dr. Christian
admin
Health
3 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Mendengkur adalah masalah umum yang terjadi ketika aliran udara melewati jaringan yang sedang kondisi rileks di dalam tenggorokan, menyebabkan getaran yang menghasilkan suara. Biasanya, mendengkur disebabkan oleh melemahnya otot-otot di lidah, di langit-langit mulut bagian yang lunak, atau di tenggorokan. Saat tidur, ruang di belakang lidah kita menyempit, dan jaringan di sekitarnya menjadi kendur dan rileks. Ketika udara dipaksa melewatinya saat kita sedang bernapas, jaringan tersebut menjadi berkibar, menimbulkan suara seperti bendera yang dikibas oleh angin. Mendengkur terjadi saat aliran udara dari pernapasan menyebabkan jaringan yang sedang dalam posisi kendur di belakang tenggorokan bergetar.[1]

Latihan mulut dan tenggorokan, yang dikenal sebagai terapi myofungsional, dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi dengkuran ini. Latihan ini bertujuan untuk menguatkan dan mengencangkan otot-otot di area tersebut, sehingga mencegah timbulnya kondisi rileks secara berlebihan saat tidur.
Dengan menguatkan otot-otot ini, latihan dapat:
● Meningkatkan tonus otot. Otot yang lebih kuat tidak mudah rileks dan mengendur saat Anda tidur.
●Memperbaiki posisi lidah. Lidah yang kuat cenderung tidak jatuh ke belakang, yang merupakan penyebab umum dengkuran.
●Membuka saluran napas. Otot-otot yang lebih kencang membuat saluran udara tetap terbuka lebih lebar, memungkinkan aliran udara yang lebih lancar.
Latihan ini sebaiknya dilakukan selama 5-10 menit setiap harinya. Berikut beberapa contohnya:

1. Latihan Lidah
○ Dorong lidah ke langit-langit mulut. Posisikan ujung lidah Anda di belakang gigi depan atas. Dorong lidah ke atas dan ke belakang di sepanjang langit-langit mulut. Ulangi hingga 10-15 kali.
○ Dorong lidah ke dasar mulut. Letakkan ujung lidah Anda di belakang gigi bawah depan. Dorong bagian belakang lidah ke bawah, ke arah dasar mulut. Tahan selama 5-10 detik. Lalu Ulangi selama 5 kali.
○ Julurkan lidah Anda sejauh mungkin. Ulangi hingga 10-15 kali.
2. Latihan Tenggorokan dan Langit-langit Mulut
○ Ucapkan vokal "A" dan "O" berulang kali sambil memanjangkan suara. Latihan ini membantu mengencangkan otot-otot di langit-langit mulut dan tenggorokan.
○ Latihan menelan dengan kuat. Menelan akan membantu mengaktifkan otot-otot yang menopang tenggorokan.
3. Latihan Pipi dan Rahang
○ Mengisap pipi. Tarik pipi ke dalam, lalu lepaskan. Latihan ini melatih otot-otot pipi yang terhubung ke tenggorokan. Ulangi hingga 10-15 kali.
○ Mengunyah. Latihan mengunyah dengan kuat, seolah seperti sedang makan permen karet.

Latihan mulut dan tenggorokan menawarkan pendekatan non-invasif untuk mengatasi mendengkur. Meskipun memerlukan konsistensi, latihan ini dapat secara signifikan mengurangi atau bahkan menghentikan mendengkur bagi banyak orang. Namun, jika dengkuran Anda sangat parah atau disertai dengan kelelahan ekstrem, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menyingkirkan kemungkinan sleep apnea obstruktif yang merupakan suatu kondisi medis yang lebih serius.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
Referensi
[1] https://www.sleepfoundation.org/snoring/mouth-exercises-to-stop-snoring#what-mouth-exercises-can-help-stop-snoring--2
[2] https://www.sleepapnea.org/snoring/mouth-exercises-to-stop-snoring/?srsltid=AfmBOop8WAFyEs3M65uFZBPuVlDxeeqP5ViBW_1lwwMCr91DlyHZm7Qm
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
