dr. Christian
admin
Health
3 minggu yang lalu

Siapa yang bisa menolak cemilan manis? Anak-anak tentunya sangat sulit menolak hal tersebut. Namun, apakah Anda tahu bahwa di balik rasa manis yang menggoda, terdapat ancaman tersembunyi yaitu gigi yang berlubang sejak dini. Gigi Berlubang / Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling umum pada anak-anak di seluruh dunia. Padahal, dengan memahami makanan apa saja yang sebaiknya dihindari, orang tua bisa membantu menjaga senyum si kecil tetap sehat dan ceria.

1. Mengapa makanan dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak?
-Makanan dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak karena bakteri di mulut memecah gula dan pati menjadi asam, yang kemudian merusak enamel gigi. Makanan tinggi gula dan karbohidrat fermentabel adalah pemicu utama karies gigi.
-Menurut tinjauan sistematis, konsumsi makanan dan minuman tidak sehat (terutama yang tinggi gula) pada anak usia ≤10 tahun secara positif berhubungan dengan risiko karies gigi.
-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi gula bebas dibatasi hingga kurang dari 10% total energi harian, dan idealnya kurang dari 5% total energi harian untuk meminimalkan risiko karies gigi.
2. Makanan dan minuman yang harus dibatasi
- Permen dan gula-gula kenyal atau jelly
Jenis permen seperti karamel, gummy bear, atau jelly manis mudah menempel di permukaan gigi dan sulit dibersihkan. Gula yang tertinggal tersebut memberi “makanan” bagi bakteri penyebab karies gigi dengan menghasilkan asam yang merusak enamel gigi.
Tips: Setelah anak mengonsumsi makanan manis, biasakan berkumur atau minum air putih untuk membantu membersihkan sisa gula.
-Minuman manis dan bersoda
Soda, minuman manis, serta jus buah kemasan mengandung tinggi gula dan bersifat asam. Kombinasi ini mempercepat proses pengikisan enamel gigi. Bahkan jus buah alami sebaiknya dibatasi, cukup 120 ml per hari untuk anak usia 1–6 tahun.
Tips: Gunakan sedotan agar cairan tidak langsung mengenai gigi dan hindari minuman manis sebelum tidur.
-Camilan berpati dan buah kering
Keripik kentang, biskuit, dan roti putih bisa berubah menjadi gula di mulut. Sementara buah kering seperti kismis atau aprikot kering sering lengket di sela gigi, menimbulkan efek mirip permen manis. Jika anak suka cemilan, pilihlah keju, sayur renyah/krispi, atau kacang tanpa garam sebagai alternatif yang lebih aman bagi gigi.

3. Strategi pencegahan sederhana
-Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida.
-Beri jeda waktu minimal 30 menit setelah makan sebelum menyikat gigi, terutama setelah konsumsi makanan asam.
-Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk pemeriksaan dan pembersihan gigi secara profesional medis.
-Jadikan edukasi kebersihan mulut sebagai bagian dari rutinitas keluarga, bukan sekadar peringatan.
4. Kenapa kebiasaan hidup sehat sejak dini sangat penting ?
-Paparan gula dan makanan berisiko sejak usia dini dapat membentuk preferensi rasa manis yang sulit diubah kelak.
-Karies gigi pada anak bisa berujung pada rasa sakit, abses gigi, infeksi, gangguan makan, hingga ketakutan terhadap dokter gigi di kemudian hari.
-Pencegahan sejak dini lebih murah, lebih mudah, dan biasanya lebih efektif dibandingkan perawatan restoratif nantinya (tambalan, cabut gigi, atau perawatan saluran akar).
-Dengan edukasi yang tepat pada anak dan orang tua, kebiasaan sehat bisa terbentuk sejak dini dan bertahan lama.
Menjaga kesehatan gigi anak bukan berarti melarang semua jenis makanan manis, tetapi mengajarkan keseimbangan asupan makanan dan kebiasaan yang baik sejak dini. Dengan sedikit perhatian pada pilihan makanan sehari-hari, kita bisa membantu anak tumbuh dengan senyum yang kuat, sehat, dan penuh percaya diri. Karena gigi yang sehat adalah investasi jangka panjang bagi kesehatannya.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
Referensi :
1. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sugars-and-dental-caries?
2. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38086176/
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
