kapan saja dan di mana saja, untuk membantu Anda menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari kanker. Yuk unduh Konsuldong sekarang!
Referensi:
1. Peter, L., & Smith, J. (2022). Dietary Intervention for Preventing Colorectal Cancer. Nutrition Reviews, 80(4), 567–579.
2. Johnson, H., & Brown, M. (2018). The Role of Diet and Lifestyle in Colorectal Cancer Incidence and Mortality: A Review. International Journal of Epidemiology, 47(3), 673–690.
3. Anderson, R., & Lee, S. (2020). Diet, Nutrition, Physical Activity and Colorectal Cancer: A Global Perspective. World Cancer Research Fund / AICR Report.
News
6 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
