dr. Christian
admin
Health
2 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Pernahkah kamu bangun tidur dengan rasa nyeri di leher, kaku leher, bahkan sulit menoleh? Rasa tidak nyaman di leher ini sering dianggap remeh dan langsung disalahkan pada bantal. Pertanyaannya, benarkah bantal adalah biang keladi utama? Ataukah ada penyebab lain yang berperan? Mari kita bahas lebih dalam.
Mengapa Leher Mudah Sakit?
Leher (servikal) adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang belakang leher, otot, ligamen, saraf, serta pembuluh darah yang bekerja sama menopang kepala dan memungkinkan kita bergerak bebas. Karena struktur ini sangat kompleks dan fleksibel, leher menjadi salah satu bagian tubuh yang paling rentan mengalami nyeri akibat posisi tidur, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi medis tertentu.
Benarkah Salah Bantal Jadi Penyebab Utama?
Bantal yang terlalu tinggi, rendah, keras, atau lembek dapat membuat posisi kepala tidak sejajar dengan tulang belakang. Akibatnya, otot leher bekerja lebih keras untuk menopang kepala sepanjang malam. Hasilnya otot menjadi tegang, sirkulasi darah terhambat, dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri saat bangun tidur. Kondisi ini sering dikenal masyarakat sebagai “salah bantal”.

Namun, salah bantal hanyalah salah satu dari sekian banyak penyebab nyeri leher. Beberapa faktor lain yang bisa berkontribusi antara lain:
Faktor Risiko yang Memperburuk Nyeri Leher
Beberapa kebiasaan atau kondisi berikut dapat meningkatkan risiko nyeri leher, di antaranya:

Cara Mengatasi Nyeri Leher Akibat Salah Bantal
1. Kompres dingin atau hangat
-Dalam 48 jam pertama, kompres dingin dapat mengurangi peradangan.
-Setelahnya, kompres hangat atau mandi air hangat membantu merelaksasi otot.
2. Peregangan ringan
-Gerakan sederhana seperti menoleh pelan ke kanan-kiri atau mengangguk dapat melenturkan otot leher. Hindari gerakan mendadak yang bisa memperparah nyeri.
3. Pijat lembut dan koyo
-Pijatan ringan atau koyo hangat bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah di area leher.

4. Obat pereda nyeri
-Jika nyeri cukup mengganggu, konsumsi paracetamol atau ibuprofen sesuai anjuran. Bila keluhan menetap, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
5. Perbaiki posisi duduk dan berdiri
-Jaga agar tulang belakang tetap tegak saat bekerja atau belajar. Sesuaikan tinggi kursi dan meja agar tidak perlu membungkuk terlalu lama.
6. Istirahat cukup
-Hindari aktivitas berat yang melibatkan leher, dan pastikan tidur cukup agar otot bisa pulih setelah aktivitas.
Tips Memilih Bantal yang Tepat
Agar nyeri leher tidak berulang, memilih bantal yang sesuai sangat penting. Berikut tipsnya:

Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter bila nyeri leher:
Konsultasi Sekarang!
Nyeri leher bisa jadi masalah sederhana, tetapi juga bisa menandakan kondisi yang lebih serius. Jangan biarkan ketidaknyamanan ini mengganggu aktivitasmu. Untuk solusi cepat dan aman, gunakan aplikasi Konsuldong yang siap menghubungkan kamu dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Download sekarang, dan biarkan lehermu kembali bebas bergerak tanpa rasa nyeri!
Referensi
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
