dr. Christian

admin

Self Harm: Mengapa Seseorang Menyakiti Diri Sendiri?

Health

2 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong




Self Harm: Mengapa Seseorang Menyakiti Diri Sendiri?”



Pernahkah kamu mendengar istilah self-harm dan bertanya-tanya, “Kenapa seseorang bisa menyakiti dirinya sendiri?” Bukan hanya tentang luka fisik yang kecil, self-harm juga mencerminkan keresahan batin, rasa sakit secara emosional, atau keinginan untuk melampiaskan sesuatu yang sulit diucapkan. Meski sering dianggap tabu atau disembunyikan, memahami latar belakangnya adalah langkah awal untuk membantu diri sendiri atau orang terdekat anda.



Apa Itu Self Harm

Self-harm adalah tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja, bisa berupa memotong, menggores, membakar, atau menggunakan benda tajam/keras terhadap tubuh sendiri.  Ada yang melakukannya dengan maksud bunuh diri (suicidal intent), tetapi banyak juga yang melakukannya tanpa niat tersebut (non-suicidal self-injury / NSSI) sebagai cara untuk mengelola emosi atau kondisi psikologisnya.



Seberapa Umum Self Harm

-Di kalangan remaja (usia 12–18 tahun), prevalensi lifetime self harm sekitar 16,9% menurut meta-analisis dari banyak negara.

-Studi global menunjukkan bahwa NSSI (non-suicidal self-injury) terjadi pada sekitar 17,7% dari remaja usia 10-19 tahun.

-Di Australia misalnya, data rumah sakit menunjukkan bahwa perempuan muda banyak yang masuk rumah sakit akibat self-harm (lebih sering dibanding laki-laki), terutama kelompok usia remaja dan dewasa muda (15-24 tahun).



Faktor Penyebab

Berikut beberapa penyebab mengapa seseorang bisa menyakiti diri sendiri, antara lain:


1. Emosi negatif yang tertekan, misalnya : perasaan sedih yang mendalam, rasa bersalah, rasa malu, atau kemarahan yang terlalu di pendam dan akhirnya meledak.


2. Trauma dan kekerasan : pengalaman kekerasan fisik, seksual, emosional, atau pelecehan serta perasaan kehilangan atau pengabaian.


3. Kesulitan mengelola & mengekspresikan perasaan : belum punya cara yang tepat dan sehat untuk melepaskan stres, perasaan kesepian, frustrasi, atau tekanan hidup. Self harm bisa terasa sebagai “jalan keluar” sementara.


4. Kontrol & sensasi melepaskan : ada yang mengatakan self harm memberikan sensasi kontrol jika hidup terasa kacau, atau sekadar merasakan sesuatu kalau selama ini merasa “kosong.”


5. Gangguan mental: kondisi seperti depresi, kecemasan, gangguan kepribadian (misalnya Borderline Personality Disorder / BPD), atau gangguan stres dan trauma.



Tanda yang Perlu Diwaspadai

Beberapa sinyal bahwa self-harm mungkin sedang terjadi, antara lain :


-Terdapat Luka atau bekas luka yang sulit dijelaskan, biasanya di lengan, pergelangan, paha.

-Pakaian yang digunakan cenderung untuk menyembunyikan bagian tubuh tertentu, meskipun cuaca sedang panas atau tidak nyaman.

-Menghindar dari aktivitas sosial, menarik diri dari teman/keluarga.

-Suasana hati berubah drastis, merasa gelisah, merasa bersalah, atau depresi.

-Berbicara dengan menunjukkan tanda-tanda bahwa hidup tidak berarti atau timbul keinginan untuk “menghancurkan diri sendiri.”



Apa yang Bisa Dilakukan

-Mencari dukungan : mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, guru, konselor, atau professional adalah hal yang sangat penting. Mereka perlu memiliki orang yang bisa dipercaya dan dapat mendengarkan tanpa menghakimi.

-Terapis atau psikolog bisa membantu melalui terapi psikologis seperti Cognitive-Behavioral Therapy (CBT), terapi Dialektik Perilaku (DBT), atau terapi trauma.

-Kembangkan cara alternatif untuk melepaskan emosi : menulis jurnal, menggambar, olahraga, atau teknik relaksasi seperti pernapasan dalam dan meditasi.

-Hindari pemicu: bila ada situasi, lingkungan, atau konten media yang memperparah perasaan perasaan negatif, hindarilah.

-Bila sudah merasa sangat tertekan, memiliki pikiran untuk bunuh diri, atau melakukan tindakan self-harm yang semakin parah, sebaiknya segera cari bantuan professional.

 


Self-harm bukanlah kelemahan, melainkan sinyal bahwa seseorang membutuhkan bantuan, baik dari diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Dengan lebih terbuka membicarakannya, memahami penyebab, serta menyediakan dukungan yang tepat, kita bisa membantu mencegah luka itu menjadi lebih dalam. Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami keinginan untuk menyakiti diri sendiri, jangan menunda. Namun ajaklah bicara, temani untuk mencari bantuan tenaga professional kesehatan, dan beritahu bahwa mereka tidak sendirian.


Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.

 


Referensi :

1.    https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31752375/

2.    https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30274648/


Baca juga

5 Kebiasaan Sehat yang Bisa Dilakukan Sebelum Tidur

5 Kebiasaan Sehat yang Bisa Dilakukan Sebelum Tidur Tidur yang berkualitas bukan hanya soal durasi, tetapi juga terkait kebiasaan sebelum tidur (pre-sleep routine) yang menentukan seberapa cepat kita dapat terlelap dan bagaimana tubuh memulihkan diri selama semalaman. Untuk itu, berikut adalah lima kebiasaan sederhana, praktis, dan mudah diterapkan yang dapat dimulai pada malam ini juga untuk membantu tidur anda agar lebih nyenyak dan bangun lebih segar. 1. Tetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten Tubuh punya jam biologis (sirkadian). Pergi tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya dapat membantu tubuh mengenali ritme tidur-bangun anda, sehingga kualitas tidur meningkat dan Anda lebih mudah terjaga di pagi hari. Cobalah tetapkan jadwal yang realistis dan lalu pertahankan, termasuk di akhir pekan.Cara praktis : pilih waktu tidur yang memungkinkan sekitar 7-9 jam tidur, lalu pasang alarm pengingat “mulai bersiap tidur” 30-60 menit sebelum waktunya tidur.2. Matikan layar 30-60 menit sebelum tidur Cahaya biru dari ponsel, tablet, atau TV menekan produksi melatonin (hormon yang membantu untuk tidur) dan membuat otak tetap “terjaga”. Membatasi penggunaan layar menjelang tidur membantu proses relaksasi dan memudahkan Anda terlelap.Cara praktis : aktifkan fitur “bedtime” atau “do not disturb”, letakkan ponsel jauh dari tempat tidur, dan ganti scroll dengan membaca buku ringan atau mendengarkan musik relaksasi.3. Buat rutinitas relaksasi singkat (10-20 menit) Kegiatan seperti pernapasan terarah, peregangan ringan, mandi hangat, atau meditasi singkat dapat menurunkan ketegangan fisik dan kecemasan, sehingga membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur. Mandi hangat 30-60 menit sebelum tidur juga membantu penurunan suhu tubuh yang alami, di mana menciptakan sinyal bagi tubuh untuk tidur. Cara praktis : pilih 1-2 aktivitas relaksasi, rutinkan selama 10-20 menit setiap malamnya sehingga menjadi sinyal bagi tubuh bahwa waktu tidur sudah dekat.4. Hindari makanan berat, kafein, dan alkohol menjelang tidur Makan terlalu kenyang, minum kopi/teh berkafein di sore / malam hari, atau konsumsi alkohol yang dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu proses tidur, memperlambat proses tidur, memicu refluks, atau fragmentasi tidur. Untuk tidur lebih nyenyak, batasi kafein di sore hari dan hindari makanan berat sekitar 2-3 jam sebelum tidur. Cara praktis : jika lapar sebelum tidur, pilih camilan ringan (misalnya : yoghurt rendah gula atau buah) dan hindari minuman berkafein setelah pukul 15.00-17.00 (sesuaikan dengan jadwal aktifitas Anda).  5. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman Ruangan yang gelap, sunyi, dan suhu yang nyaman (agak sejuk) mendukung tidur agar lebih nyenyak. Gunakan tirai gelap, penutup telinga, atau pendingin / kipas bila perlu. Matikan lampu yang terang dan minimalkan gangguan suara atau cahaya dari jam digital / telepon. Cara praktis : atur kasur dan bantal senyaman mungkin, matikan lampu yang tidak diperlukan, dan gunakan lampu redup saat bersiap tidur agar transisi ke suasana gelap semakin mulus.  Mulai dari satu kebiasaan kecil saja, misalnya mematikan layar 30 menit sebelum tidur dan tambahkan kebiasaan lain setelahnya. Konsistensi ini dapat membuat perubahan kecil ini menjadi efek besar bagi kualitas tidur dan kesehatan jangka panjang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda. Referensi :1.    https://www.cdc.gov/sleep/about/index.html?2.    https://www.nhs.uk/every-mind-matters/mental-wellbeing-tips/how-to-fall-asleep-faster-and-sleep-better/? 

Health

16 jam yang lalu

Hujan Plastik di Jakarta dan Sekitarnya : Ancaman Tak Kasatmata bagi Kesehatan Kita

Hujan Plastik di Jakarta dan Sekitarnya : Ancaman Tak Kasatmata bagi Kesehatan Kita Belakangan ini muncul kabar mengejutkan dari Ibukota, dimana hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya ternyata mengandung partikel mikroplastik. Informasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang. Banyak yang bertanya apakah “polusi dari langit” ini berbahaya bagi kesehatan kita dan bagaimana mikroplastik ini bisa sampai ke air hujan? Lalu ada juga pertanyaan terkait apa saja potensi dampaknya bagi tubuh manusia, dan langkah praktis apa yang bisa diambil masyarakat. Mari kita bahas bersama secara lengkap.Apa itu mikroplastik dan bagaimana bisa turun bersama hujan? Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil (biasanya <5 mm, hingga skala mikrometer bahkan nanometer) yang berasal dari pecahan plastik yang lebih besar, serat sintetis dari pakaian, debu ban kendaraan, residu pembakaran plastik, dan lain-lain. Partikel berukuran sangat kecil ini dapat terangkat ke atmosfer udara lewat angin atau terbawa debu, lalu selanjutnya mengalami proses penguapan dan terjadi deposisi basah untuk turun bersama tetesan hujan, sehingga tercampur ke air hujan yang jatuh ke permukaan. Fenomena deposisi mikroplastik melalui hujan ini telah didokumentasikan secara ilmiah di berbagai lokasi urban di dunia. Bukti Hujan di Jakarta dan sekitarnya : apa yang ditemukan? Penelitian dan pemantauan oleh lembaga riset Indonesia menunjukkan adanya keberadaan mikroplastik pada sampel air hujan di Jakarta. Laporan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan temuan ilmiah lokal mengonfirmasi bahwa partikel mikroplastik terutama serat sintetis dan fragmen kecil terdeteksi pada beberapa sampel hujan yang dikumpulkan di Jakarta hingga daerah pesisir sekitarnya. Temuan ini telah dipublikasikan dan mendapat perhatian media serta imbauan dari Kementerian Kesehatan. Bagaimana mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia?Terdapat beberapa jalur paparan utama, diantaranya :1. Inhalasi : partikel mikroplastik di udara dapat dihirup dan mencapai saluran napas, dimana sebagian partikel sangat kecil (nanoplastik) berpotensi mencapai alveoli paru.2. Ingesti : tetesan hujan yang terkontaminasi bisa mengotori permukaan yang kemudian tercampur ke dalam makanan/minuman. Mikroplastik sendiri juga sudah ditemukan dalam sumber air dan makanan laut.3. Kontak kulit : kontak kulit dengan air hujan yang tercemar kemungkinannya kecil untuk dapat menjadi jalur penyerapan dari partikel plastik (karena kulit bertindak sebagai penghalang), tetapi luka terbuka atau paparan berkepanjangan pada kulit yang sensitif perlu diwaspadai. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan adanya dua jalur utama paparan ke manusia, yaitu melalui pernapasan (Inhalasi) dan konsumsi (ingesti). Namun, bukti ilmiah yang menghubungkan paparan mikroplastik langsung dengan penyakit spesifik pada manusia masih terus dipelajari dan berkembang. Potensi dampak kesehatan pada manusia Bukti laboratorium dan studi epidemiologis awal menunjukkan kemungkinan dampak yang akan terjadi pada manusia sebagai berikut, terutama jika paparan bersifat kronis dan dalam jumlah besar :-Iritasi dan peradangan pada jaringan (paru-paru, saluran pencernaan) akibat respons imun terhadap partikel asing.-Efek kimiawi dari zat aditif plastik (misalnya phthalates, bisphenol A) yang menempel pada mikroplastik berpotensi mengganggu metabolisme sistem hormonal, reproduksi, dan perkembangan janin.-Risiko penyakit kronis : beberapa studi menunjukkan adanya potensi hubungan jangka panjang (misalnya gangguan endokrin, kemungkinan kontribusi terhadap proses karsinogenesis melalui stres oksidatif), tetapi bukti langsung yang kuat pada manusia masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Para ahli internasional menekankan perlunya pengukuran paparan, standardisasi metode, dan penelitian jangka panjang.Apa yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan dan langkah praktis yang bisa dilakukan oleh masyarakat? Kementerian Kesehatan bersama berbagai lembaga riset merekomendasikan penerapan pendekatan pencegahan dan prinsip kehati-hatian dalam menghadapi hal ini, diantaranya :-Kurangi penggunaan plastik sekali pakai dan perbaiki pengelolaan sampah plastik untuk mengurangi sumber mikroplastik. -Hindari menampung dan menggunakan air hujan langsung untuk konsumsi tanpa filtrasi dan pengolahan yang memadai. Jika memanfaatkan air hujan untuk keperluan non-konsumsi, lakukan penyaringan yang sesuai. -Kurangi paparan udara kotor : bagi pekerja yang berada di luar ruangan atau orang dengan penyakit paru kronis dapat mempertimbangkan penggunaan masker saat beraktifitas diluar ruangan terutama saat kualitas udara menurun, saat hujan, maupun kondisi setelah hujan yang berpotensi mengandung partikel mikroplastik.-Dukungan kebijakan pada pihak terkait : pentingnya pemantauan rutin (sampling hujan, udara, dan air minum) oleh otoritas lingkungan dan kesehatan untuk mengukur tingkat deposisi mikroplastik dan menilai risiko populasi secara lebih akurat. Sikap bijak di tengah ketidakpastian Temuan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta dan sekitarnya menjadi peringatan nyata bahwa polusi plastik kini tidak hanya mencemari laut dan tanah, tetapi juga telah “turun dari langit.” Fenomena ini menunjukkan betapa luasnya dampak plastik terhadap siklus kehidupan di lingkungan kita. Meskipun penelitian mengenai efek jangka panjang mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih terus berkembang, langkah pencegahan adalah pilihan yang paling bijak. Kita dapat memulainya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab, serta menghindari konsumsi air hujan tanpa proses penyaringan atau pengolahan yang baik. Selain itu, dukungan terhadap penelitian ilmiah, pemantauan pemerintah, dan kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan sangat penting untuk dilakukan. Melalui tindakan kecil di tingkat individu dan kebijakan kolektif yang berorientasi pada keberlanjutan, kita dapat bersama-sama menekan risiko paparan mikroplastik, melindungi kesehatan masyarakat, dan menjaga bumi agar tetap layak dihuni bagi generasi mendatang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.  Referensi :1.    https://www.brin.go.id/en/news/125226/air-hujan-jakarta-mengandung-mikroplastik-brin-ingatkan-bahaya-polusi-dari-langit? 2.    https://kemkes.go.id/id/mikroplastik-ada-di-air-hujan-apa-dampaknya-buat-tubuh?3.    https://www.mdpi.com/2073-4433/15/11/1380? 

Health

2 hari yang lalu

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Diet Mediterania: Manfaat untuk Kesehatan Jantung Diet Mediterania adalah pola makan berbasis makanan nabati (sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan minyak zaitun extra-virgin), dimana konsumsi ikan dan makanan laut direncanakan secara teratur, konsumsi daging merah dibatasi, serta alkohol (biasanya anggur) hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah moderat. Bukti ilmiah menunjukkan pola makan ini terkait dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi, profil lipid yang lebih baik, dan penurunan reaksi peradangan.a. Bukti utama - apa yang ditunjukkan penelitian?Uji klinis besar PREDIMED menemukan bahwa warga berisiko kardiovaskular yang mengikuti Diet Mediterania (ditambah minyak zaitun extra-virgin atau kacang) mengalami penurunan kejadian kardiovaskular mayor dibandingkan yang tidak menjalnkannya.Ringkasan dan tinjauan sistematis (Cochrane dan ulasan ilmiah) menunjukkan adanya konsistensi bukti bahwa pola ini menurunkan faktor risiko jantung (kolesterol, tekanan darah) dan tentunya menurunkan risiko beberapa kejadian penyakit kronis seperti stroke; tetapi beberapa tinjauan ini menekankan bahwa masih perlunya kehati-hatian karena bukti klinis lengkap masih memiliki keterbatasan. Pedoman dan pernyataan organisasi jantung. (American Heart Association) merekomendasikan pola makan Mediterania sebagai salah satu pola makan yang “ramah jantung”. b. Mekanisme bagaimana Diet Mediterania melindungi jantungLemak sehat - Minyak zaitun dan kacang-kacangan kaya lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menurunkan kadar LDL dalam darah (kolesterol jahat). Anti-inflamasi - Banyak komponen (buah beri, sayur, ikan berminyak, minyak zaitun) menurunkan marker peradangan yang terkait penyakit jantung. Kontrol tekanan darah & glukosa — Asupan nabati tinggi serat dan rendah makanan olahan membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kontrol gula darah. c. Manfaat klinis yang dilaporkanPenurunan kejadian kardiovaskular mayor (serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular) pada kelompok berisiko yang diikutsertakan dalam uji besar. Perbaikan profil lipid (penurunan LDL, peningkatan HDL pada beberapa studi) dan penurunan tekanan darah. Kemungkinan penurunan mortalitas dan kejadian penyakit kronis lainnya menurut studi observasional besar dan hasil meta-analisis modern. Namun, bukti pada beberapa hasil akhir masih dinilai moderat/terbatas oleh tinjauan sistematis. d. Keterbatasan buktiBeberapa tinjauan (termasuk Cochrane) menunjukkan ketidakpastian pada beberapa endpoint klinis ( kematian total) karena heterogenitas studi, ukuran sampel, dan durasi tindak lanjut. Oleh karena itu meski bukti kuat untuk perbaikan faktor risiko dan penurunan stroke/kejadian kardiovaskular pada beberapa uji sudah didapatkan, hasil masih harus dipandang dalam konteks keseluruhan bukti. e. Praktis: contoh sehari-hari mengikuti Diet MediteraniaSarapan: Greek yogurt atau gandum utuh + buah beri + segenggam kacang.Makan siang: Salad besar (sayur hijau, tomat, timun), quinoa/gandum utuh, ikan panggang atau tuna, dressing minyak zaitun + lemon.Makan malam: Ikan berminyak (salmon/kanal), sayuran panggang, kentang atau couscous utuh.Camilan: Buah segar, buah kering dalam porsi kecil, atau hummus dengan sayur.Minuman: Air atau segelas kecil anggur merah saat makan (opsional dan bukan untuk semua orang -> tidak dianjurkan jika ada kontraindikasi). f. Siapa yang paling mendapat manfaat & catatan keselamatanOrang dengan faktor risiko kardiovaskular (hipertensi, dislipidemia, diabetes tipe 2, obesitas) cenderung mendapat manfaat terbesar. Namun Diet Mediterania adalah pola makan sehat yang cocok untuk banyak orang dewasa.Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi sebelum perubahan besar bila Anda memiliki kondisi medis khusus, alergi, atau sedang mengonsumsi obat-obatan ( antikoagulan, obat diabetes)Jangan mengganti pengobatan medis yang diresepkan tanpa persetujuan dokter.g. Rekomendasi singkat untuk memulai (3 langkah) Ganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun extra-virgin untuk masak/saus.Tambah buah, sayur, dan biji-bijian utuh di setiap makan.Pilih ikan 2–3 kali/minggu dan batasi konsumsi daging merah serta makanan olahan. Diet Mediterania didukung oleh bukti ilmiah kuat untuk perbaikan faktor risiko jantung dan penurunan beberapa kejadian kardiovaskular pada populasi berisiko. Meskipun ada beberapa keterbatasan dalam bukti klinis untuk semua hasil akhir, pola makan ini diakui oleh organisasi kesehatan sebagai pilihan pola makan “ramah jantung” yang baik dan berkelanjutan. Ingin konsultasi nutrisi atau cek risiko jantung lebih lanjut sebelum memulai perubahan pola makan? Gunakan Konsuldong, aplikasi konsultasi kesehatan praktis yang menghubungkan Anda dengan dokter dan ahli gizi berlisensi. Ayo unduh sekarang dan nikmati kemudahan berkonsultasi dengan dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu anda.Referensi 1. Estruch R, et al. Primary Prevention of Cardiovascular Disease with a Mediterranean Diet Supplemented with Extra-Virgin Olive Oil or Nuts. New England Journal of Medicine (PREDIMED). 2013; (retracted & republished analyses 2018). 2. Martínez-González MA, et al. The Mediterranean Diet and Cardiovascular Health. Circulation Research / review. 2019. 3. Rees K, et al. Mediterranean-style diet for the primary and secondary prevention of cardiovascular disease. Cochrane Review. 2019. 4. American Heart Association. Dietary guidance to improve cardiovascular health (AHA statements/guidance). 2021. 5. Mayo Clinic — Mediterranean diet: A heart-healthy eating plan. (Patient-friendly overview). 

News

3 hari yang lalu

Makanan dan Minuman yang “Disukai” Kanker Kolorektal, Wajib Dihindari!

Makanan dan Minuman yang “Disukai” Kanker Kolorektal, Wajib Dihindari! Bayangkan usus besar Anda seperti taman yang subur. Jika Anda memberi “pupuk” terbaik berupa makanan sehat, maka jaringan tubuh akan tumbuh kuat dan terlindungi. Namun jika yang dikonsumsi justru makanan yang salah, maka sel-sel sehat bisa berubah menjadi “liar” dan berkembang menjadi kanker. Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi, dan pola makan berperan besar dalam memicu atau mencegahnya. Yuk kita selami lebih lanjut!1. Daging Merah dan Daging Olahan Daging merah seperti sapi, kambing, atau babi, terutama bila dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Hal ini karena daging merah mengandung lemak jenuh, zat besi heme, serta senyawa hasil proses pemanggangan seperti heterosiklik amina (HCAs) dan nitrosamin yang dapat merusak DNA sel usus. Daging olahan seperti sosis, ham, atau bacon lebih berbahaya karena ditambah bahan pengawet nitrit yang dapat berubah menjadi senyawa karsinogenik. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah maksimal 500 gram per minggu dan gantikan sebagian sumber protein dengan ikan, ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe.2. Alkohol Minuman beralkohol, baik bir, wine, maupun minuman keras, juga menjadi faktor risiko penting untuk kanker kolorektal. Alkohol dapat mengiritasi lapisan usus besar, mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti folat, serta meningkatkan stres oksidatif di sel tubuh. Selain itu, alkohol juga diubah di dalam hati menjadi asetaldehida, yaitu senyawa beracun yang bisa menyebabkan kerusakan DNA. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol secara rutin, bahkan dalam jumlah sedang, dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 20%. Maka dari itu, membatasi atau menghentikan alkohol sepenuhnya adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan usus.3. Ultra-Processed Food dan Gula Tambahan Makanan olahan seperti camilan kemasan, mi instan, makanan cepat saji, serta minuman manis tinggi gula dapat menjadi “bahan bakar” bagi pertumbuhan sel kanker. Kandungannya yang tinggi gula, lemak jenuh, dan bahan aditif sintetis dapat menyebabkan peradangan kronik, resistensi insulin, serta perubahan pada mikrobiota usus. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sel kanker kolorektal. Gantilah konsumsi makanan tersebut dengan pilihan alami seperti sayur, buah, dan biji-bijian utuh yang kaya akan antioksidan dan serat.4. Cara Memasak yang Salah Proses memasak dengan suhu tinggi seperti membakar, memanggang, atau menggoreng hingga gosong dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dan HCAs. Zat-zat ini terbukti dapat memicu mutasi genetik yang berhubungan dengan kanker usus besar. Semakin lama dan panas proses memasaknya, semakin tinggi pula kandungan zat berbahayanya. Untuk itu, gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, menumis ringan, atau memanggang dengan suhu sedang agar nutrisi makanan tetap terjaga tanpa menghasilkan zat karsinogenik.Konsultasi Sekarang! Mencegah kanker kolorektal bisa dimulai dari piring Anda sendiri. Hindari makanan dan minuman yang menjadi “favorit” bagi sel kanker seperti daging olahan, alkohol, ultra-processed food, serta cara memasak yang berisiko. Sebagai gantinya, pilihlah makanan segar, kaya serat, dan rendah lemak jenuh untuk menjaga kesehatan pencernaan. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang pola makan sehat atau pemeriksaan pencegahan kanker, gunakan aplikasi Konsuldong. Anda dapat terhubung langsung dengan dokter kapan saja dan di mana saja, untuk membantu Anda menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari kanker. Yuk unduh Konsuldong sekarang!Referensi:1. Peter, L., & Smith, J. (2022). Dietary Intervention for Preventing Colorectal Cancer. Nutrition Reviews, 80(4), 567–579.2. Johnson, H., & Brown, M. (2018). The Role of Diet and Lifestyle in Colorectal Cancer Incidence and Mortality: A Review. International Journal of Epidemiology, 47(3), 673–690.3. Anderson, R., & Lee, S. (2020). Diet, Nutrition, Physical Activity and Colorectal Cancer: A Global Perspective. World Cancer Research Fund / AICR Report. 

Health

4 hari yang lalu

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak Buah manggis (Garcinia mangostana L.) bukan hanya dikenal sebagai “ratu buah” karena rasanya yang manis dan menyegarkan, tetapi juga karena kandungan senyawa aktifnya yang luar biasa: xanthone. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti semakin tertarik pada xanthone karena memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif yang sangat kuat. Tak heran, manggis kini disebut-sebut sebagai salah satu buah dengan manfaat besar untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Apa Itu Xanthone? Xanthone adalah senyawa polifenol alami yang banyak ditemukan di kulit manggis. Hingga saat ini, telah diidentifikasi lebih dari 60 jenis turunan xanthone, di antaranya α-mangostin, γ-mangostin, dan garcinone E, senyawa yang diyakini berperan penting dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat mempercepat proses penuaan dan memicu berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung koroner dan gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.   Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Jantung 1. Menurunkan Kolesterol Jahat (LDL)Penelitian menunjukkan bahwa xanthone mampu menghambat oksidasi LDL, yang merupakan langkah awal terbentuknya plak aterosklerosis pada pembuluh darah.2. Mengontrol Tekanan DarahEfek antiinflamasi xanthone membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah hipertensi akibat peradangan kronis.3. Melancarkan Sirkulasi DarahDengan memperbaiki fungsi endotel (lapisan dalam pembuluh darah), aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga risiko serangan jantung menurun secara signifikan. Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Otaka. Melindungi Sel Saraf dari Stres OksidatifOtak adalah organ yang sangat sensitif terhadap radikal bebas. Antioksidan kuat seperti xanthone berperan melindungi neuron dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif.b. Menurunkan Risiko Penyakit AlzheimerBeberapa studi eksperimental menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat mengurangi penumpukan protein β-amyloid, penyebab utama penurunan memori pada Alzheimer.c. Meningkatkan Suasana Hati dan FokusKandungan bioaktif xanthone dapat membantu meningkatkan fungsi neurotransmitter, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, energi, dan konsentrasi. Cara Aman Mengonsumsi Manggis-Konsumsi langsung buah manggis segar 2–3 kali seminggu.-Jika menggunakan ekstrak kulit manggis, pastikan berasal dari produk terstandar dan teruji klinis.-Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen, terutama jika sedang mengonsumsi obat jantung atau antikoagulan.  Xanthone dalam buah manggis bukan sekadar tren kesehatan, tetapi senyawa ilmiah yang terbukti memberikan perlindungan penting bagi jantung dan otak. Dengan sifat antioksidan dan antiinflamasinya, xanthone membantu menekan risiko penyakit kronis, menjaga daya ingat, serta mendukung sistem kardiovaskular yang sehat. Namun, seperti semua hal baik, konsumsi harus seimbang dan disertai gaya hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup.Ingin tahu apakah konsumsi ekstrak kulit manggis cocok untuk kondisi tubuhmu? 📱 Unduh aplikasi KonsulDong - platform konsultasi kesehatan terpercaya yang menghubungkanmu langsung dengan dokter umum. Dapatkan edukasi, rekomendasi suplemen aman, hingga tips hidup sehat, kapan pun dan di mana pun!KonsulDong, Solusi Sehat di Genggamanmu. Referensi Pedraza-Chaverri J et al. “Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana)” — Food and Chemical Toxicology, 2008.Obolskiy D et al. “Garcinia mangostana L.: A phytochemical and pharmacological review” — Phytotherapy Research, 2009.Chae S et al. “Alpha-Mangostin inhibits oxidative stress and inflammation in brain cells” — Neuroscience Letters, 2016.Kaomongkolgit R et al. “Anti-inflammatory effect of xanthones from mangosteen” — Journal of Ethnopharmacology, 2011. 

Health

5 hari yang lalu

Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani

“Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani” Sumbatan usus (intestinal/bowel obstruction) adalah kondisi ketika isi usus tidak dapat melewati saluran pencernaan karena terjadi penyumbatan mekanis atau gangguan gerak usus (ileus). Ini termasuk keadaan darurat bedah yang memerlukan penilaian cepat karena komplikasi seperti strangulasi (usus berputaran dan terjepit mencekik) dapat menyebabkan terjadinya iskemia di pembuluh darah usus  yang berujung pada nekrosis di usus dan terberatnya akan menimbulkan perforasi usus dan sepsis. Yuk kita pahami lebih lanjut! Fakta penting (ringkas dan jelas)1. Penyebab paling umumPada orang dewasa, penyebab paling sering dari sumbatan usus kecil adalah adhesi (jaringan parut) pasca operasi abdomen. Penyebab lain di antaranya: hernia yang terjepit, tumor, volvulus (usus memutar), impaksi tinja atau gallstone ileus. 2. Gejala khas yang wajib diwaspadaiNyeri perut kolik (berulang), distensi (kembung), muntah (sering berulang pada sumbatan atas), dan tidak bisa buang gas atau tinja bila terjadi sumbatan lengkap. Dehidrasi dan tanda kegawatan sistemik (takikardia, tekanan darah turun) menandakan adanya komplikasi. 3. Diagnosis - gambar Radiologi cukup membantu, CT scan sangat bergunaPemeriksaan foto polos abdomen (X-ray) dapat menunjukkan loop usus yang membesar dan tingkat level cairan-udara; tetapi CT scan abdomen lebih sensitif untuk menemukan lokasi, penyebab, dan tanda komplikasi (iskemia/strangulasi). Imaging cepat membantu dokter dalam menentukan tindakan (konservatif atau operasi).4. Penatalaksanaan: konservatif vs operasiBeberapa sumbatan parsial bisa diobati secara konservatif (puasa, pengeluaran isi lambung dengan selang nasogastrik, cairan IV, observasi). Namun sumbatan lengkap, dengan tanda-tanda iskemia, peritonitis, atau gagal terapi perbaikan konservatif → indikasi operasi segera. Keputusan tergantung penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. 5. Bisa berakibat fatal jika terlambatBila terjadi strangulasi → jaringan usus kehilangan suplai darah → nekrosis usus → perforasi usus → sepsis. Studi rumah sakit menunjukkan adanya angka morbiditas dan mortalitas yang tidak kecil (mis. mortalitas 30-hari di beberapa seri mencapai beberapa persen; outcome lebih buruk pada pasien lanjut usia atau yang datang terlambat mendapatkan perawatan). Oleh karena itu, deteksi dini dan tindakan tepat sangat menentukan.   Tanda bahaya - segera cari pertolongan medis jika ada:-Nyeri perut hebat yang berlangsung tiba-tiba dan terus bertambah intensitasnya-Muntah terus menerus, tidak bisa minum/menahan cairan-Perut sangat kembung dan tidak bisa buang angin atau tinja-Demam tinggi, jantung berdetak cepat, atau lemas derajat berat. Jika muncul tanda-tanda ini, jangan tunda ke UGD/IGD rumah sakit.  Pencegahan & apa yang bisa dilakukan sendiri-Hati-hati setelah operasi sekitar bagian perut: laporkan bila ada nyeri / keluhan lain yang tidak biasa.-Kelola konstipasi kronis (konsumsi serat dan cairan cukup, tingkatkan aktivitas fisik), karena impaksi bisa memicu sumbatan usus.-Untuk pasien dengan hernia yang menonjol: kontrol ke dokter agar dievaluasi lebih lanjut sebelum terjadi incarcerata.  Kesimpulan Sumbatan usus adalah kondisi yang umum ditemui di layanan gawat darurat dan bisa berakibat serius hingga fatal bila terjadi komplikasi iskemia dan perforasi. Gejala klasik seperti nyeri kolik, muntah, distensi, dan tidak bisa buang gas/tinja, harus segera dievaluasi. Diagnosis cepat (termasuk CT Scan bila perlu) dan penanganan yang tepat (konservatif atau bedah) adalah kunci menurunkan komplikasi dan kematian.  Butuh konsultasi cepat kalau curiga sumbatan usus? Gunakan Aplikasi Konsuldong, bisa untuk tanyakan gejala, upload foto/riwayat operasi, atau minta rujukan ke layanan kesehatan darurat terdekat. Konsuldong membantu menghubungkan Anda ke tenaga medis yang tepat sehingga tindakan tidak terlambat. Yuk unduh Konsuldong sekarang! (Promosi singkat: tersedia layanan konsultasi medis online, panduan gejala, dan rujukan rumah sakit.)  Referensi Schick MA et al., Small bowel obstruction — StatPearls / NCBI Bookshelf. Cleveland Clinic — Bowel Obstruction: Signs & Symptoms, Causes, Treatment. MedlinePlus — Intestinal obstruction and Ileus (informasi pasien ringkas dan terpercaya). HealthJade / Radiology resources — penjelasan radiografi dan CT pada sumbatan usus (tematik imaging).Olausson M. et al., studi outcome SBO/obstruksi — data morbiditas/mortalitas dan manajemen (cohort/analisis).    

Health

6 hari yang lalu

Cari Artikel Kesehatan Lainnya