dr. Christian
admin
News
2 hari yang lalu

Setiap hari, kita menggunakan tangan untuk berinteraksi dengan dunia ini, mulai dari kita menyentuh permukaan benda, memegang benda, bersalaman dengan orang lain, hingga menyiapkan makanan. Namun, tahukah anda bahwa satu gerakan sederhana yaitu mencuci tangan dapat menjadi penyelamat nyawa? Dari rumah sakit hingga rumah tangga, dari kota besar hingga pedesaan terpencil, kebersihan tangan merupakan pilar utama dalam pencegahan penyakit infeksi. Kali ini kita akan mengupas secara mendalam mengapa mencuci tangan bukan hanya kebiasaan “bersih-bersih”, melainkan tindakan medis dan publik yang sangat penting untuk di lakukan.

Mengapa kebersihan tangan sangat penting?
Tangan kita adalah “jembatan” antara lingkungan luar yang penuh mikroba (termasuk bakteri, virus, jamur) dan tubuh kita sendiri. Ketika tangan tersentuh oleh mikroba, kemudian tanpa mencuci tangan kita menyentuh wajah, makanan, atau area tubuh lain, maka potensi infeksi terjadi akan meningkat. WHO menegaskan bahwa kebersihan tangan adalah tindakan yang paling efektif untuk menghentikan penyebaran infeksi dalam layanan kesehatan dan masyarakat. Contohnya:
-Di fasilitas layanan kesehatan, bila praktik kebersihan tangan ditingkatkan, dapat mencegah tingkat penyebaran infeksi hingga 50%.
-Pedoman WHO juga mencantumkan bahwa mencuci tangan dengan sabun & air atau menggunakan handrub berbasis alkohol adalah standar dalam berbagai situasi ketika tangan tampak kotor atau setelah kontak dengan sesuatu yang berisiko tercemar infeksi.
Dengan demikian, kebersihan tangan jauh lebih dari sekadar kebiasaan sehari-hari. Hal ini menjadi fondasi penting dalam pencegahan penyakit infeksi, termasuk yang mengancam jiwa.
Efek jika kebersihan tangan diabaikan
Mengabaikan praktek cucian tangan memiliki dampak yang serius, baik di lingkungan rumah, komunitas, maupun fasilitas kesehatan, diantaranya :

-Dapat Meningkatkan Infeksi
Saat tangan yang terkontaminasi tidak dibersihkan, mikroorganisme bisa berpindah ke makanan, permukaan, dan akhirnya masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau mata. Studi menyebutkan bahwa tindakan mencuci tangan dapat mengurangi insiden penyakit diare hingga 23-40 % dan infeksi saluran pernapasan hingga 16-21 %.
-Beban kesehatan dan ekonomi
Di layanan kesehatan, infeksi yang seharusnya bisa dicegah dengan kebersihan tangan dapat meningkat intensitasnya mulai dari lama perawatan, biaya, dan risiko mortalitas jika praktek cuci tangan tadi tidak dijalankan dengan baik. WHO mencatat bahwa program kebersihan tangan yang dilaksanakan dengan baik memberikan penghematan ekonomi rata-rata sampai dengan 16 kali biaya implementasinya.
-Resistensi antimikroba dan pandemi
Kebersihan tangan juga berperan dalam mencegah penyebaran agen infeksius dan resistensi obat. Dalam konteks pandemi seperti COVID‑19, mencuci tangan menjadi salah satu kunci tindakan preventif.
Mencuci tangan bukan hanya “opsi”, tetapi sebuah keharusan, baik di rumah, tempat kerja maupun saat bersosialisasi.
Rekomendasi praktis cuci tangan sesuai pedoman WHO
Berikut beberapa panduan yang dapat di lakukan :
1. Gunakan sabun & air bersih terutama jika tangan terlihat kotor atau setelah menggunakan toilet.
2. Gunakan handrub berbasis alkohol bila sabun & air tidak tersedia dan tangan tidak tampak terlalu kotor.

3. Cuci tangan pada “momen kritis”, misalnya : sebelum makan, setelah ke toilet, setelah batuk/bersin, saat menangani makanan, atau setelah menyentuh permukaan suatu benda maupun area publik.
4. Lakukan teknik yang tepat, Gosok seluruh permukaan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, dan ujung jari, selama minimal 20 – 30 detik jika menggunakan Handrub dan 40 - 60 detik jika menggunakan sabun dan air. Kemudian bilas dan keringkan tangan dengan baik.
5. Ciptakan kebiasaan dan lingkungan yang mendukung. Disarankan agar di tempat tinggal atau tempat kerja tersedia fasilitas sabun & air bersih atau handrub. Serta perlunya edukasi berkesinambungan agar kebersihan tangan dapat menjadi suatu kebiasaan.
Tangan kita mungkin kecil dan sering diabaikan, tetapi kekuatan yang terkandung di dalamnya sangat besar. Dengan menerapkan kebersihan tangan secara benar dan konsisten, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, melainkan juga orang di sekitar kita dan masyarakat luas. Ingatlah, Anda adalah agen perubahan, dimulai dari diri Anda sendiri. Anda dapat membentuk kebiasaan yang menyelamatkan hidup diri sendiri dan orang banyak. Mari bersama-sama menjadikan “cuci tangan” bukan sekadar rutinitas, tetapi aksi nyata untuk kesehatan dan keselamatan bersama. Ingatlah : tangan yang bersih adalah salah satu investasi paling murah dan paling berdampak yang pernah ada.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
Referensi :
1. https://www.who.int/teams/integrated-health-services/infection-prevention-control/hand-hygiene?
2. https://www.who.int/campaigns/world-hand-hygiene-day/2021/key-facts-and-figures?
3. https://www.cdc.gov/clean-hands/data-research/facts-stats/index.html?
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
