dr. Christian
admin
Health
3 jam yang lalu

Di masa remaja, teman sering jadi tempat yang paling nyaman untuk berbagi cerita. Bahkan, kadang kita lebih sering curhat ke teman dibanding dengan keluarga. Tapi, pernah nggak sih kamu merasa capek setelah berteman dengan seseorang?
Nah, itu tandanya kamu perlu tahu : nggak semua pertemanan itu sehat. Ada yang bikin kita berkembang, tapi ada juga yang justru mengganggu kesehatan mental. Yuk, kenali seperti apa sih persahabatan yang sehat itu !

Menurut lembaga kesehatan dari Amerika, hubungan pertemanan yang positif bisa memberikan beberapa manfaat berikut:
Selain itu, remaja yang punya hubungan sosial yang kuat cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan lebih terlindungi dari stres maupun perilaku berisiko
1. Bisa jadi diri sendiri
Kamu nggak perlu pura-pura. Teman yang sehat menerima kamu apa adanya.
2. Saling mendukung
Teman yang baik akan menyemangati, bukan menjatuhkan. Mereka akan ada saat kamu susah maupun senang.
3. Ada rasa nyaman dan aman
Kamu bisa cerita tanpa takut merasa dihakimi atau rahasia disebarkan.
4. Komunikasi terbuka
Kalau ada masalah, bisa dibicarakan dengan jujur dan dewasa.
5. Saling menghargai
Perbedaan pendapat itu normal. Yang penting bisa tetap saling menghormati.
6. Ada kepercayaan
`Kepercayaan membuat hubungan terasa tenang, bukan penuh rasa curiga.
7. Membantu kamu bertumbuh
Penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan (seperti kepercayaan, kedekatan, dan dukungan) sangat berpengaruh terhadap kebahagiaan, rasa percaya diri, dan kepuasan hidup remaja

Kamu perlu waspada kalau beberapa hal berikut terjadi :
Hubungan seperti ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mental jika dibiarkan.
Hal sederhana seperti mendengarkan tanpa menghakimi dan menunjukkan empati sudah sangat berarti dalam menjaga hubungan pertemanan.

Persahabatan yang sehat bukan tentang selalu bersama, tapi tentang saling mendukung, menghargai, dan membuat satu sama lain menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Kalau kamu punya teman yang bikin kamu merasa nyaman dan berkembang, itu adalah hal yang berharga. Tapi kalau justru membuatmu merasa tidak cukup baik atau tertekan, tidak apa-apa untuk kamu mulai menjaga jarak dengannya. Karena pada akhirnya, teman yang baik akan menjaga kesehatan mentalmu bukan malah merusaknya.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan jika ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut, kami siap membantu. Silahkan download aplikasi konsuldong, dan hubungi dokter-dokter yang akan dengan senang hati membantu Anda.
https://www.cdc.gov/healthy-youth/mental-health/index.html
https://opa.hhs.gov/adolescent-health/healthy-relationships-adolescence
Health
3 jam yang lalu

Health
1 hari yang lalu

Health
2 hari yang lalu

Health
3 hari yang lalu

Health, News
4 hari yang lalu

Health
5 hari yang lalu
