dr. Christian
admin
Health
2 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Pernah mengalami kulit di sekitar kuku merah, bengkak, dan nyeri hingga susah di sentuh? Bisa jadi itu paronikia atau sering disebut cantengan yaitu infeksi atau peradangan pada lipatan kuku yang umumnya ringan tapi bisa menyakitkan bila diabaikan.
Apa itu paronikia?
Paronikia adalah peradangan pada jaringan yang membatasi pangkal dan sisi kuku (nail fold). Kondisinya dibagi menjadi akut (durasi < 6 minggu, biasanya akibat infeksi bakteri) dan kronis (≥ 6 minggu, sering disebabkan oleh iritasi berulang atau infeksi jamur).

Penyebab dan faktor risiko
-Trauma kecil pada kutikula atau lipatan kuku (memetik kutikula, gunting kuku terlalu dekat, menggigit kuku) memudahkan bakteri masuk.
-Paparan air/iritan berulang (mis. pencuci piring, pekerja kebersihan) meningkatkan risiko paronikia kronis.
-Patogen yang sering terlibat yaitu Staphylococcus aureus, kadang-kadang kombinasi polimikroba pada kasus akut seperti Candida spp. yang umum pada paronikia kronis.
Gejala khas
-Kemerahan, pembengkakan, dan nyeri pada lipatan kuku.
-Bila terbentuk abses (pengumpulan nanah), akan tampak benjolan bernanah yang menekan jaringan dan menyebabkan nyeri tajam.
-Paronikia kronis mungkin lebih menunjukkan perubahan pada bentuk kuku (deformitas), pembelahan kutikula, atau keluarnya cairan berulang.

Apa yang bisa dilakukan di rumah dan kapan ke dokter?
Tatalaksana non-farmakologi (penanganan awal & perawatan rumah):
-Rendam jari/ibu jari yang sakit dengan air hangat 3–4x per hari selama 10–15 menit untuk mengurangi nyeri dan membantu drainase spontan.
-Hindari memotong atau menusuk abses sendiri karena bisa memperburuk infeksi.
-Jaga tangan tetap kering dan hindari paparan iritan sampai sembuh.

Obat dan tindakan medis:
-Jika tidak ada abses dan gejala berskala ringan: perawatan topikal (antiseptik/topikal antibiotik) dan perendaman seringkali cukup.
-Bila ada abses berisi nanah: drainase oleh tenaga medis (insisi dan drainase atau penusukan dengan jarum) biasanya diperlukan karena langkah ini dapat meringankan nyeri. Penggunaan antibiotik oral dipertimbangkan bila terdapat celulitis, hingga demam.
-Paronikia kronis yang disebabkan oleh Candida atau iritasi dapat diberikan terapi topikal antijamur dan/atau kortikosteroid topikal. Selain itu, menghindari iritan dalam jangka panjang juga diperlukan.
Pencegahan dan langkah sederhana yang efektif
-Jangan menggigit atau memotong kutikula terlalu pendek.
-Hindari merendam tangan terus-menerus; gunakan sarung tangan pelindung saat bekerja dengan air atau bahan kimia.
-Rawat kuku dan sekitarnya: bersihkan lembut, potong kuku dengan rapi, dan hindari manipulasi kutikula.
Kapan harus segera ke dokter?
Segera cari perawatan medis bila muncul nyeri hebat, pembengkakan yang cepat memburuk, demam, tanda-tanda selulitis (kulit hangat dan menyebar), atau bila ada abses yang terlihat jelas. Sebaiknya, perlu konsultasi Juga ke dokter bila masalah berulang atau tidak sembuh setelah perawatan medis awal.
Jika kamu butuh konsultasi cepat, foto luka, atau ingin tahu apakah perlu tindakan seperti drainase atau cukup dengan resep antibiotik, coba pakai aplikasi Konsuldong. Aplikasi yang dapat langsung menghubungkan kamu dengan dokter, memberikan fasilitas kirim foto untuk membantu penegakkan diagnosa, dan mempermudah anda mendapatkan saran tatalaksana yang tepat dari ahlinya tanpa harus antre. Konsultasi digital bisa membantu menilai apakah kondisi bisa ditangani di rumah atau perlu penanganan segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
Referensi:
1. Dulski A. Paronychia. StatPearls. 2023. NCBI Bookshelf. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK544307/
2. Relhan V, et al. Acute and Chronic Paronychia Revisited: A Narrative Review. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. 2022. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9153310/
3. Leggit JC. Acute and Chronic Paronychia. American Family Physician. 2017;95(1):44–52. https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2017/0701/p44.html
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
