dr. Christian
admin
Health
1 jam yang lalu

Setiap kehamilan memiliki cerita yang beragam, bagi banyak ibu, bagian awalnya sering disertai rasa mual dan kadang muntah. “Morning sickness” atau mual-muntah ringan ini dianggap wajar dan sering dialami sebagian besar ibu hamil. Namun, kapan mual muntah tersebut masih dianggap normal dan kapan sudah harus mulai waspada? Mengetahui batasnya sangatlah penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.

Mual dan muntah yang terjadi terutama pada saat awal kehamilan umumnya disebabkan karena adanya perubahan hormon yang terjadi terutama pada saat awal kehamilan. Perubahan umumnya meliputi peningkatan hormon kehamilan seperti human chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, dan progesteron yang diyakini ikut mempengaruhi sensasi mual yang terjadi.
Selain itu, perubahan fisiologis tubuh ibu saat hamil (misalnya pada sistem pencernaan) juga dapat membuat ibu lebih mudah merasa mual.
Mual dan kadang muntah ringan umumnya muncul sekitar usia kehamilan 5-6 minggu. Puncaknya sering terjadi sekitar usia 9-12 minggu, dan banyak kondisi yang mengalami perbaikan atau hilang dengan sendirinya sekitar trimester kedua (sekitar usia kehamilan 14-16 minggu).
Mual dan muntah ringan ini tidak membahayakan janin, asalkan ibu tetap bisa makan dan minum cukup serta mendapatkan asupan gizi serta cairan yang cukup. Dengan kata lain, jika mual terasa ringan sampai sedang, Pasien masih bisa makan dan minum, tidak sampai kehilangan berat badan atau lemas berat, maka kondisi masih dapat dikategorikan normal.

Namun ada kalanya mual dan muntah tidak lagi “biasa”, dimana Ketika intensitas dan dampaknya sudah membahayakan. Dalam kondisi ini, mual muntah yang terjadi bisa menjadi bentuk lebih beratnya, yang umumnya disebut Hyperemesis gravidarum (HEG), yaitu:
Jika mengalami tanda-tanda seperti di atas, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan terdekat. Hyperemesis gravidarum perlu penanganan khusus agar ibu dan janin tetap aman.
Bagi banyak ibu, mual muntah bisa dikelola dengan cara sederhana, misalnya :

Mual dan muntah di awal kehamilan sering kali menjadi bagian dari perjalanan menanti hadirnya si buah hati dan sebagian besar waktu itu adalah hal yang normal. Namun, penting untuk mengenali kapan saja gejala berubah menjadi sesuatu yang serius. Mulai kenali tubuh Anda, penuhi asupan nutrisi dan cairan yang cukup, dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis bila gejala memburuk. Dengan perhatian dan penanganan yang tepat, Anda bisa menjaga kesehatan Anda dan sang calon buah hati.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
1. https://medlineplus.gov/ency/article/001499.htm?
3. https://www.healthline.com/health/hyperemesis-gravidarum?
Health
1 jam yang lalu

Health, News
1 hari yang lalu

Health
2 hari yang lalu

Health
3 hari yang lalu

Health
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu
