dr. Christian
admin
Health
3 bulan yang lalu

Ditinjau oleh Redaksi Konsuldong
Sering kali kita mendengar bahwa sunscreen adalah langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, tahukah Anda mengapa produk ini begitu krusial dan bagaimana cara kerjanya? Lebih dari sekadar mencegah kulit terbakar, sunscreen adalah garda terdepan Anda melawan kerusakan akibat sinar matahari yang bisa memicu penuaan dini dan masalah kulit serius lainnya. Mari kita bedah tuntas apa saja yang perlu Anda ketahui tentang sunscreen.

Mengapa Sunscreen Bukan Sekadar Tren?
Pada dasarnya, matahari memancarkan dua jenis sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya bagi kulit, yaitu UVA dan UVB.
● Sinar UVA adalah "penyebab penuaan" (aging rays). Sinar ini memiliki panjang gelombang yang lebih panjang, mampu menembus lapisan kulit terdalam, dan memicu produksi radikal bebas yang merusak kolagen dan elastin. Dampaknya adalah munculnya kerutan, garis halus, dan bintik hitam (dark spots) di usia muda.
● Sinar UVB adalah "penyebab terbakar" (burning rays). Sinar ini bertanggung jawab atas kulit yang terbakar matahari (sunburn) dan merupakan penyebab utama dari sebagian besar kasus kanker kulit.
Dengan menggunakan sunscreen, Anda membentuk perisai yang melindungi kulit dari kedua jenis sinar berbahaya ini, memastikan kulit tetap sehat, awet muda, dan terlindungi dari risiko kanker kulit.
Ada dua jenis utama sunscreen yang bekerja dengan cara yang berbeda untuk melindungi kulit Anda. Berikut pemaparannya.
● Cara Kerja: Produk ini bekerja seperti cermin mini di kulit. Bahan aktifnya, Zinc Oxide dan Titanium Dioxide, menciptakan lapisan penghalang di permukaan kulit yang secara fisik memantulkan sinar UV kembali ke atmosfer.
● Kelebihan: Umumnya lebih lembut dan cocok untuk kulit sensitif karena tidak diserap oleh kulit. Perlindungannya juga langsung aktif setelah diaplikasikan.
● Kekurangan: Teksturnya sering kali lebih kental dan bisa meninggalkan residu putih (white cast), terutama pada kulit berwarna sawo matang.
● Cara Kerja: Produk ini bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi energi panas, lalu melepaskannya dari kulit. Bahan aktifnya seperti Oxybenzone, Avobenzone, dan Octinoxate bekerja di bawah permukaan kulit.
● Kelebihan: Memiliki tekstur yang lebih ringan, mudah menyerap, dan tidak meninggalkan white cast. Ideal untuk penggunaan sehari-hari di bawah makeup.
● Kekurangan: Karena bahan-bahannya diserap kulit, beberapa orang dengan kulit sensitif bisa mengalami iritasi.
Selain itu, ada juga sunscreen hibrida yang menggabungkan kedua jenis bahan tersebut untuk memberikan perlindungan yang efektif dengan tekstur yang lebih nyaman.
Saat memilih sunscreen, jangan hanya terpaku pada angka SPF. Berikut adalah beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan:
● SPF (Sun Protection Factor): Angka ini mengindikasikan seberapa lama Anda bisa berada di bawah sinar UVB tanpa terbakar. SPF 30 dapat memblokir sekitar 97% sinar UVB, sedangkan SPF 50 memblokir sekitar 98%. Untuk pemakaian sehari-hari, SPF 30 atau lebih sudah sangat memadai.
●Broad Spectrum: Pastikan sunscreen Anda mencantumkan label "Broad Spectrum." Ini berarti produk tersebut melindungi Anda dari sinar UVA dan UVB, bukan hanya salah satunya.
● Kondisi Kulit & Aktivitas:
a. Kulit berminyak/berjerawat: cari yang berlabel "non-comedogenic" dan memiliki tekstur ringan seperti gel atau lotion.
b. Kulit Kering: pilihlah sunscreen dengan kandungan pelembab tambahan seperti Hyaluronic Acid.
c. Aktivitas Luar Ruangan: Jika Anda akan berenang atau berkeringat, pilih yang berlabel "water-resistant."
Mengaplikasikan sunscreen secara asal-asalan tidak akan memberikan perlindungan maksimal. Ingatlah beberapa poin penting ini:
Ada banyak informasi yang salah tentang sunscreen. Mari kita luruskan:
● "Orang berkulit gelap tidak perlu sunscreen." Ini adalah mitos yang sangat berbahaya. Meskipun kulit gelap memiliki lebih banyak melanin yang memberikan perlindungan alami, mereka tetap rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV, termasuk kanker kulit dan hiperpigmentasi.

● "Makeup dengan SPF sudah cukup." Kandungan SPF dalam makeup seperti foundation sering kali tidak cukup banyak atau merata untuk memberikan perlindungan yang memadai. Selalu lebih baik untuk menggunakan sunscreen khusus terlebih dahulu.
Jika Anda menginginkan penjelasan lebih lengkap tentang sunscreen ini, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Anda juga dapat bertanya tentang hal-hal lain seputar kesehatan dengan terlebih dahulu mendownload aplikasi konsuldong dan kemudian menghubungi dokter-dokter yang dengan senang hati akan membantu Anda.
Referensi:
1. WebMD. July 2025. How to Choose the Best Sunscreen for Your Skin.
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/how-to-choose-the-best-sunscreen-for-you
2. DermNet. June 2023. Sunscreens.
https://dermnetnz.org/topics/topical-sunscreen-agents
Health
3 hari yang lalu

News
7 hari yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu

Health
1 minggu yang lalu
