dr. Christian

admin

Sering Lemas dan Ngantuk Meski Tidur Cukup? Penyebab, Cara Mengatasi & Kapan Harus Waspada

Health

2 bulan yang lalu

Sering Lemas dan Ngantuk Meski Tidur Cukup? Penyebab, Cara Mengatasi & Kapan Harus Waspada


 

Merasa lemas dan mudah mengantuk sepanjang hari bisa mengganggu aktivitas, konsentrasi, dan kualitas hidup. Banyak orang mengira bahwa hal ini hanya karena kurang tidur saja. Padahal, penyebabnya bisa lebih kompleks, melibatkan berbagai faktor mulai dari gaya hidup, nutrisi, gangguan tidur, hingga kondisi medis tertentu.

 



Penyebab Umum Lemas dan Ngantuk

1. Pola Tidur Tidak Ideal

Walaupun durasi tidur sudah mencukupi, kualitas tidur yang buruk seperti sering terbangun, tidur tidak nyenyak, atau jam tidur yang tidak konsisten, dapat membuat tubuh tetap merasa lelah dan kantuk di siang hari. Menjaga ritme tidur antar lama waktu tidur dan waktu bangun sangatlah penting untuk irama sirkadian tubuh.


2. Kebiasaan Hidup & Lingkungan

Faktor seperti:

  • Kurang olahraga
  • Dehidrasi
  • Konsumsi alkohol atau kafein di malam hari
  • Paparan cahaya biru gadget sebelum tidur


semuanya dapat mengganggu siklus tidur-bangun dan menyebabkan rasa kantuk pada siang hari.


3. Kekurangan Nutrisi

Kekurangan zat gizi seperti zat besi, vitamin B12, atau vitamin D dapat mengurangi energi tubuh, sehingga membuat orang mudah merasa lemas dan mengantuk lebih cepat.


4. Gangguan Tidur

Beberapa orang dapat mengalami kondisi medis seperti sleep apnea, insomnia, atau gangguan ritme sirkadian yang menyebabkan tidur menjadi tidak berkualitas meskipun durasi waktu tidur dirasa cukup.


5. Kondisi Medis Lainnya

Beberapa kondisi kesehatan dapat menyebabkan rasa kantuk berlebihan dan kelelahan, di antaranya:

  • Depresi atau gangguan kesehatan mental
  • Diabetes dan gula darah tidak stabil
  • Hipotiroid (gangguan tiroid)
  • Penyakit kronis seperti gagal ginjal


Semua kondisi di atas dapat mempengaruhi energi tubuh secara signifikan.

 



Cara Mengatasi Lemas dan Ngantuk


Perbaiki Kebiasaan Tidur

  • Tidurlah dan bangun pada waktu yang konsisten setiap hari.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, gelap, dan tenang.


Atur Pola Makan & Nutrisi

  • Pastikan asupan makanan seimbang dengan cukup protein, vitamin, dan mineral.
  • Hindari makan besar sebelum tidur untuk mengurangi rasa kantuk setelah makan.


Hidrasi dan Aktivitas

  • Minum cukup air sepanjang hari (2–3 liter).
  • Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan cepat atau stretching setiap hari.


Kelola Stres

Stres yang berkepanjangan membuat tubuh menjadi cepat lelah. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau menulis jurnal dapat membantu mengurangi kelelahan mental.

 


Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jika:

  • Keluhan lemas dan ngantuk berlangsung lebih dari beberapa minggu
  • Disertai gejala lain seperti penurunan berat badan, sesak napas, nyeri hebat, atau gangguan konsentrasi
  • Gangguan tidur sudah mengganggu aktivitas harian
  • Langkah pemeriksaan bisa termasuk tes darah, evaluasi tidur, atau pemeriksaan hormon untuk mengetahui penyebabnya secara medis.

 


Kesimpulan

Merasa lemas dan ngantuk bukan sekadar efek kurang tidur. Penyebabnya bisa berasal dari kualitas tidur, gaya hidup, kekurangan gizi, gangguan tidur, hingga kondisi medis yang lebih serius. Menjaga pola hidup sehat, memperbaiki tidur, dan mengenali tanda bahaya sangatlah penting untuk memastikan tubuh tetap berenergi dan produktif.

 



Solusi Mudah dengan Aplikasi Kesehatan Konsuldong

Bingung harus mulai dari mana? Kamu bisa konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional melalui aplikasi Konsuldong - tanpa perlu antre, tanpa bingung cari tempatnya.

Keunggulan Konsuldong:

  •  Konsultasi dengan dokter terverifikasi
  •  Bisa dari rumah atau di mana saja
  •  Dapat rekomendasi pemeriksaan lanjutan jika diperlukan


Cukup buka Konsuldong, ceritakan keluhan kamu seperti lemas, ngantuk, atau gejala lain, lalu dapatkan saran dan rencana penanganan yang tepat dari tenaga kesehatan ahli 👨‍⚕️👩‍⚕️

➡️Download Konsuldong sekarang dan mulai hidup lebih sehat!


 

Referensi:

1. Kurang Tidur dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1674/kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-mental

2. Kenali Dampak Kurang Tidur pada Kesehatan Tubuh https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/770/kenali-dampak-kurang-tidur-pada-kesehatan-tubuh

3. Tidur Cukup untuk Kesehatan https://ayosehat.kemkes.go.id/tidur-cukup-untuk-kesehatan

4. Mengatasi Badan Lemas akibat Kurang Tidur https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3726/mengatasi-badan-lemas-akibat-kurang-tidur

 

Baca juga

Dampak Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Gejala Depresi pada Remaja

Dampak Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Gejala Depresi pada Remaja Media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun di balik kemudahan berkomunikasi, terdapat risiko serius seperti cyberbullying (perundungan di dunia maya) yang dapat berdampak besar pada kesehatan mental, termasuk memicu depresi. Yuk kita kenali lebih lanjut! Apa itu Cyberbullying? Cyberbullying adalah tindakan perundungan yang dilakukan melalui media digital seperti media sosial, chat, atau platform online lainnya. Bentuknya bisa berupa hinaan, ancaman, penyebaran rumor, hingga upaya mempermalukan seseorang di ruang publik digital. Menurut Kementerian Kesehatan RI, cyberbullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang melalui teknologi digital, dan dapat berdampak serius pada kondisi mental si korban.  Dampak Cyberbullying terhadap Gejala Depresi1. Memicu Depresi Korban cyberbullying berisiko mengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga penyalahgunaan zat. Gejala yang sering muncul:Sedih berkepanjangan Kehilangan minat aktivitas Merasa tidak berharga  2. Rasa Terisolasi dan Kesepian Korban sering merasa tidak aman dan menarik diri dari lingkungan sosial. Hal ini memperparah kondisi emosional yang sudah ada dan meningkatkan risiko depresi.  3. Penurunan Kepercayaan Diri Paparan komentar negatif secara terus-menerus dapat merusak harga diri remaja dan membuat mereka merasa rendah diri atau tidak cukup baik.  4. Gangguan Emosi dan Fisik Cyberbullying tidak hanya berdampak psikologis, tetapi juga fisik seperti:Gangguan tidur Sakit kepala atau perut Mudah marah dan rasa cemas  5. Risiko Bunuh Diri Pada kondisi berat, cyberbullying dapat meningkatkan risiko bunuh diri, terutama jika korban merasa tidak memiliki dukungan atau jalan keluar.  Cyberbullying dan Kesehatan Mental Remaja Kemenkes RI menyebutkan bahwa masa remaja adalah fase rentan terhadap gangguan mental, termasuk depresi dan kecemasan. Tekanan sosial, termasuk dari media digital, menjadi salah satu faktor pemicu. Selain itu, penggunaan media sosial yang tidak sehat juga berkontribusi terhadap meningkatnya gejala depresi, kesepian, dan gangguan emosi pada remaja.  Cara Mencegah dan Mengatasi-Batasi penggunaan media sosialGunakan secara bijak dan tidak berlebihan-Tingkatkan literasi digitalAjarkan remaja untuk memahami dampak perilaku online-Dukungan orang tua & lingkunganLingkungan yang suportif dapat menurunkan risiko depresi-Jangan ragu mencari bantuanSegera konsultasi jika muncul tanda-tanda gangguan mental Cyberbullying bukan sekadar “candaan di dunia maya”, tetapi merupakan masalah serius yang dapat memicu gangguan depresi pada remaja. Dampaknya bisa berskala ringan hingga berat, bahkan mengancam nyawa. Oleh karena itu, edukasi, pencegahan, dan akses layanan kesehatan mental sangatlah penting untuk melindungi generasi muda. Konsultasi Lebih Mudah di Konsuldong Merasa overthinking, sedih terus, atau butuh tempat cerita? Jangan dipendam sendiri ya…Konsuldong hadir untuk kamuChat langsung dengan dokter & tenaga kesehatan Praktis dari rumah Privasi terjamin Cocok untuk remaja & dewasa Dari curhat ringan sampai konsultasi serius, semua bisa kamu lakukan di dalam satu aplikasi.Yuk mulai peduli kesehatan mentalmu sekarang. Kamu nggak sendiri kok! Referensi :1. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2788/dampak-psikologis-bagi-korban-cyberbullying-luka-yang-tak-terlihat?utm_source=chatgpt.com2. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1829/kecakapan-digital-orangtua-berperan-dalam-melindungi-anak-dan-remaja-dari-cyberbullying?utm_source=chatgpt.com3. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1108/ketahui-dampak-negatif-media-sosial-bagi-kesehatan-mental?utm_source=chatgpt.com4. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4017/menjaga-kesehatan-mental-remaja?utm_source=chatgpt.com   

Health

6 jam yang lalu

Jarang Dilirik, Ternyata Kecapi Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan!

Jarang Dilirik, Ternyata Kecapi Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan! Di tengah maraknya tren superfood modern, ternyata ada buah lokal yang sering terlupakan namun menyimpan berbagai manfaat luar biasa, yaitu kecapi. Buah ini mengandung rasa manis dan asam yang dulunya cukup populer, tetapi kini mulai jarang ditemui. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, kecapi menyimpan berbagai kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Apa Itu Buah Kecapi? Kecapi atau Sandoricum koetjape adalah buah tropis yang banyak tumbuh di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Daging buahnya berwarna putih dengan tekstur yang lembut dan rasanya yang unik, perpaduan antara manis serta sedikit asam. Selain dikonsumsi langsung, kecapi juga sering diolah menjadi manisan atau rujak. Secara tradisional, berbagai bagian tanaman kecapi telah digunakan dalam pengobatan herbal, terutama untuk gangguan pencernaan dan peradangan.  Kandungan Nutrisi Kecapi Meskipun belum sepopuler buah lainnya, kecapi memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik, seperti :Kalium yang cukup tinggi Senyawa bioaktif seperti flavonoid, limonoid, dan terpenoid Senyawa antioksidan alami lainnya Kandungan kalium dalam kecapi dilaporkan cukup tinggi, sehingga berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, terutama keseimbangan cairan dan tekanan darah.  Manfaat Kesehatan Buah Kecapi1. Membantu Melawan Peradangan Kecapi mengandung senyawa aktif seperti triterpenoid (misalnya koetjapic acid) yang memiliki efek antiinflamasi. Ini berpotensi membantu mengurangi proses peradangan di dalam tubuh. 2. Berpotensi sebagai Antioksidan Kandungan flavonoid dalam kecapi berfungsi sebagai antioksidan, yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.3. Mendukung Kesehatan Pencernaan Secara tradisional, kecapi digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan. Hal ini didukung oleh kandungan senyawa alami yang dapat membantu sistem pencernaan agar tetap sehat. 4. Menjaga Kesehatan Jantung Kandungan kalium dalam kecapi berperan dalam menjaga tekanan darah agar tetap stabil, sehingga baik untuk kesehatan jantung. 5. Potensi Antikanker (Masih dalam Penelitian) Beberapa senyawa dalam kecapi menunjukkan aktivitas antikanker dan antiangiogenik dalam studi laboratorium, meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.  Hal yang Perlu Diperhatikan Meskipun bermanfaat, biji kecapi tidak boleh dikonsumsi karena mengandung zat yang berpotensi berbahaya. Konsumsilah hanya bagian daging buahnya saja.  Kecapi mungkin bukan buah yang sering kita jumpai di supermarket modern, tetapi manfaat kesehatannya tidak bisa dianggap remeh. Dari membantu melawan peradangan hingga mendukung kesehatan jantung, buah ini layak kembali dilirik sebagai bagian dari pola makan sehat. Kadang, justru yang sederhana dan terlupakan menyimpan potensi terbaik untuk kesehatan kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda. Referensi : https://sciencebiology.org/index.php/BIOMEDICH/article/view/177/141https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35315091/ 

Health, News

1 hari yang lalu

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan

5 Kesalahan Saat Mengatasi Diare yang Sering Dilakukan Diare adalah kondisi yang sering dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan kondisi dehidrasi hingga komplikasi serius. Banyak orang mencoba mengatasinya sendiri secara mandiri di rumah, namun tanpa disadari justru melakukan kesalahan yang dapat memperparah kondisi diare tersebut. Yuk, kenali kesalahan-kesalahan yang sering terjadi agar penanganan diare lebih tepat dan aman.Pengertian Diare Diare adalah kondisi ketika seseorang mengalami buang air besar (BAB) dengan frekuensi lebih sering dari biasanya, dengan konsistensi tinja yang cair atau lembek. Umumnya diare disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, serta bisa juga dipicu oleh makanan, obat-obatan, atau gangguan pencernaan.Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatasi Diare1. Tidak mengganti cairan tubuh yang hilang Salah satu kesalahan paling umum dilakukan adalah tidak cukup minum. Padahal, diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Jika tidak segera diganti, bisa menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia. Hal yang benar yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti cairan tubuh yang sudah terbuang dengan cara : minum air putih, larutan oralit, atau cairan elektrolit secara rutin.2. Menghentikan makan sepenuhnya Banyak orang berpikir bahwa berhenti makan bisa “mengistirahatkan” usus. Faktanya, tubuh tetap membutuhkan energi untuk melawan infeksi. Hal benar yang bisa Anda lakukan adalah tetap makan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi, pisang, atau sup.3. Sembarangan mengonsumsi obat Anti-Diare Tidak semua diare perlu obat penghenti diare. Pada diare akibat infeksi, menghentikan diare justru bisa menahan kuman di dalam usus bertahan lebih lama. Gunakanlah obat sesuai indikasi. Bila ragu, konsultasikan dengan dokter.4. Mengabaikan tanda bahaya Banyak orang menunggu terlalu lama untuk mencari pertolongan medis, padahal sudah muncul tanda bahaya seperti :·BAB berdarah ·Demam tinggi ·Muntah yang berlangsung terus-menerus ·Tanda dehidrasi (lemas, jarang buang air kecil) Oleh karena itu, Segeralah periksa ke dokter jika muncul gejala tersebut.5. Tidak Menjaga Kebersihan Diare sering kali disebabkan oleh infeksi yang dapat menular melalui makanan atau tangan yang tidak dicuci bersih. Tidak menjaga kebersihan bisa memperparah kondisi penyakit atau menyebarkan infeksi. Lakukanlah beberapa hal berikut : cuci tangan 6 langkah dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet, serta pastikan makanan yang dikonsumsi sudah bersih dan matang.  Mengatasi diare tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kesehatan, terutama jika menyebabkan dehidrasi atau memperparah infeksi. Dengan memahami cara penanganan yang tepat dan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah komplikasi. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika kondisi tidak membaik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda. Referensi :https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease 

Health

2 hari yang lalu

Dermatitis Kontak Iritan: Masalah Kulit Sederhana yang Bisa Jadi Kronis

Dermatitis Kontak Iritan: Masalah Kulit Sederhana yang Bisa Jadi Kronis “Kulit tiba-tiba merah, perih, dan terasa seperti terbakar setelah kena sabun atau bahan kimia?” Bisa jadi itu bukan alergi, tapi kondisi yang disebut dermatitis kontak iritan yaitu salah satu masalah kulit yang sangat sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Apa itu dermatitis kontak iritan? Bagaimana cara mencegahnya agar tidak menjadi kronis? Mari kita bahas dan kulik lebih lanjut tenang dermatitis kontak iritan!Apa itu dermatitis kontak iritan? Dermatitis kontak iritan adalah peradangan kulit yang terjadi karena kerusakan langsung pada lapisan pelindung kulit akibat paparan zat tertentu, seperti deterjen, sabun, bahan kimia, atau bahkan air yang terlalu sering mengenai kulit. Berbeda dengan alergi, kondisi ini tidak melibatkan sistem imun dan bisa terjadi pada siapa saja jika paparan cukup kuat atau berulang. Gejalanya biasanya meliputi:Kulit kemerahanRasa perih atau panasKering, bersisik, bahkan pecah-pecahKadang muncul lepuhan jika iritasi berat Area yang paling sering terkena adalah tangan, karena area itu paling sering kontak dengan bahan iritan dalam aktivitas harian. Kenapa bisa terjadi? Penyebab utamanya adalah kerusakan skin barrier (lapisan pelindung kulit). Saat lapisan ini rusak, kulit menjadi lebih mudah meradang.Beberapa faktor pemicu yang sering:Sabun/deterjenHand sanitizer berlebihanAir (terlalu sering cuci tangan / “wet work”)Bahan kimia rumah tangga atau industri Menariknya, paparan ringan tapi berulang (misalnya cuci tangan terus-menerus) juga bisa menyebabkan dermatitis kronis. Cara mencegah dermatitis kontak iritan Pencegahan adalah kunci utama, karena kondisi ini sering kambuh jika pemicunya tidak dihindari.1. Hindari atau batasi paparan iritanKalau sudah tahu penyebabnya (misalnya sabun tertentu), sebaiknya dikurangi atau diganti dengan jenis yang lebih lembut.2. Gunakan pelindung kulitMisalnya:Sarung tangan saat mencuci atau bersih-bersihPelembap sebelum dan sesudah kontak dengan bahan iritanPerlindungan ini penting terutama pada pekerjaan dengan tingkat paparan tinggi.3. Rutin memakai pelembap (emollient)Pelembap membantu memperbaiki skin barrier dan menurunkan risiko iritasi berulang.Gunakan terutama:Setelah cuci tanganSebelum tidur4. Jangan terlalu sering cuci tangan dengan sabun kerasCuci tangan tetap penting, tapi gunakan sabun yang lembut dan tidak berlebihan agar kulit tidak kering.5. Keringkan kulit dengan benarKulit yang lembap terlalu lama juga bisa memperburuk iritasi.Kapan perlu ke dokter?Segera periksa jika:Keluhan tidak membaik dalam beberapa hariLuka makin luas atau bernanahGatal atau perih yang terasa sangat mengganggu Penanganan medis bisa meliputi krim antiinflamasi (misalnya kortikosteroid topikal) dan terapi perbaikan skin barrier. Dermatitis kontak iritan adalah masalah kulit yang sering dianggap sepele, padahal bisa sangat mengganggu aktivitas jika tidak ditangani dengan benar. Kuncinya sederhana: kenali pemicu, lindungi kulit, dan jaga kelembapannya. Kalau kamu masih ragu apakah keluhan kulit yang dialami termasuk iritasi atau kondisi lain, kamu bisa konsultasi langsung dengan dokter lewat aplikasi Konsuldong praktis, cepat, dan bisa dari mana saja tanpa harus keluar rumah. Unduh Konsuldong sekarang!Referensi:Patel, K., et al. (2022). Irritant Contact Dermatitis: A Review. PMC.Nosbaum, A., et al. (2021). Causes of irritant contact dermatitis after occupational exposure. PubMed.Setiawan, P. A. (2025). Dermatitis Kontak Iritan sebagai gangguan inflamasi non-imunologis. Journal of Medula.

Health

3 hari yang lalu

Apa Itu Real Food? Tren Makan Sehat yang Sebenarnya Sudah Lama Ada

Apa Itu Real Food? Tren Makan Sehat yang Sebenarnya Sudah Lama Ada Di tengah maraknya diet kekinian dan makanan instan, muncul kembali satu konsep sederhana yang justru paling mendasar yaitu real food. Menariknya, ini bukanlah sebuah tren baru melainkan gagasan untuk kembali ke cara makan alami yang sudah dilakukan manusia sejak dulu. Ayo kita bahas lebih lanjut!Apa Itu Real Food? Real food adalah makanan yang dikonsumsi dalam bentuk alami atau minim proses, tanpa adanya tambahan bahan kimia seperti pengawet, pewarna buatan, atau gula tambahan. Contohnya meliputi sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, serta sumber protein alami seperti ikan dan daging segar. Secara ilmiah, konsep ini identik dengan pola makan berbasis whole foods, yaitu makanan yang tetap mendekati bentuk aslinya dan tidak mengalami proses pengolahan industri berlebihan. Berbeda dengan makanan ultra-proses (seperti fast food, snack kemasan, minuman tinggi gula), real food menekankan kualitas nutrisi alami tanpa manipulasi komposisi.Manfaat Real Food untuk Kesehatan1. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis Pola makan berbasis makanan alami terbukti berkaitan dengan penurunan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. WHO menegaskan bahwa diet sehat berbasis makanan minim proses merupakan kunci pencegahan penyakit kronis.Selain itu, studi terbaru menunjukkan bahwa diet berbasis whole food dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan BMI, yang merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.2. Membantu Kontrol Berat Badan Menariknya, real food tidak selalu membatasi porsi makan. Namun karena kaya serat dan rendah kalori densitas, makanan ini cenderung membuat rasa kenyang lebih lama sehingga membantu penurunan berat badan secara alami.Penelitian menunjukkan bahwa pola makan whole food dapat menghasilkan penurunan berat badan sekaligus perbaikan profil metabolik dalam beberapa minggu.3. Lebih Kaya Nutrisi dan Mudah Diserap Tubuh Makanan alami mengandung kombinasi vitamin, mineral, serat, dan fitokimia yang bekerja secara sinergis (nutrient synergy), sehingga penyerapannya lebih optimal dibandingkan konsumsi suplemen tunggal.Hal ini penting dalam menjaga fungsi imun, mengurangi inflamasi, dan memperbaiki kesehatan sel tubuh secara menyeluruh.4. Mendukung Kesehatan Pencernaan dan Mental Diet tinggi makanan alami kaya serat terbukti memperbaiki kesehatan mikrobiota usus. Sebaliknya, konsumsi tinggi makanan ultra-proses justru dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.Dengan kata lain, real food tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga kesehatan psikologis.5. Mengurangi Risiko Overeating dan Kalori Berlebih Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tidak diproses cenderung akan makan dalam jumlah lebih banyak secara volume, tetapi dengan asupan kalori yang lebih rendah, karena dominasi buah dan sayur di dalam menunya.Ini menjelaskan mengapa real food efektif untuk menjaga berat badan tanpa pola diet ketat.Kesimpulan Real food bukan sekadar tren, tetapi pendekatan makan yang didukung oleh bukti ilmiah kuat. Dengan memilih makanan alami dan mengurangi makanan ultra-proses, kita dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mencegah berbagai penyakit kronis. Mulai dari langkah sederhana seperti mengganti camilan kemasan dengan buah segar atau memasak makanan sendiri di rumah sudah menjadi investasi besar bagi kesehatan jangka panjang. Jika Anda masih bingung bagaimana cara memulai pola makan sehat yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda, konsultasikan langsung dengan dokter melalui aplikasi Konsuldong. Praktis, cepat, dan berbasis medis dapat membantu Anda mengambil keputusan kesehatan yang tepat setiap hari. Unduh Konsuldong sekarang!ReferensiWorld Health Organization. (2026). Healthy diet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-dietGeng, C. (2025). Whole food diet: Foods, benefits, and tips. Medical News Today.Defraeye, T., et al. (2025). Advances in food-as-medicine interventions. American Society for Nutrition. 

Health

4 hari yang lalu

CAR-T Cell Therapy: Ketika Sel Tubuh Kita Diajari untuk Mengalahkan Kanker

CAR-T Cell Therapy: Ketika Sel Tubuh Kita Diajari untuk Mengalahkan Kanker Bayangkan jika dokter bisa mengambil langsung sel kekebalan tubuh kita, lalu “mengajarinya” cara mengenali dan menghancurkan sel kanker secara tepat. Itulah konsep CAR-T cell therapy, salah satu pengobatan kanker darah yang paling maju dan banyak memberi harapan baru bagi pasien penderita kanker.Apa itu terapi CAR-T? Terapi CAR-T menggunakan sel imun tubuh kita sendiri, yaitu sel T. Sel ini diambil dari darah, lalu diubah di laboratorium dengan tujuan supaya bisa mengenali tanda khusus pada sel kanker. Setelah dimodifikasi, sel CAR-T dimasukkan kembali ke dalam tubuh untuk mencari, menempel, dan menghancurkan sel kanker.Dengan kata lain: sel imun biasa → dimodifikasi → menjadi “pemburu kanker” yang lebih pintar.Untuk kanker apa terapi ini digunakan?Saat ini CAR-T paling efektif untuk kanker darah seperti:Leukemia limfoblastik (ALL)Limfoma sel B besarMultiple myelomaTerutama pada pasien yang sudah tidak membaik dengan kemoterapi atau obat lain. Bagaimana prosesnya?Pengambilan sel T dari darah pasien melalui alat khusus.Modifikasi genetik di laboratorium untuk memasang reseptor khusus (CAR).Perbanyakan sel, agar jumlahnya cukup banyak untuk bekerja.Kemoterapi ringan beberapa hari sebelum infus.Infus sel CAR-T kembali ke dalam tubuh, mirip transfusi darah.Pemantauan intensif, biasanya pasien dirawat beberapa hari.Kelebihan terapi CAR-TResponnya bisa sangat kuat, bahkan pada kanker yang sulit diobati.Menggunakan sel tubuh sendiri sehingga lebih “sesuai” dengan sistem imun kita.Sel CAR-T bisa bertahan lama di dalam tubuh dan terus bekerja melawan kanker.Efek samping yang perlu diketahui Walau menjanjikan, terapi ini bisa menimbulkan reaksi efek samping yang kuat, misalnya:Demam tinggi, tekanan darah turun, dan lemas.Gangguan saraf sementara, seperti bingung, sulit bicara, atau sakit kepala.Risiko infeksi karena sistem imun melemah sementara.Efek samping ini umumnya dapat diatasi selama pasien dipantau di rumah sakit.Mengapa belum efektif untuk tumor padat? Untuk kanker yang berbentuk massa (seperti kanker payudara atau paru), CAR-T masih belum seefektif pada kanker darah. Berikut Alasannya:Sel kanker di tumor padat lebih sulit dikenali.Lingkungan tumor membuat sel imun cepat lelah.Sel T sulit menembus jaringan tumor yang padat.Namun riset terus berkembang dan hasil awal terapi ini sudah mulai menunjukkan harapan.Konsultasi Sekarang! Terapi CAR-T adalah salah satu bukti bahwa dunia medis semakin maju. Teknologi ini memberikan harapan baru bagi pasien kanker darah yang sebelumnya hampir kehabisan pilihan. Jika Anda ingin mengetahui apakah terapi ini cocok untuk kondisi tertentu, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui Konsuldong, yang siap memberikan penjelasan yang mudah dipahami kapan saja dan dimana saja. Unduh Konsuldong sekarang!Referensi1. Cappell, K. M., & Kochenderfer, J. N. (2023). Nature Reviews Clinical Oncology, 20, 359–371.2. Sun, D., et al. (2024). Molecular Medicine Reports, 29(3), 47.3. Zugasti, I., et al. (2025). Signal Transduction and Targeted Therapy, 10, 210.

Health

5 hari yang lalu

Cari Artikel Kesehatan Lainnya