dr. Christian
admin
Health
3 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Bayangkan diri anda sedang berada di ruang tamu atau lokasi ibadah, tiba‑tiba kamu harus melepas sepatu lalu muncul aroma tak sedap yang langsung mencuri perhatian. Bau kaki memang bisa jadi masalah kecil, tapi efeknya bisa besar hingga mengurangi rasa percaya diri, bikin minder dalam interaksi, atau membuat suasana jadi tidak nyaman. Kabar baiknya, bau kaki bisa diatasi, asal tahu penyebab dan cara menanganinya dengan benar!

Apa Itu Bau Kaki?
Bau kaki, atau dalam istilah medis disebut bromodosis, terjadi karena kombinasi antara keringat berlebih dan pertumbuhan bakteri atau jamur pada kulit kaki. Kaki memiliki ribuan kelenjar keringat dan ketika kelembapan terjebak di dalam sepatu atau kaus kaki tanpa ventilasi cukup, bakteri mulai memecah keringat menjadi senyawa penyebab bau. Bakteri seperti Staphylococcus epidermidis dan Brevibacterium secara alami hidup di kulit kaki dan mengurai zat yang menghasilkan aroma khas kaki bau.
1. Keringat Berlebih (Hiperhidrosis)
Berkeringat adalah respons tubuh terhadap panas atau stres, tapi jika berlebihan (terutama di kaki) bisa menciptakan lingkungan lembap bagi bakteri.
2. Infeksi Jamur (Athlete’s Foot)
Jamur kaki menyebabkan kulit mengelupas, gatal, dan memperparah bau kaki.

3. Sepatu dan Kaus Kaki yang Kurang Bernapas
Kaus kaki berbahan sintetis dan sepatu tertutup tanpa ventilasi menghambat sirkulasi udara memperparah kelembapan kaki.
4. Kebersihan yang Kurang
Jarang mencuci kaki atau tidak mengeringkannya dengan benar akan meningkatkan risiko bakteri berkembang.
5. Faktor Tambahan: Stres, Obat-obatan, atau Kondisi Medis Lain
Stres dan perubahan hormon juga ikut memengaruhi produksi keringat, bahkan ada beberapa obat tertentu yang bisa memicu peningkatan kelembapan tubuh.

Cara Praktis Mengatasi dan Mencegah Bau Kaki
Berikut ini langkah-langkah yang terbukti efektif mengurangi atau bahkan menghilangkan bau kaki:
A. Kebersihan Rutin
Cuci kaki minimal dua kali sehari dengan sabun antibakteri dan pastikan untuk mengeringkan sela‑sela jari dengan baik.
B. Pilih Kaus Kaki yang Tepat
Gunakan kaus kaki berbahan katun atau wol yang menyerap keringat dan ganti setiap hari, terutama setelah berolahraga atau berkeringat.
C. Pilih Sepatu yang Bernapas & Rotasi Pemakaian
Hindari bahan sintetis, pilih yang memiliki ventilasi. Bergantian menggunakan dua pasang sepatu supaya masing-masing bisa kering maksimal sebelum dipakai lagi.

D. Rendam Kaki Sesekali
Rendam kaki selama 15–20 menit dalam:
Bahan-bahan ini membantu membunuh bakteri dan mengurangi kelembapan kaki
E. Gunakan Bedak atau Spray Khusus
Taburkan bedak kaki antijamur atau semprotkan antiperspiran khusus kaki bila kamu sering berkeringat.
F. Konsultasi Medis
Jika sudah gigih merawat namun bau tetap muncul atau disertai gejala seperti gatal, kulit pecah, atau bau sangat kuat, pertimbangkan untuk konsultasi ke dokter. Mungkin dibutuhkan pengobatan untuk penyakit jamur atau evaluasi medis lebih lanjut.
Pencegahan Jangka Panjang

Bau kaki bisa sangat mengganggu, tapi bisa diatasi dengan menjaga kebersihan, mengatur kelembapan, dan memilih alas kaki yang tepat. Jadikan langkah-langkah di atas sebagai kebiasaan sehari-hari agar kaki tetap sehat dan bebas bau.
Masih bingung atau ingin saran yang lebih personal? Kamu bisa konsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi Konsuldong. Praktis, cepat, dan terpercaya tanpa perlu antre!
Referensi
1. Cleveland Clinic. (2025, 31 Maret). 7 Reasons Why Your Feet Smell Bad.
https://health.clevelandclinic.org/why-feet-smell health.clevelandclinic.org+2health.clevelandclinic.org+2
2. WebMD. (2025, April). How to Keep Your Feet Healthy (tips mengurangi bau kaki).
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/healthy-feet-tips WebMD+6WebMD+6WebMD+6
3. MedicineNet. (2025, April 2). How to Get Rid of Smelly Feet: Home Remedies & Causes.
https://www.medicinenet.com/smelly_feet/article.htm medicinenet.com
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
