dr. Christian
admin
Health
3 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Apa Itu Silent Disease?
Silent disease atau “penyakit diam-diam” adalah istilah untuk kondisi medis yang berkembang perlahan tanpa menunjukkan gejala nyata yang jelas di awal. Seseorang bisa tampak sehat luar biasa di luar, namun sebenarnya di dalam, tubuhnya sedang menghadapi masalah serius yang tidak disadari. Akibatnya, banyak yang baru mengetahui penyakit ini saat perjalanan penyakitnya sudah mencapai tahap lanjut atau bahkan komplikasi.

Mengapa Bisa Gak Ketahuan?
Beberapa penyakit memiliki gejala yang sangat ringan, samar, atau bahkan tidak terasa sama sekali. Tubuh juga kadang menyesuaikan diri sehingga penderita sering tidak merasa ada yang salah. Faktor lain yang membuat penyakit ini tidak terdeteksi antara lain:
Contoh Silent Disease yang Umum:
1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Dikenal sebagai “the silent killer”, hipertensi sering tidak menimbulkan gejala sampai menyebabkan komplikasi seperti stroke atau serangan jantung.
2. Diabetes Tipe 2
Banyak penderita tidak tahu kadar gula darahnya tinggi hingga terjadi kerusakan pada ginjal, mata, atau saraf.
3. Penyakit Ginjal Kronis
Baru terasa saat fungsi ginjal sudah turun drastis. Gejala awal seperti lemas atau mual sering dikira akibat kelelahan biasa.
4. Kanker
Beberapa jenis kanker seperti kanker serviks, payudara, hati, atau kolorektal bisa berkembang tanpa keluhan awal yang jelas.
5. Fatty Liver (Perlemakan Hati)
Tidak menimbulkan nyeri atau gangguan fungsi hati di awal, tetapi bisa berkembang menjadi sirosis hati yang berbahaya.

Siapa saja yang Berisiko?
Semua orang sebenarnya bisa terkena, tapi risikonya lebih tinggi pada:
-Orang dengan gaya hidup tidak sehat (kurang olahraga, pola makan buruk)
-Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kronis
-Perokok dan pecandu alkohol
-Usia di atas 40 tahun yang jarang melakukan pemeriksaan rutin
Apa yang Harus Dilakukan?
1. Lakukan Medical Check-Up Rutin
Minimal 1–2 kali setahun untuk deteksi dini tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan fungsi organ penting.
2. Perhatikan Sinyal Tubuh Sekecil Apa Pun
Misalnya sering haus, cepat lelah, gangguan tidur, perubahan berat badan mendadak, dll.
3. Ubah Gaya Hidup
Makan sehat, tidur cukup, olahraga teratur, dan kurangi stres.
4. Jangan Menunda Konsultasi Medis
Jika ada keluhan yang tidak biasa atau berlangsung lama, segera periksakan diri ke dokter.

Silent disease ibarat “bom waktu” dalam tubuh. Ketika tidak disadari dan dibiarkan, dampaknya bisa fatal. Namun dengan deteksi dini, edukasi yang cukup, dan pola hidup sehat, kita bisa menghindari risiko terburuknya. Jangan tunggu sampai parah baru berobat, kenali tubuhmu dan sayangilah dirimu!
“Ingat, sehat itu bukan saat kamu tidak merasa sakit, tapi saat tubuhmu benar-benar bebas dari penyakit. Jangan tunggu gejala muncul, deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa.”
Ingin konsultasi online cepat dan mudah? Gunakan aplikasi KonsulDong! Tanya dokter kapan saja, dapatkan edukasi kesehatan, dan jadwalkan pemeriksaan Kesehatan anda tanpa ribet. Download sekarang & mulai jaga kesehatanmu dari sejak dini!
Referensi :
-World Health Organization (WHO) – https://www.who.int
-Centers for Disease Control and Prevention (CDC) – https://www.cdc.gov
-Mayo Clinic – https://www.mayoclinic.org
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
