dr. Christian
admin
Health
3 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Hampir setiap orang pernah mengalami pilek, terutama saat cuaca tidak menentu atau daya tahan tubuh lagi menurun. Namun, bagaimana jika pilek tidak kunjung sembuh setelah lebih dari 10 hari? Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan lain, salah satunya adalah sinusitis. Sinusitis merupakan penyakit peradangan pada dinding sinus, yaitu rongga berisi udara yang terletak di sekitar hidung, mata, dan dahi.

Pilek umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan membaik dalam waktu 7–10 hari. Tetapi, bila pilek berlangsung lama, disertai hidung tersumbat, nyeri wajah, sakit kepala, atau bahkan demam, Anda perlu waspada karena bisa jadi itu merupakan tanda penyakit sinusitis. Sinusitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, dan bisa juga oleh alergi, serta seringkali muncul setelah kondisi pilek biasa yang tidak kunjung sembuh.
Beberapa gejala sinusitis yang perlu diperhatikan antara lain:
· Hidung tersumbat atau keluar cairan kental berwarna kuning kehijauan
· Nyeri atau tekanan di sekitar mata, hidung, atau dahi
· Sakit kepala
· Demam
· Nafas berbau tidak sedap
· Indera penciuman menurun
Penanganan dan Pencegahan Sinusitis

Penanganan sinusitis tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Pada kasus ringan, sinusitis bisa membaik dengan istirahat cukup, banyak minum air putih, dan inhalasi uap hangat. Namun, bila gejala menetap atau semakin parah, dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik, dekongestan, atau bahkan tindakan medis tertentu. Selain pengobatan medis, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala sinusitis:
· Menghirup uap hangat (misalnya dari baskom berisi air panas) untuk melegakan saluran pernapasan.
· Mengompres hangat pada area wajah yang terasa nyeri atau tertekan.
· Menggunakan larutan saline (air garam) untuk membilas hidung dan membersihkan lendir.
· Istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh lebih optimal.
· Minum banyak cairan untuk membantu mengencerkan lendir.
· Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi untuk mengurangi sumbatan di hidung.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah yang dapat membantu mencegah sinusitis antara lain:
· Menjaga kebersihan tangan untuk mengurangi risiko infeksi
· Menghindari paparan asap rokok dan polusi udara
· Menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan
· Mengelola alergi dengan baik agar tidak memicu peradangan sinus
· Minum cukup air agar saluran pernapasan tetap lembap
· Istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh
Menunda pemeriksaan dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko komplikasi, seperti infeksi menyebar ke mata atau otak. Oleh karena itu, jangan abaikan pilek yang berlangsung lama dan segera konsultasikan dengan tenaga medis.
Jika Anda mengalami pilek berkepanjangan dan khawatir tentang kemungkinan sinusitis, segera periksakan diri. Anda bisa menggunakan aplikasi Konsuldong untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kapan saja dan di mana saja, sehingga kesehatan Anda tetap terjaga tanpa harus menunggu terlalu lama.
Referensi:
1. Mayo Clinic. (2023). Sinusitis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sinusitis/symptoms-causes/syc-20351675
2. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2023). Sinus Infection (Sinusitis). https://www.cdc.gov/sinus-infection/about/index.html
3. American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery. (2022). Sinusitis. https://www.enthealth.org/conditions/sinusitis/
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
