dr. Christian

admin

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak

Health

20 jam yang lalu

Xanthone dalam Manggis: Senyawa Ajaib untuk Kesehatan Jantung dan Otak



Buah manggis (Garcinia mangostana L.) bukan hanya dikenal sebagai “ratu buah” karena rasanya yang manis dan menyegarkan, tetapi juga karena kandungan senyawa aktifnya yang luar biasa: xanthone. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti semakin tertarik pada xanthone karena memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif yang sangat kuat. Tak heran, manggis kini disebut-sebut sebagai salah satu buah dengan manfaat besar untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.



 

Apa Itu Xanthone?

Xanthone adalah senyawa polifenol alami yang banyak ditemukan di kulit manggis. Hingga saat ini, telah diidentifikasi lebih dari 60 jenis turunan xanthone, di antaranya α-mangostin, γ-mangostin, dan garcinone E, senyawa yang diyakini berperan penting dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.


Radikal bebas dapat mempercepat proses penuaan dan memicu berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung koroner dan gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

 

 

 Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Jantung


 

1. Menurunkan Kolesterol Jahat (LDL)

Penelitian menunjukkan bahwa xanthone mampu menghambat oksidasi LDL, yang merupakan langkah awal terbentuknya plak aterosklerosis pada pembuluh darah.


2. Mengontrol Tekanan Darah

Efek antiinflamasi xanthone membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah hipertensi akibat peradangan kronis.


3. Melancarkan Sirkulasi Darah

Dengan memperbaiki fungsi endotel (lapisan dalam pembuluh darah), aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga risiko serangan jantung menurun secara signifikan.


 

Manfaat Xanthone untuk Kesehatan Otak


a. Melindungi Sel Saraf dari Stres Oksidatif

Otak adalah organ yang sangat sensitif terhadap radikal bebas. Antioksidan kuat seperti xanthone berperan melindungi neuron dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif.


b. Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Beberapa studi eksperimental menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat mengurangi penumpukan protein β-amyloid, penyebab utama penurunan memori pada Alzheimer.


c. Meningkatkan Suasana Hati dan Fokus

Kandungan bioaktif xanthone dapat membantu meningkatkan fungsi neurotransmitter, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, energi, dan konsentrasi.



 

Cara Aman Mengonsumsi Manggis

-Konsumsi langsung buah manggis segar 2–3 kali seminggu.

-Jika menggunakan ekstrak kulit manggis, pastikan berasal dari produk terstandar dan teruji klinis.

-Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen, terutama jika sedang mengonsumsi obat jantung atau antikoagulan.

 


Xanthone dalam buah manggis bukan sekadar tren kesehatan, tetapi senyawa ilmiah yang terbukti memberikan perlindungan penting bagi jantung dan otak. Dengan sifat antioksidan dan antiinflamasinya, xanthone membantu menekan risiko penyakit kronis, menjaga daya ingat, serta mendukung sistem kardiovaskular yang sehat.


Namun, seperti semua hal baik, konsumsi harus seimbang dan disertai gaya hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup.

Ingin tahu apakah konsumsi ekstrak kulit manggis cocok untuk kondisi tubuhmu?


📱 Unduh aplikasi KonsulDong - platform konsultasi kesehatan terpercaya yang menghubungkanmu langsung dengan dokter umum. Dapatkan edukasi, rekomendasi suplemen aman, hingga tips hidup sehat, kapan pun dan di mana pun!

KonsulDong, Solusi Sehat di Genggamanmu.


 

Referensi

  1. Pedraza-Chaverri J et al. “Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana)”Food and Chemical Toxicology, 2008.
  2. Obolskiy D et al. “Garcinia mangostana L.: A phytochemical and pharmacological review”Phytotherapy Research, 2009.
  3. Chae S et al. “Alpha-Mangostin inhibits oxidative stress and inflammation in brain cells”Neuroscience Letters, 2016.
  4. Kaomongkolgit R et al. “Anti-inflammatory effect of xanthones from mangosteen”Journal of Ethnopharmacology, 2011.

 


Baca juga

Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani

“Fakta! Usus Tersumbat — Fatal Kalau Terlambat Ditangani” Sumbatan usus (intestinal/bowel obstruction) adalah kondisi ketika isi usus tidak dapat melewati saluran pencernaan karena terjadi penyumbatan mekanis atau gangguan gerak usus (ileus). Ini termasuk keadaan darurat bedah yang memerlukan penilaian cepat karena komplikasi seperti strangulasi (usus berputaran dan terjepit mencekik) dapat menyebabkan terjadinya iskemia di pembuluh darah usus  yang berujung pada nekrosis di usus dan terberatnya akan menimbulkan perforasi usus dan sepsis. Yuk kita pahami lebih lanjut! Fakta penting (ringkas dan jelas)1. Penyebab paling umumPada orang dewasa, penyebab paling sering dari sumbatan usus kecil adalah adhesi (jaringan parut) pasca operasi abdomen. Penyebab lain di antaranya: hernia yang terjepit, tumor, volvulus (usus memutar), impaksi tinja atau gallstone ileus. 2. Gejala khas yang wajib diwaspadaiNyeri perut kolik (berulang), distensi (kembung), muntah (sering berulang pada sumbatan atas), dan tidak bisa buang gas atau tinja bila terjadi sumbatan lengkap. Dehidrasi dan tanda kegawatan sistemik (takikardia, tekanan darah turun) menandakan adanya komplikasi. 3. Diagnosis - gambar Radiologi cukup membantu, CT scan sangat bergunaPemeriksaan foto polos abdomen (X-ray) dapat menunjukkan loop usus yang membesar dan tingkat level cairan-udara; tetapi CT scan abdomen lebih sensitif untuk menemukan lokasi, penyebab, dan tanda komplikasi (iskemia/strangulasi). Imaging cepat membantu dokter dalam menentukan tindakan (konservatif atau operasi).4. Penatalaksanaan: konservatif vs operasiBeberapa sumbatan parsial bisa diobati secara konservatif (puasa, pengeluaran isi lambung dengan selang nasogastrik, cairan IV, observasi). Namun sumbatan lengkap, dengan tanda-tanda iskemia, peritonitis, atau gagal terapi perbaikan konservatif → indikasi operasi segera. Keputusan tergantung penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. 5. Bisa berakibat fatal jika terlambatBila terjadi strangulasi → jaringan usus kehilangan suplai darah → nekrosis usus → perforasi usus → sepsis. Studi rumah sakit menunjukkan adanya angka morbiditas dan mortalitas yang tidak kecil (mis. mortalitas 30-hari di beberapa seri mencapai beberapa persen; outcome lebih buruk pada pasien lanjut usia atau yang datang terlambat mendapatkan perawatan). Oleh karena itu, deteksi dini dan tindakan tepat sangat menentukan.   Tanda bahaya - segera cari pertolongan medis jika ada:-Nyeri perut hebat yang berlangsung tiba-tiba dan terus bertambah intensitasnya-Muntah terus menerus, tidak bisa minum/menahan cairan-Perut sangat kembung dan tidak bisa buang angin atau tinja-Demam tinggi, jantung berdetak cepat, atau lemas derajat berat. Jika muncul tanda-tanda ini, jangan tunda ke UGD/IGD rumah sakit.  Pencegahan & apa yang bisa dilakukan sendiri-Hati-hati setelah operasi sekitar bagian perut: laporkan bila ada nyeri / keluhan lain yang tidak biasa.-Kelola konstipasi kronis (konsumsi serat dan cairan cukup, tingkatkan aktivitas fisik), karena impaksi bisa memicu sumbatan usus.-Untuk pasien dengan hernia yang menonjol: kontrol ke dokter agar dievaluasi lebih lanjut sebelum terjadi incarcerata.  Kesimpulan Sumbatan usus adalah kondisi yang umum ditemui di layanan gawat darurat dan bisa berakibat serius hingga fatal bila terjadi komplikasi iskemia dan perforasi. Gejala klasik seperti nyeri kolik, muntah, distensi, dan tidak bisa buang gas/tinja, harus segera dievaluasi. Diagnosis cepat (termasuk CT Scan bila perlu) dan penanganan yang tepat (konservatif atau bedah) adalah kunci menurunkan komplikasi dan kematian.  Butuh konsultasi cepat kalau curiga sumbatan usus? Gunakan Aplikasi Konsuldong, bisa untuk tanyakan gejala, upload foto/riwayat operasi, atau minta rujukan ke layanan kesehatan darurat terdekat. Konsuldong membantu menghubungkan Anda ke tenaga medis yang tepat sehingga tindakan tidak terlambat. Yuk unduh Konsuldong sekarang! (Promosi singkat: tersedia layanan konsultasi medis online, panduan gejala, dan rujukan rumah sakit.)  Referensi Schick MA et al., Small bowel obstruction — StatPearls / NCBI Bookshelf. Cleveland Clinic — Bowel Obstruction: Signs & Symptoms, Causes, Treatment. MedlinePlus — Intestinal obstruction and Ileus (informasi pasien ringkas dan terpercaya). HealthJade / Radiology resources — penjelasan radiografi dan CT pada sumbatan usus (tematik imaging).Olausson M. et al., studi outcome SBO/obstruksi — data morbiditas/mortalitas dan manajemen (cohort/analisis).    

Health

5 hari yang lalu

Apakah Aman Menggunakan Serum Badan Berpengharum untuk Kulit?

Apakah Aman Menggunakan Serum Badan Berpengharum untuk Kulit?  Penggunaan serum badan dengan wewangian atau fragrance semakin populer. Tidak hanya untuk melembapkan dan menutrisi kulit tubuh, tetapi juga memberikan sensasi harum yang menyenangkan. Namun, dari sudut kesehatan kulit, terutama terkait keamanan formulanya dan risiko bagi kulit, ada beberapa hal penting yang perlu kita pahami. Banyak produk serum badan mengandung bahan aktif yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk kulit, antara lain: niacinamide, ceramide, hyaluronic acid, vitamin E, asam amino, hingga ekstrak tumbuhan yang menenangkan. Sebuah penelitian di Indonesia menyebutkan bahwa beberapa body serum mengandung niacinamide & hyaluronic acid yang membantu mencerahkan dan melembapkan kulit. Dengan demikian, penggunaan serum badan sebagai langkah perawatan kulit dapat memberikan berbagai manfaat sebenarnya. Yuk, kita kupas tuntas!Penggunaan wewangian / Fragrance sebagai Daya Tarik. Produk-produk body serum yang beraroma memang menarik dari sisi pengalaman pemakaian produk karena mendapatkan sensasi harum. Namun, aroma tersebut sebenarnya tidak memberikan manfaat secara langsung pada kesehatan kulit, lebih kepada faktor kenyamanan. Sehingga membuat kita perlu membedakan antara manfaat utama skincare dengan “bonus” aroma harum. Ada potensi risiko dan ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian body serum dengan fragrance. Berikut pemaparannya:-Wewangian / Fragrance sebagai pemicu iritasi atau alergi Ada penelitian yang menunjukkan bahwa bahan fragrance (wewangian) pada produk leave-on (produk yang dibiarkan menempel di kulit) memiliki risiko terhadap sensitisasi kulit atau alergi kontak. Sebagian besar reaksi alergi kontak pada produk kosmetik terkait dengan bahan fragrance. Untuk kulit kering, sensitif, atau yang memiliki kondisi seperti Eksim (atopic dermatitis) atau Rosacea, produk wewangian disarankan untuk dihindari atau digunakan dengan hati-hati. Salah satu contoh bahan fragrance tertentu seperti limonene, linalool, benzyl alcohol disebut lebih berpotensi memicu iritasi pada kulit. -Efek pada skin barrier Kulit kita memiliki fungsi sebagai penghalang (barrier) yang melindungi kulit kita dari kehilangan air dan masuknya zat-zat iritan. Jika skin barrier ini rusak, risiko iritasi atau kondisi penyakit kulit juga akan meningkat. Penggunaan produk dengan wewangian yang kuat/berkonsentrasi tinggi bisa membuat barrier kulit menjadi lebih rentan.  -Perbedaan kulit badan dan kulit wajah Kulit badan umumnya lebih tebal dibanding kulit wajah, sehingga dalam banyak kasus toleransinya terhadap iritan mungkin lebih baik. Namun, bukan berarti bebas risiko dari iritasi. Area tubuh tertentu (misalnya lipatan kulit, punggung, bahu, leher) bisa lebih sensitif jika terkena gesekan atau terpapar sinar matahari. Bila ada kondisi kulit tertentu seperti memiliki jerawat di punggung, hiperpigmentasi, atau kulit kendur, penggunaan serum badan dengan tambahan aroma wewangian harus lebih  diperhatikan dengan hati-hati. Jadi, Apakah aman menggunakan serum badan berpengharum ? Ya, umumnya masih cukup aman untuk menggunakan serum badan yang berpengharum. Berikut beberapa tips dalam memilih dan menggunakan serum badan berpengharum dengan aman: 1. Produk tersebut berasal dari merek terpercaya dan telah diuji secara dermatologis atau setidaknya memiliki formula yang jelas.2. Wewangian bukan merupakan bahan utama dalam serum tersebut. Periksa label, jika “fragrance / parfum” muncul di awal daftar bahan, artinya konsentrasi mungkin cukup tinggi. Pertimbangkan untuk memilih yang memiliki daftar bahan wewangian di bagian akhir.3. Pastikan produk juga memiliki bahan barrier-friendly seperti ceramide, hyaluronic acid, niacinamide, glycerin yang membantu menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier.4. Lakukan patch test: Oles sedikit di bagian dalam lengan atau area kecil tubuh, tunggu 24-48 jam untuk melihat reaksi. Hentikan pemakaian bila muncul kemerahan, rasa terbakar, gatal, atau timbul ruam. Jika muncul kondisi-kondisi tersebut, segera konsultasikan ke dokter.5. Hindari penggunaan pada area yang sensitif atau luka/ kulit yang terkelupas. Jika kulit Anda sedang mengalami iritasi, sebaiknya hentikan sementara penggunaan dan gunakan produk yang sangat lembut. atau alternaitfnya, pilihlah serum badan tanpa wewangian atau dengan label “fragrance-free/hypoallergenic”.  Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda mengalami gatal, ruam, atau kulit tiba-tiba muncul kemerahan setelah pakai produk kecantikan tertentu, Jangan panik! Konsultasikan segera dengan dokter secara online melalui aplikasi Konsuldong. Dapatkan penanganan cepat dan tepat dengan dokter-dokter terpercaya yang akan dengan senang hati membantu anda!Referensi:-Skin Sensitization Induction Potential from Daily Exposure to Fragrances in Personal care products https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30422886/  

Health

5 hari yang lalu

Hidung Meler Tiap Pagi? Bisa Jadi Tanda Rhinitis Alergi

Hidung Meler Tiap Pagi? Bisa Jadi Tanda Rhinitis Alergi             Pernahkah Anda membuka mata di pagi hari dengan perasaan “Ah, hidung saya lagi ngeluarin cairan bening terus”, lalu menyadari bahwa hari Anda pun dimulai bukan dengan segelas kopi hangat melainkan dengan sapuan tisu? Jika hal ini terasa sudah rutin terjadi, sangat mungkin Anda tidak sedang terkena flu biasa, melainkan mengalami kondisi Rhinitis Alergi (allergic rhinitis). Yuk kita kenali lebih lanjut! Apa itu Rhinitis Alergi?           Rhinitis alergi adalah kondisi peradangan pada selaput lendir hidung yang dipicu oleh reaksi alergi terhadap alergen di udara seperti debu rumah, tungau debu, bulu hewan, pollen (serbuk sari), dan jamur. Pada dasarnya, sistem imun Anda salah mengenali alergen tersebut sebagai “ancaman”, lalu melepaskan antibodi IgE yang memicu pelepasan histamin dan mediator inflamasi lainnya. Reaksi imunologi ini akan menyebabkan pembengkakan, produksi lendir berlebih, bersin, dan gejala alergi lainnya. Karena dipicu oleh alergen udara, kondisi ini dapat muncul baik secara terus-menerus (perennial) atau musiman (seasonal). Kenapa Hidung “Meler” di Pagi Hari?           Ada beberapa mekanisme yang menjelaskan mengapa banyak orang dengan rhinitis alergi mengalami hidung meler atau bersin lebih sering di pagi hari:1. Paparan alergen saat tidurKamar tidur sering menjadi “laboratorium” alergen: tungau debu di Kasur atau bantal, bulu hewan, jamur, hingga kelembapan ruangan. Semua faktor ini bisa membuat Anda terpapar sepanjang malam. Sehingga saat bangun pagi, lendir dan reaksi bisa sudah mulai muncul. 2. Variasi 24 jam dari gejala rhinitisSebuah studi menunjukkan bahwa intensitas bersin, hidung tersumbat, dan meler yang disebabkan karena rhinitis alergi di pagi hari lebih besar sekitar 70% dibandingkan dengan waktu lain. 3. Posisi tidur dan drainase lendirSaat berbaring, lendir yang diproduksi di hidung atau saluran post nasal drip akan mengumpul dan meningkatkan sensitivitas mukosa, sehingga saat Anda bangun bisa terasa meler lebih banyak.4. Lingkungan kamar tidur yang mendukung alergenKamar yang jarang dibersihkan, bantal dan kasur yang lama, karpet, serta tirai yang akan mengumpulkan debu. Semua hal ini meningkatkan jumlah alergen yang terhirup. Menghindari atau mengurangi paparan alergen ini dapat membantu mengurangi risiko. Ciri-Ciri Rhinitis Alergi yang Perlu DiwaspadaiJika Anda mengalami hidung meler tiap pagi, berikut beberapa ciri tambahan yang mendukung kemungkinan rhinitis alergi:-Hidung meler bening atau jernih (kering/kuning kental kurang umum)-Bersin-bersin, terutama bersin beruntun-Gatal pada hidung atau mata, kadang mata berair-Hidung tersumbat atau sensasi mampet-Gejala memburuk saat bangun tidur atau saat berada di kamar tidur-Ketika keluar rumah atau di dekat alergen seperti hewan peliharaan, bulu atau debu rumah, gejala memburuk-Tidak ada demam atau gejala infeksi (misalnya nyeri tenggorokan berat, demam tinggi, lendir kuning/warna hijau) ini penting untuk membedakannya dari flu/sinusitis. -Bila diperiksa, saluran hidung bisa menunjukkan pembengkakan. Tampak selaput lendir pucat/edematous (terutama pada rhinitis alergi musiman). Kenapa Rhinitis Alergi Perlu Diwaspadai?Meskipun “cuma” hidung meler, rhinitis alergi ternyata bisa membawa beberapa dampak penting:-Mempengaruhi kualitas tidur, karena hidung tersumbat atau meler bisa membuat tidur terganggu. -Bisa memengaruhi produktivitas di pagi hari karena bangun dengan gejala alergi berarti hari Anda mungkin dimulai dengan kurang optimal.-Berhubungan dengan kondisi lain seperti Asma atau sinusitis kronis. -Bila tidak ditangani, beban jangka panjang bisa meningkat (pengobatan, absensi kerja/sekolah, kualitas hidup).Apa yang Bisa Anda Lakukan?Berikut beberapa langkah praktis untuk mengatasi hidung meler tiap pagi jika kemungkinan besar Anda mengalami rhinitis alergi:A. Atur Lingkungan Tidur-Ganti sarung bantal dan seprei secara rutin, cuci dengan air panas setiap 1–2 minggu-Gunakan seprei kasur dan sarung bantal yang hypoallergenic atau anti tungau debu-Jaga kelembapan kamar tidur < 50% agar tungau debu dan jamur tidak berkembang-Hindari menggunakan karpet atau tirai yang sulit dibersihkan jika memungkinkan-Jangan biarkan hewan berbulu tidur di tempat tidur atau kamar tidur AndaB. Hindari Pemicu Alergen-Jika tahu bahwa Anda alergi terhadap bulu hewan, debu rumah, atau pollen, segera minimalkan paparan.-Sapu kamar secara rutin, bersihkan tirai/karpet, lap permukaan benda dengan kain lembab-Di pagi hari, bila udara luar banyak pollen atau debu, pertimbangkan untuk menutup jendelaC. Obat & Pemeriksaan Medis-Konsultasi ke dokter jika gejala berulang atau mengganggu-Obat yang umum dipakai: antihistamin generasi kedua, semprotan hidung kortikosteroid (tergantung keparahan) -Dokter bisa melakukan pemeriksaan alergi (skin prick test atau IgE spesifik) untuk mengetahui alergen penyebab-Bila gejala berat atau terus-menerus berlangsung, mungkin diperlukan imunoterapi alergi Konsultasi Sekarang! Jika setiap pagi Anda mulai dengan hidung yang terus-menerus mengeluarkan lendir bening, bersin-bersin, atau hidung tersumbat dan itu sudah jadi kebiasaan, maka kemungkinan besar Anda mengalami rhinitis alergi. Dengan mengenali lebih awal dan menerapkan langkah pengaturan lingkungan serta pengobatan yang tepat, Anda dapat mengendalikan gejala dan memulai hari dengan lebih segar. Dan jika Anda ingin konsultasi cepat dengan dokter, memeriksa gejala, atau mendapat saran bahkan resep obat, Anda dapat menggunakan aplikasi Konsuldong yang akan membantu Anda terkoneksi langsung dengan dokter terpercaya. Jangan biarkan hidung meler tiap pagi merusak kualitas hidup Anda! Yuk unduh Konsuldong sekarang!Referensi:1. Bousquet, J., Van Cauwenberge, P., & Khaltaev, N. (2001). Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma (ARIA) 2001. Journal of Allergy and Clinical Immunology, 108(S5), S147-S334.2. Zhang, L., Zheng, M., & Yu, J. (2022). Allergic Rhinitis: A Clinical and Pathophysiological Overview. Frontiers in Medicine, 9, 874114.3. Klossek, J.-M., Dupuy, A., Maillet, J.-M., & et al. (2023). Allergic Rhinitis: Rapid Evidence Review. American Family Physician, 107(5), 342-350.

Health

5 hari yang lalu

Mengapa Cuci Tangan dapat Menyelamatkan Kehidupan Manusia?

Mengapa Cuci Tangan dapat Menyelamatkan Kehidupan Manusia? Setiap hari, kita menggunakan tangan untuk berinteraksi dengan dunia ini, mulai dari kita menyentuh permukaan benda, memegang benda, bersalaman dengan orang lain, hingga menyiapkan makanan. Namun, tahukah anda bahwa satu gerakan sederhana yaitu mencuci tangan dapat menjadi penyelamat nyawa? Dari rumah sakit hingga rumah tangga, dari kota besar hingga pedesaan terpencil, kebersihan tangan merupakan pilar utama dalam pencegahan penyakit infeksi. Kali ini kita akan mengupas secara mendalam mengapa mencuci tangan bukan hanya kebiasaan “bersih-bersih”, melainkan tindakan medis dan publik yang sangat penting untuk di lakukan. Mengapa kebersihan tangan sangat penting? Tangan kita adalah “jembatan” antara lingkungan luar yang penuh mikroba (termasuk bakteri, virus, jamur) dan tubuh kita sendiri. Ketika tangan tersentuh oleh mikroba, kemudian tanpa mencuci tangan kita menyentuh wajah, makanan, atau area tubuh lain, maka potensi infeksi terjadi akan meningkat. WHO menegaskan bahwa kebersihan tangan adalah tindakan yang paling efektif untuk menghentikan penyebaran infeksi dalam layanan kesehatan dan masyarakat. Contohnya:-Di fasilitas layanan kesehatan, bila praktik kebersihan tangan ditingkatkan, dapat mencegah tingkat penyebaran infeksi hingga 50%. -Pedoman WHO juga mencantumkan bahwa mencuci tangan dengan sabun & air atau menggunakan handrub berbasis alkohol adalah standar dalam berbagai situasi ketika tangan tampak kotor atau setelah kontak dengan sesuatu yang berisiko tercemar infeksi. Dengan demikian, kebersihan tangan jauh lebih dari sekadar kebiasaan sehari-hari. Hal ini menjadi fondasi penting dalam pencegahan penyakit infeksi, termasuk yang mengancam jiwa.Efek jika kebersihan tangan diabaikan Mengabaikan praktek cucian tangan memiliki dampak yang serius, baik di lingkungan rumah, komunitas, maupun fasilitas kesehatan, diantaranya : -Dapat Meningkatkan Infeksi Saat tangan yang terkontaminasi tidak dibersihkan, mikroorganisme bisa berpindah ke makanan, permukaan, dan akhirnya masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau mata. Studi menyebutkan bahwa tindakan mencuci tangan dapat mengurangi insiden penyakit diare hingga 23-40 % dan infeksi saluran pernapasan hingga 16-21 %.-Beban kesehatan dan ekonomiDi layanan kesehatan, infeksi yang seharusnya bisa dicegah dengan kebersihan tangan dapat meningkat intensitasnya mulai dari lama perawatan, biaya, dan risiko mortalitas jika praktek cuci tangan tadi tidak dijalankan dengan baik. WHO mencatat bahwa program kebersihan tangan yang dilaksanakan dengan baik memberikan penghematan ekonomi rata-rata sampai dengan 16 kali biaya implementasinya. -Resistensi antimikroba dan pandemiKebersihan tangan juga berperan dalam mencegah penyebaran agen infeksius dan resistensi obat. Dalam konteks pandemi seperti COVID‑19, mencuci tangan menjadi salah satu kunci tindakan preventif. Mencuci tangan bukan hanya “opsi”, tetapi sebuah keharusan, baik di rumah, tempat kerja maupun saat bersosialisasi.Rekomendasi praktis cuci tangan sesuai pedoman WHOBerikut beberapa panduan yang dapat di lakukan :1. Gunakan sabun & air bersih terutama jika tangan terlihat kotor atau setelah menggunakan toilet. 2. Gunakan handrub berbasis alkohol bila sabun & air tidak tersedia dan tangan tidak tampak terlalu kotor.3. Cuci tangan pada “momen kritis”, misalnya : sebelum makan, setelah ke toilet, setelah batuk/bersin, saat menangani makanan, atau setelah menyentuh permukaan suatu benda maupun area publik. 4. Lakukan teknik yang tepat, Gosok seluruh permukaan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, dan ujung jari, selama minimal 20 – 30 detik jika menggunakan Handrub dan 40 - 60 detik jika menggunakan sabun dan air. Kemudian bilas dan keringkan tangan dengan baik. 5. Ciptakan kebiasaan dan lingkungan yang mendukung. Disarankan agar di tempat tinggal atau tempat kerja tersedia fasilitas sabun & air bersih atau handrub. Serta perlunya edukasi berkesinambungan agar kebersihan tangan dapat menjadi suatu kebiasaan.   Tangan kita mungkin kecil dan sering diabaikan, tetapi kekuatan yang terkandung di dalamnya sangat besar. Dengan menerapkan kebersihan tangan secara benar dan konsisten, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, melainkan juga orang di sekitar kita dan masyarakat luas. Ingatlah, Anda adalah agen perubahan, dimulai dari diri Anda sendiri. Anda dapat membentuk kebiasaan yang menyelamatkan hidup diri sendiri dan orang banyak. Mari bersama-sama menjadikan “cuci tangan” bukan sekadar rutinitas, tetapi aksi nyata untuk kesehatan dan keselamatan bersama. Ingatlah : tangan yang bersih adalah salah satu investasi paling murah dan paling berdampak yang pernah ada. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.  Referensi :1.    https://www.who.int/teams/integrated-health-services/infection-prevention-control/hand-hygiene?2.    https://www.who.int/campaigns/world-hand-hygiene-day/2021/key-facts-and-figures?3. https://www.cdc.gov/clean-hands/data-research/facts-stats/index.html?  

News

1 minggu yang lalu

Mengatasi Emosi Lewat Makanan: Hubungan Antara Stres dan Obesitas

Mengatasi Emosi Lewat Makanan: Hubungan Antara Stres dan Obesitas Stres bukan sekedar “kelelahan emosional” atau “terlalu banyak pikiran”, melainkan dapat berdampak nyata pada pola makan dan berat badan. Banyak orang secara tidak sadar menggunakan makanan sebagai pelampiasan stress yang kemudian meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau Obesitas. Artikel ini membahas bagaimana mekanisme, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan strategi untuk mengatasinya.Apa itu emotional eating & mengapa terjadi saat stress? “Emotional eating” atau makan untuk merespons emosi (bukan karena lapar fisik) adalah fenomena di mana seseorang makan untuk mengatasi rasa negatif seperti stres, kesepian, kecemasan, atau bosan. Beberapa mekanisme yang menjelaskan mengapa stres memicu pola makan:-Saat stres, hormon kortisol meningkat, yang bisa memicu keinginan makan makanan tinggi. -Kondisi stres dapat menurunkan kemampuan seseorang mengenali sinyal lapar dan kenyang secara benar, sehingga makan bukan karena kebutuhan fisik. -Makanan yang tinggi gula dan lemak dapat memberikan sensasi relaksasi sementara untuk pikiran, sehingga menjadi mekanisme pelampiasan emosi. Beberapa faktor yang memperkuat hubungan antara stres dan obesitas melalui pola makan:-Jenis kelamin: Pada penelitian, remaja yang mengalami “stress-driven eaters” ditemukan jauh lebih banyak pada perempuan (43 %) dibanding laki-laki (15 %). -Kualitas tidur: Orang yang kurang tidur memicu emotional eating, sehingga memiliki kerentanan lebih besar dalam mengalami kenaikan berat badan. -Lingkungan & kebiasaan makan: Misalnya, makan yang terlalu cepat, makan tanpa sadar, konsumsi berat junk food, dan stres pekerjaan.   Strategi mengatasi emotional eating dan pencegahan obesitas Berikut ini strategi yang bisa diterapkan untuk mengatasi kecenderungan makan sebagai respons stres dan mencegah obesitas:a. Sadari pemicunya-Kenali kapan waktu-waktu Anda makan bukan karena lapar tetapi karena stres, bosan, sedih, atau isolasi.-Catat perasaan dan keadaan sekitar sebelum makan: apakah benar lapar fisik atau “lapar emosional”.b. Ganti respons stres dengan aktivitas yang sehat-Lakukan aktivitas pengalih stress, seperti jalan kaki, stretching, meditasi ringan, berbicara dengan teman.-Latihan berkesadaran (mindfulness) saat makan, dengan cara makan secara perlahan, nikmati rasa, dan jangan sambil menonton/scrolling media sosial.c. Atur lingkungan dan pilihan makanan-Sediakan camilan sehat (buah, kacang, yogurt) agar saat “emotional hunger” tidak otomatis memilih makanan tinggi lemak/gula.-Hindari menyimpan terlalu banyak makanan “comfort” di rumah yang mudah dimakan saat stres.d. Perbaiki kebiasaan tidur dan aktivitas fisik-Pastikan tidur yang cukup dan berkualitas, karena kurang tidur memperbesar risiko emotional eating.-Aktivitas fisik rutin membantu mengurangi stres dan mengatur nafsu makan secara lebih sehat.  Apakah Anda sering stres, sulit menjaga pola makan, atau bingung mengontrol berat badan? Kini saatnya konsultasi secara online di aplikasi Konsuldong, aplikasi kesehatan online yang siap menemani perjalanan sehatmu. Yuk download aplikasi Konsuldong sekarang!Referensi:-Relationship between stress, eating behavior, and obesity. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16247505/ -Stress-related eating, obesity and associated behavioural traits in adolescents. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24708823/ -https://www.verywellhealth.com/how-to-stop-overeating-8636815  

Health

1 minggu yang lalu

Cari Artikel Kesehatan Lainnya

Hubungi Kami
Jl. Raya Serpong No 1B,1C, Pakulonan, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten 15325
Download App di

© 2026 Konsuldong, All Rights Reserved

Version : 1.2.1